Friday, October 28, 2016

Cara Mengatasi Check Battery Mod Vapor

Masalah check battery sering ditemui para vaper ketika tombol firing ditekan. Tentu saja hal ini akan membuat anda merasa bingung terlebih lagi anda tidak bisa vaping. Secara normal tulisan check battery terjadi karena chip yang didalam mod ini menndeteksi bahwa baterai yang dipasang tidak normal, sehingga anda disuruh untuk mengeceknya. Tetapi kadang masalah ini juga muncul karena modnya yang rusak.

Anda yang mengalami masalah seperti tidak perlu khawatir, saya akan mencoba memberikan solusi untuk memperbaikinya, tetapi apabila solusinya yang saya berikan ini tetap saja tidak bisa anda perlu untuk bingung HAHA. Masalah-masalah yang terjadi pada mod electrical seperti wismec Rx 2/3, Rx 200, Rx 200S, Finder, Therion, Istic Pico, Evic VTC maupun Vtwo masih banyak yang menjadi misteri (belum terpecahkan). 
Cara Mengatasi Check Battery Mod Vapor

Berikut ini adalah solusi ketika mod muncul tulisan check battery :
  1. Check baterai anda apakah daya nya habis. Kalau habis segera di charger dulu.
  2. Pastikan semua daya baterai anda karena ada kasus seperti ini yang ternyata cuma gara-gara daya salah satu baterainya habis. 
  3. Pastikan posisi baterai benar (positif negatifnya). 
  4. Coba copot baterai anda dan tukar-tukar posisi baterai (bukan positif negatifnya yg ditukar). 
  5. Untuk mod yang menggunakan 2 atau 3 baterai apakah merk dan umurnya sama? Baterai yang digunakan untuk vapor usahakan menggunakan merk dan umur yang sama. 
  6. Coba menggunakan baterai teman anda terlebih dahulu. Untuk memastikan apakah yang error baterai atau mod anda.

Apabila solusi di atas ternyata tidak berhasil, kemungkinan yang rusak adalah mod anda. Dalam kasus ini Wismec rx2/3 maupun yang 200S sering mengalami masalah tersebut dan ketika di bongkar mod nya ditemukan masalah kabel yang putus ataupun soldirannya yang lepas. Tentu saja kabel tersebut harus disambung lagi agar mod anda kembali normal. 
Cara Mengatasi Check Battery Mod Vapor
Jadi ini keputusan anda sendiri, apakah anda berani membongkarnya untuk mengecek keadaan dalaman mod atau tidak. Kalau tidak berani saya sarankan untuk meminta bantuan yang ahli dalam bidang elektronik paling tidak yang tahu tentang soldir menyoldir.

Berikut ini adalah video panduan memperbaiki mod yang keluar tulisan check battery 

Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda memperbaiki mod error keluar tulisan check battery. Apabila ada solusi lain taupun pertanyaan silahkan masukkan di kolom komentar.
Read More

Tentang Wrap Baterai 18650 Pada Vapor

Wrap dalam bahasa Indonesia artinya pembungkus. Jadi artinya wrap baterai adalah pembungkus baterai. Wrap battery tidak mempunyai pