Wednesday, January 31, 2018

15 Macam Vapor Terbaik dan Harganya Lengkap Dengan Spesifikasinya

Vapor merupakan jenis rokok elektrik yang akhir-akhir ini tengah marak menjadi minat para kalangan anak muda di Indonesia. Mengingat perkembangan teknologi yang sudah semakin maju, tak heran jika kini sejumlah produsen vapor ternama menambahkan inovasi-inovasi terbaru pada beberapa produknya.

Buat kamu yang ingin membeli vapor namun tidak paham vapor jenis mana yang cocok untukmu, mungkin kamu bisa lihat sejumlah vapor terbaik lengkap dengan spesifikasinya berikut ini.

1. Reuleaux Wismec DNA 200

Reuleaux Wismec DNA 200

Vapor terbaik yang pertama adalah Reuleaux Wismec DNA 200. Apa yang membuat vapor ini terlihat sempurna? Ya, desainnya yang cukup elegant membuat vapor ini terlihat mewah. Tak hanya itu saja, vapor ini sudah dilengkapi dengan teknologi yang cukup canggih, seperti adanya DNA 200 dan pengatur temperatur.

Spesifikasi

- Ukuran : 50.0 mm x 40.0 mm x 84.0 mm
- Baterai : Tiga 18650 cells
- Output mode : TC/VW mode
- Output wattage : 1 - 200w
- Temperatur : 100 - 300°C / 200 - 600°F (TC mode)
- Dimensi : 0.91 inch OLED screen


2. Lavabox Volcano DNA 200

Lavabox Volcano DNA 200

Sama seperti vapor sebelumnya, vapor terbaik yang satu ini juga memiliki DNA 200. Tak hanya itu saja, vapor ini juga dihadirkan dengan desain yang cukup stylish dan nyaman ketika digenggam.

Spesifikasi

- Chip DNA 200
- Tiga baterai (LiPo 900 mAH)
- Mampu menjangkau 200 watt

3. Vaporshark

Vaporshark

Vapor terbaik selanjutnya yakni Vaporshark yang hadir dengan tampilan garang dan mengagumkan. Desain yang unik dari vaporshark memang merupakan ciri khas yang menonjol. Tak hanya dari segi desain tampilan saja, vapor ini juga memiliki sejumlah fitur dengan spesifikasi yang spektakuler.

Fitur

- Material : Superior-Grade 6061-Aluminum Alloy
- Grip Material : Ruber-coated Polypropylene Plastic
- Variable Voltage / Wattage
- Temperature Control / Limiting Capable
- HD OLED Screen
- Escribe with Upgradeable Firmware & 8 User Profiles

Keamanan

- Over Discharge
- Under / Over Voltage
- Short Circuit
- Over Current
- Lock / Unlock Capable

Spesifikasi

- Threading : 510-connector
- Connecting Pin : Spring-loaded & Gold-plated Stainless Steel
- Power Output : 1 – 200 watt
- Voltage Output : 0.5 – 9.0 volt
- Chipset : EVOLV’s DNA 200
- Software : Escribe
- Dimensions : 46.19mm x 28.15mm x 94.87mm
- Battery : Removable Lithium Polymer 900 mAh 3 cells
- Current Output : 50 Amps (Continuous), 55 Amps (Instantaneous Peak)
- Temperature Limit : 200°F - 600°F
- Grip Colors : Stealth Black (Standard), Azure Blue, Crimson Red & Taffeta White

Baca : http://www.vaporterbaik.com/2018/01/vapor-terbaik-review-dan-spesifikasi.html

4. VTBOX 200

VTBOX 200

Vapor terbaik selanjutnya adalah VTBOX 200. Yang membuat VTBOX 200 ini menjadi vapor terbaik yakni sejumlah modifikasi yang dilengkapi dengan DNA EVOLV’s asli. Tak hanya itu, bentuk yang pas ditangan juga menawarkan kenyamanan bagi penggunanya.

Spesifikasi

- 1.0-200W box mod.
- Evolv DNA 200 chip.
- Temperature control: 200-600°F.
- Temperature control in Ni200/Ti.
- Brass spring loaded pin.
- OLED screen .91” by Evolv.
- Detachable magnetic back cover.
- Atty lock function in temperature control mode.
- No glue inside.
- Fully charged only need 3 hours when input current is 1A.
- C-frame design, with ultra-light aluminium cover.
- 1800 mAh LiPo battery

5. Therion 133 DNA 200

Therion 133 DNA 200
Therion 133 adalah salah satu jenis vapor terbaik favorit komunitas vape lokal. Sebelumnya vapor jenis ini hanya dilengkapi dengan DNA 75, namun saat ini sudah mengalami upgrade menjadi DNA 200 dengan mAh yang cukup besar pula, yakni 18650 mAh.

Fitur

- Wattage output range: 1 – 133W
- Voltage output range: 0.2 – 6V
- Min kanthal resistance: 0.25 ohm
- Min temperature resistance: 0.15 ohm
- Temperature range: 200 – 600 Deg.F
- Intuitive OLED display
- Programmable multicolor LED indicator
- Die cast zinc alloy chassis construction
- Genuine leather battery door
- Upgradeable Escribe software
- Using 2pcs 18650 batteries ( not included )
- Short circuit protection
- Low voltage step down protection
- Stainless steel 510 connection
- Spring-loaded nickel plated brass 510 pin

Spesifikasi

- Material: Leather,Zinc Alloy
- Mod: Temperature Control Mod,Temperature Control Mod,VV/VW Mod
- APV Mod Wattage Range: 101-150W
- APV Mod Wattage: 133W
- Adjustable voltage range: 0.2 – 6V
- Temperature Control Range: 200 – 600 Deg.F
- Battery Form Factor: 18650
- Battery Quantity: 2pcs ( not included )
- Battery Cover Type: Magnetic

6. SX Mini Q Class

SX Mini Q Class
SX Mini Q Class merupakan sebuah produk pertama YiHi yang memiliki tegangan hingga 200 watt. Vapor terbaik ini hadir dengan chipset SX450J yang diselimuti oleh material premium yang unggul dalam ketahanannya. Ditambah lagi dengan daya dua buah baterai yang mencapai 18650 mAh.

Spesifikasi

- Zinc Alloy & Stainless Steel Construction
- SX450J Chip
- Max 200W Output
- Output Voltage: 1.0V – 9.5V
- Temperature Range: 212°F – 572°F / 100°C – 300°C
- Resistance Range: 0.05Ω – 3.0Ω (Power Mode)
- 0.05Ω – 1.0Ω (Joule Mode)
- Supports Ni200, Titanium, & Stainless Steel Wires
- Supports All Atomizers With SX Pure Technology
- Five Modes: Powerful+, Powerful, Standard, Soft, Eco Mod & SXi-Q S1-S5Requires (2) 18650 Batteries (Batteries Sold Separately)
- Replaceable Battery Cover
- 510 Threaded
- OLED Screen
- Ergonomic Shape
- On board Balance Charging (2A)
- Customizable Logo & Menu Name
- Intelligent Taste Control System SX-Q+
- Rotary Display
- Protection Features: Reverse Polarity
- Output Short
- Low Resistance
- Low Battery Voltage
- Overhear & Battery Overcharge Protection


7. YiHi SX Mini M Class

YiHi SX Mini M Class
Masih satu produsen dengan vapor sebelumnya, meskipun masih kalah dengan SX Mini Q Class, namun vapor jenis ini bisa kamu jadikan alternatif yanf tepat ketika tidak dapat membeli vapor jenis SX Mini Q Class.

Fitur

- Temperature Control and Limiting
- Can Be Used With Nickel (NI-200) wired Coils While in Joule Mode
- Four Power Modes
- Micro-USB Charging Port
- Anti-Burn Technology
- Ergonomic Design
- Gravity Sensor System
- Auto-Flip Rotary Display
- Stainless Steel Fire Button and Fittings
- Zinc Allow Casing
- Up to 120W of Power Output (60W With Single Battery)
- Wire Area Fire Button
- Uses The Advanced SX350J ChipBuck-Boost / Boost DC-DC Converter
- Reverse Polarity Protection
- Short-Circuit Protection
- Low Resistance Protection
- Low Battery Voltage Protection
- Overheating Protection

Spesifikasi

- Casing Material: Zinc Allow
- Center Pin Material: Brass
- Fittings and Fire Button Material: Stainless Steel
- Joule Output: 10J – 50J
- Temperature Output: 200 degrees to 580 degrees Fahrenheit
- Voltage Output: 1V – 9.5VMaximum Wattage: 60W (single battery) / 120W (two batteries)
- Battery: 18650 Battery – Must Be 30A or Higher (NOT INCLUDED)
- Resistance Capability (Temperature Control Mode): 0.05 Ohms – 0.3 Ohms
- Resistance Capability (Wattage Mode): 0.15 Ohms – 3.0 Ohms
- Height: 3.7 Inches (94 mm)
- Length: 1.63 Inches (41.5 mm)
- Width: 0.98 Inches (25 mm)

8. SX Mini G Class

SX Mini G Class
Meskipun masih satu produsen dengan SX Mini Q Class, namu vapor terbaik yang satu ini juga tak kalah canggihnya. Bahkan banyak yang mengatakan SX Mini G Class sangat bersaing dengan SX Mini Q Class.

Spesifikasi

- Color : Black Carbon
- SXi – Q control system
- Supports all TC wire
- Wattage : 200W
- Output joule: 10 – 120J
- TC range: 210 – 572 Deg.F / 100 – 300 Deg.C
- Output voltage: 1 – 9.5V
- Upgradeable firmware
- Multiple protections
- Using 2pcs 18650 batteries
- Bluetooth app control
- Adjustable screen brightness and standby time
- 510 thread
- Material: zinc alloy

9. Therion DNA 75

Therion DNA 75

Meskipun tidak sehebat versi terbarunya, yakni Therion 133 DNA 200, namun Therion DNA 75 ini juga bisa dikatakan sebagai salah satu vapor terbaik karena mengandung teknologi yang cukup mumpuni.

Spesifikasi

- Wattage Range: 1-75 Watts
- Temperature Control
- TCR
- Genuine Leather Wrap
- Genuine Wood Panel Inserts
- Evolv DNA75 Chipset
- Dual18650 Battery (Not Included)
- Micro USB Port
- Full Customization With ESCRIBE Software

10. Innokin iTaste Hunter

Innokin iTaste Hunter
Meskipun tidak sebaik vapor lain yang memiliki DNA 200, namun vapor jenis ini bisa kamu jadikan alternatif ketika tidak dapat membeli vapor terbaik lainnya yang umumnya dibandrol dengan harga yang cukup tinggi. Innokin iTaste Hunter memiliki harga yang cukup terjangkau, meskipun begitu vapor ini tetap menghadirkan spesifikasi dan fitur unggulan.

Spesifikasi

- Operating Temperature Range:150-315 °C 5°C increments / 300-600 °F 5°F increments
- Operating Wattage Range: 6.0 – 75.5watt increments
- Precision Temperature Control
- Direct Current – Steady Power Output
- Balanced Even Coil Heat-Up
- Ultra-low External Heat Generation
- Dry Hit Detection & Prevention
- Ultra Low Standby Power Consumption
- Battery: Replaceable 18650 (not included)
- Maximum output Wattage: 75W
- Maximum output Current: 27.5A
- Maximum output Voltage: 7.5V
- Atomizer Resistance: 0.1Ω (Minimum)
- Temperature Control Mode: Ni (0.1-0.2 Ω), Ti (0.1-0.5 Ω), Stainless Steel 316L (0.2-1.0 Ω) coils are recommended.

11. Tesla Invader 3

Tesla Invader 3

Tak hanya Wismex RX 2/3 saja yang dijadikan vapor terbaik oleh sejumlah komunitas vape menengah, Tesla Invader 3 ini juga bisa kamu dapatkan dengan harga yang cukup terjangkau. Meskipun dibandrol dengan harga yang cukup murah, Tesla Invader 3 ini hadir dengan desain unik mirip jerigen bensin dan terlihat cukup elegan pula.

Spesifikasi

- Material: Zinc Alloy
- Dimension: 3.5"(L) x 2"(W) x 0.9"(D)
- Battery: 2 x 18650 high drain batteries wired in series (Sold separately)
- Input voltage range: 6.6V - 8.4V
- Output voltage range: 3.6V - 6.6V (Adjustable)
- Max output power: 240W
- Max output current: 45A
- Min atomizer resistance: 0.1ohm
- Spring-loaded 510
- Reverse battery protection
- Short circuit protection
- Over-time vaping warning
- Low-voltage warningVoltage Adjust KnobMagnetic Door

12. eVic VTwo Mini 75

Evic Vtwo Mini 75

Nampaknya vapor terbaik yang satu ini juga menjadi salah satu primadona sebagian besar komunitas vape kelas menengah di Indonesia. Hadir dengan desain simpel yang dilengkapi dengan fitur jamnya yang cukup menonjol membuat sejumlah orang merasa tertarik. Apalagi dengan adanya fitur fast charging dan auto cut off pada saat baterai telah penuh.

Spesifikasi

- Temperature control: 100 to 315°C
- Four modes: RTC/VW/VT/
- Bypass and TCRResistance: from 0,05 to 1 Ω in VT mode (Ni200/Ti/SS 316); from 0.15 à 3.5 Ω in VW mode and Bypass.
- OLED Screen
- Display of temperature/watts, Power/volts, Ohm and charge
- Pin 510 on spring
- Connection: 510Recharge USB (bottom of the box)
- Cable micro-USB
- Magnetic battery lid
- Material: Stainless steel
- Height: 82 mm
- Length: 38,2 mm
- Depth: 22 mm
- Weight: 119 g
- Colors: Orange, Blue, White, Dark red, Black, Gold, Cyan, Grey and Red.

13. iStick Pico 75

iStick Pico 75
Meskipun bukan vapor terbaik, namun vapor jenis ini bisa dikatakan pilihan terbaik untuk para pemula. Dengan harga yang sangat minim, tentu akan membuat pemula merasa tertarik. Meskipun memiliki harga yang cukup rendah, vappor ini juga menyajikan sejumlah fitur dan spesifikasi yang menarik.

Spesifikasi

- Ukuran Device : 45 mm x 23 mm x 70.5 mm
- Range Resistansi : 0.1 sampai 3.5 ohm
- Atomizer : Melo III Mini sub-ohm
- Diameter: 22mm
- Panjang: 55mm
- Kapasitas: 2ml
- Material 304 Stainless Steel
- KAWAT KOIL
- 1 Buah KAWAT KANTHAL Coil ukuran 0.3 Ohm
- 1 Buah Kawat Kanthal Coil ukuran 0.5 Ohm
- Baterai : support 18650 Higdrain Baterai
- Daya : Single Baterai dengan micro USB Port
- Warna : Full black, brushed silver, hot pink, black, grey, silver, white
- Output Mode : Support 3 Mode VW/Bypass/TC-Ni/TC-Ti/TC-SS/TCR
- Firmware : V1.00 upgradeable V1.01
- Multi Bahasa

14. Tesla Nano 120

Tesla Nano 120
Sangat berbanding balik dengan Tesla Invader 3, Tesla Nano 120 justru hadir dengan desain yang super unik dan begitu keren di mata anak muda. Tidak hanya soal desain saja, Tesla Nano 120 ini juga dilengkapi dengan fitur dan spesifikasi yang mengagumkan.

Spesifikasi

- Measurements: 90mm x 55mm x 25mm
- Weighs 250g
- Colors: copper tone, brass tone, black, grey
- Construction material: Die cast zinc alloy
- Springloaded 510 connection
- Bright 0.91″ OLED screen
- Slanted firing button
- On/off switchFiring modes: VW/TC Ti/TC Ni200/TC SS316/TCR
- Power mode output range: 7W to 120W adjustable in 0.5W increments
- Temperature mode output range:200 to 600 or 100 to 300
- Maximum voltage output: 9V
- Maxium current output: 35A
- Power mode resistance range: 0.1Ω to 3.0Ω
- Temperature control resistance range: 0.05Ω to 1.0Ω
- Ramp firing modes (taste control): normal, soft, hard, userSave up to three profiles
- Utilizes dual 18650 batteries above 30A (Batteries Sold Separate)
- Hinged bottom battery door

15. Driptech TS Triple

Driptech TS Triple
Mungkin karena sejumlah material premium yang menyelimutinya membuat vapor jenis ini terbilang lumayan mahal. Sedangkan dari segi desain, Driptech TS Triple tidak menyajikan desain unik, namun lebih fokus dengan desain simpe dan elegan yang kelihatannya sangat nyaman untuk digenggam.

Spesifikasi

- 18650 Battery
- Bottom Feeding (Squonk) Design
- 10ml PEI Squonk Bottle
- Stainless Steel Squonk Straw and Cap
- Fully Mechanical
- Unregulated
- Batteries runs Parallel
- Anodized Aluminum and Delrin Construction
- Gold plated 510 PinSafety Lock Switch
- Sliding Bottom Magnetic Battery Door
- Included grub screw too
Read More

Sunday, July 16, 2017

Review Wotofo Serpent Smm 24mm Indonesia

Kali ini saya akan mereview Wotofo Serpent Smm yang di berikan oleh www.heavengifts.com Sejak saya pertama kali mengenal vape, wotofo sudah melakukan inovasi yang menurut saya cukup bagus. Mereka membuat atomizer yang disesuaikan dengan kebutuhan para vapers. Kali ini Wotofo dan suck my mod menghadirkan serpent smm 24mm RTA. Dengan keunikan redirected airflow system yang membantu dalam menyempurnakan flavour yang keluar dari RTA ini.

Di dalam paket penjualan Wotofo Serpent Smm ini kita mendapatkan
1 Buah RTA Serpent Smm
1 Cotton bag
1 510 Ultem Drip Tip
1 Buah obeng
3 NI80 Clapton coils
1 Bag of Spare Parts and O-rings
2 buah cadangan Pyrex Glass Tubes
1 Buku User manual
Bagaimana? Lumayan kan, kita bakalan dapat 3 buah coil clapton dan 1 cotton bag. 
Review Wotofo Serpent Smm 24mm Indonesia

Untuk spesifikasi RTA yang saya review ini memiliki diameter 24mm yang dapat menampung liquid sebanyak 4ml. Wotofo Serpent Smm ini terbuat dari 304 Stainless Steel dan kacanya menggunakan tabung kaca Pyrex. Selain itu RTA ini memiliki 2 Post Build Deck yang masing-masing post memiliki 2 terminal per postnya.

Wotofo Serpent Smm merupakan RTA yang menggunakan single coil, drip tipnya dapat dicopot serta pin konektornya menggunakan bahan Gold plated. Untuk air flow berada dibawah yang menjadikan flavour dari liquidnya lebih berasa.

Yang saya suka dari Wotofo Serpent Smm adalah Desain post coil terlihat keren dan pemasangan coilnya yang sangat mudah. Kita dapat menggunakan coil berukuran 4mm. Tidak adanya leaking, cloudnya banyak gak kalah sama atomizer jenis RDA, serta Airflow terletak dibawah dan mudah di atur. Drip tipnya pas di mulut kita, tingginya juga pas gak terlalu ketinggian. Hal ini merupakan salah satu kelebihan rta ini karena flavour yang dihasilkannya pun maksimal .
 
Review Wotofo Serpent Smm 24mm Indonesia

Bagi anda yang ingin memakai RTA Wotofo Serpent SMM ini dan takut kalau produk yang dibeli clone, anda dapat membeli RTA yang authentic di www.heavengifts.com

Dan apabila anda yang sudah mencoba RTA ini bagilah pengalaman anda dengan cara menuliskan di kolom komentar. Komentar anda dapat membantu rekan-rekan yang lain dalam pemilihan RTA. Semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Read More

Friday, April 28, 2017

Penelitian Tentang Vape (rokok elektrik)

Penelitian Tentang Vape (rokok elektrik) -Vaporizer atau vape adalah alat sederhana yang dapat menyalurkan nikotin melalui sistem kerja baterai ke dalam tubuh manusia. Nikotin dalam berbagai macam dosis dihisap oleh pengguna melalui tabung. Kebanyakan vaporizer terdiri dari beberapa konten: sebuah baterai litium yang dapat diisi ulang, sebuah atomizer (yang memanaskan cairan sehingga tercipta uap), dan sebuah tabung (Salmon, 2009).

Saat ini, menggunakan vaporizer merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan sebagai pengganti rokok, karena vape tidak mengandung tar dan karbonmonoksida yang terkandung di rokok tembakau, tetapi tetap mengandung senyawa nikotin yang dapat diturunkan dosisnya hingga dosis 0 miligram (Garner, 2014).

Meskipun jumlah bahan kimia yang ditemukan di rokok elektrik lebih sedikit dibanding rokok tembakau, chromium dan nikel ditemukan 4 kali lipat lebih banyak dalam beberapa jenis liquid vaporizer dibanding rokok tembakau (Saffari & Daher, 2014). Liquid vaporizer dan voltase pada baterai memiliki komponen yang berbahaya dan akan semakin berbahaya pada device yang memiliki high-voltage (Kosmider, 2014).

Penelitian Tentang Vape (rokok elektrik)
Beberapa studi telah dilakukan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan vaporizer dan rokok tradisional. Didapatkan hasil bahwa pengguna vaporizer mengatakan bahwa vaporizer membantu mereka untuk berhenti atau mengurangi kebiasaan merokok mereka (Brown, 2014).

Dalam penelitiannya Indra et., al. (2015) yang berjudul Gambaran Psikologis Perokok Tembakau Yang Beralih Menggunakan Rokok Elektrik (Vaporizer), Empat dari lima responden menunjukkan persepsi bahwa vaporizer aman, nyaman, dan lebih sehat yang kemudian diterjemahkan oleh peneliti dalam kategori persepsi positif. Robbins (2002) mengemukakan bahwa persepsi positif merupakan penilaian individu terhadap suatu objek atau informasi dengan pandangan yang positif atau sesuai dengan yang diharapkan dari objek yang dipersepsikan atau dari aturan yang ada. Penyebab munculnya persepsi positif seseorang karena adanya kepuasan individu terhadap objek yang menjadi sumber persepsinya, adanya pengetahuan individu, serta adanya pengalaman individu terhadap objek yang dipersepsikan.

Hasil penelitian Indra et., al. (2015) didukung oleh penelitian Pearson (2011) yang berjudul “E-cigarette awareness, use, and harm perceptions in US adults” yang menyebutkan bahwa rata-rata orang kulit putih, perokok tembakau, anak-anak muda, dan tamatan sekolah menengah atas atau diploma memiliki persepsi bahwa vaporizer lebih aman dibanding rokok tembakau.

Selain itu Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan Choi (2012) yang berjudul “Characteristics associated with awareness, perceptions, and use of electronic nicotine delivery systems among young US midwestern adults” menyatakan bahwa 44.5% setuju bahwa vaporizer dapat membantu orang berhenti merokok tembakau, 42.8% setuju jika vaporizer lebih sedikit mengandung racun dibanding rokok tembakau, dan 26.3% setuju vaporizer lebih sedikit membuat kecanduan dibanding rokok tembakau.

Penelitian yang dilakukan Dawkins (2013) yang berjudul “Vaping profiles and preferences: An online survey of electronic cigarette users” yang mengatakan vaporizer secara umum sangat menyenangkan digunakan. Penelitian yang dilakukan McQueen (2011) juga menyebutkan bahwa respondennya mengatakan manfaat dari vaporizer bagi mereka lebih membuat mereka senang dengan bau dan biayanya ditambah lagi pernapasan mereka semakin membaik dibanding saat merokok tembakau.

Sumber:
Brown, J. (2014). Real-world effectiveness of e-cigarettes when used to aid smoking cessation: a cross-sectional population study. Addiction, 109, 1532
Choi. (2012). Characteristics associated with awareness, perceptions, and use of electronic nicotine delivery systems among young US midwestern adults. American Journal of Public Health
Dawkins. (2013). Vaping profiles and preferences: an online survey of electronic cigarette users. Addiction, 1115-1125
Garner, C. (2014). A brief description of history, operation and regulation. E- Cigarette Task Force.
Indra M. F., Hasneli N. Y. dan Utami S. 2015. Gambaran Psikologis Perokok Tembakau Yang Beralih Menggunakan Rokok Elektrik (Vaporizer). Program Studi Ilmu Keperawatan. Universitas Riau.
Kosmider, L. (2014). Carbonyl compounds in electronic cigarette vapors-effects of nicotine solvent and battery output voltage. Oxford Journals.
Pearson. (2011). E-cigarette awareness, use, and harm perception in US adults. American Journal of Public Health
Robbins. (2002). Prinsip-prinsip perilaku organisasi. Jakarta: Erlangga
Saffari, A., & Daher, N. (2014). Particulate metals and organic compounds from electronic and tobacco-containing cigarettes: Comparison of emission rates and secondhand exposure. Environmental Science: Processes & Impacts, 2259-2267.
Salmon, M. (2009). The facts about electronic cigarettes. Electronic Cigarette Association, 4
Read More

Wednesday, April 19, 2017

Kelebihan Dan Kekurangan Wismec RX2/3

Suatu produk pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan, seperti pada wismec rx2/3 ini. Kalau di jual sempurna tanpa kekurangan sama saja produsen atau perusahaan tersebut bunuh diri. Kok gitu gan? Ya iya lah, Nanti para konsumen cuma beli itu produk. Gak mau beli produk keluaran terbaru lagi. Lha wong udah sempurna. Itu lah permainan pasar.

Wismec rx 2/3 merupakan inovasi dari wismec 200 dan 200s. Sekilas bentuknya masih sama dengan wismec 200 dan 200s. Cuma yang membedakannya lebih tinggi dari yang sebelumnya dan tombol button up dan button downnya bentuknya berbeda. Kalau soal chip nya kayaknya masih menggunakan chip yang sama. Jadi langsng saja kita bahas kelebihan dan Kekurangan wismec rx2/3.

Kelebihan Wismec rx2/3 :
  1. Bisa sesuka hati mau menggunakan 2 baterai atau 3 baterai.
  2. Di bandingkan dengan mod yang menggunakan 1 baterai, wismec 2/3 ini lebih unggul kalau di buat berpergian karena mempunyai 3 baterai. Jadi lebih awet. Bisa digunakan 2-3 hari. Kalau yang 1 baterai cuma sehari doang. 
  3. Fitur yang diberikan sudah lengkap seperti temperatur sensing maupun terdapat fitur preheat. 
  4. Performa juga sudah lumayan, delay nya gak parah-parah amat. 
  5. Terdapat 4 fan hole, jadi anda tidak perlu khawatir terjadinya over heat. 
  6. Pin konektornya menggunakan gold plate. Jadi pembakarannya sempurna. 
  7. Layarny lebar bila di banding dengan wismec rx 200. 
  8. Dengan harga yang bisa dikatan murah dibandingkan dengan mod chip DNA. Wismec rx 2/3 ini bisa di upgrade sampai 250 watt. Jadi mendukung untuk main dengan ohm yang rendah. 
  9. Bisa buat nglempar maling kalau ada keadaan darurat. Hahaha
Kelebihan Dan Kekurangan Wismec RX2/3
Kekurangan Wismec rx2/3 :
  1. Cat nya gampang lecet maupun ngelupas
  2. Penutup baterainya ribet, gak kaya pendahulunya yang pakai magnet dan apabila anda menggunakan 2 baterai, untuk memasang penutup baterainya ini anda perlu lebih teliti, karena agak susah. Jadi posisinya harus benar-benar pas. 
  3. Banyak keluhan tentang terjadinya check bateray akibat dari putusnya kabel di dalam mod. 
  4. Kalau menggunakan 3 baterai lumayan berat. 
  5. Pin konektornya gampang lemah. Jadi jangan sering gonta ganti atomizer.

Demikian artkel tentang kelebihan dan kekurangan wismec rx2/3. Semoga dapat menjadi pertimbangan dalam membeli mod terbaru anda. Apabila anda ingin menambahkan, silahkan tuliskan pada kolom komentar di bawah ini.
Read More

Tuesday, April 18, 2017

Perbedaan Istick Pico Clone Dan Authentic

Banyak sekali yang tanya ke saya tentang perbedaan istick pico clone dan authentic, kalau saya jawab satu persatu malah tidak efisian. Oleh karena itu saya ingin berbagi pendapat tentang perbedaanya mana istick pico yang clone dan authentic. Yang belum tahu apa itu clone dan authentic, bahwa clone itu adalah versi tiruan, KW atau bisa disebut juga barang palsu. Sedangkan kalau authentic atau yang biasa disebut oten adalah barang asli.

Karena saya sendiri belum pernah memiliki istick pico yang clone jadi saya hanya sharing ke anggota grup vaporizer yang sudah pernah memakainya, Jadi artikel kali ini bukan pendapat pribadi saya, melainkan dari teman-teman vapers.

Perbedaan istick pico clone dan authentic
1. Firmware

Untuk yang versi authentic tentu firmwarenya bisa di upgrade/ update dan mendapatkan suport. Sedangkan untuk yang clone firmwarenya tidak bisa di upgrade. Kalau itu mod istick pico yang clone bisa di upgrade berarti itu si tukang clone orang genius dan perusahaan eleaf nya kecolongan. Tetapi kemngkinan tidak mungkin. Sudah tahu kan cara upgradenya? Kalau belum tahu kapan-kapan saya buatkan tutorialnya.

2. Authentication Code
Dalam paket pembelian istick pico ini pastinya terdapat box buat wadah mod dan peralatan yang lainnya. Nah dalam box tersebut terdapat stiker yang bisa di gosok (security code).
Perbedaan Istick Pico Clone Dan Authentic
Setelah muncul itu kode kemudian masukkan ke situsnya eleaf di bawah ini.
Check istick pico clone atau oten
Nanti kalau kode anda salah atau istick pico anda clone akan muncul tulisan atau pemberitahuan “The security code you are searching does not exist!
Please enter the correct security code, not serial number!


3. Bahan
Bahan yang digunakan dalam pembuatan mod ini untuk yang clone dan authentic kata teman-teman grup itu berbeda. Saya kurang tahu bahan apa yang digunakan, tetapi bahan yang digunakan ini akan mempengaruhi panas yang timbul akibat pemakian. Jadi kalau yang clone ituu cepat panas sedangkan yang authentic tetap stabil (Dengan penggunaan yang sama ya). Kalau di pakai chain vaping ya bakalan cepat panas.

4. Finishing Dan Quality Control
Untuk yang clone finishing/ detail kurang rapi. Kadang cat nya mudah ngelupas, permukaanya kasar. Ukurannya kadang juga tidak simetris. Di pasang atomizer kadang gak rapat dengan modnya. Tombol firingnya gak enak, ketika di pencet keras/ kadang gak kembali ke posisi semula. Berbeda dengan yang authentic, pastinya lebih bagus. Hal ini di penngauhi oleh quality control dari perusahaan tersebut. Kalau yang clone pastinya quality controlnya tidak ketat. Jadi hasilnya pun Cuma asal-asalan. Ada yang bagus mirip dengan aslinya ada juga yang banyak cacatnya.

5. Performa
Kalau soal performa bisa dikatakann 11-12, tergantung dari keburuntungan anda. Kenapa kok gitu? Ya iyalah, walaupun mod clone tetap saja si tukang clone juga ingin membuat mod ini persis seperti aslinya agar laris manis di pasaran. Kembali lagi soal quality control di atas, karena quality control dari produk clone ini tidak seketat yang authentic jadi ada juga produk yang cacat tetap masuk pasaran. Jadi ya itu tadi, 11-12.

Apabila anda kekuarangan dan anda ingin menambahinya silahkan tambahankan pada kolom komentar. Pendapat anda akan berguna buat pengunjung yang lain. Terimakasih.
Read More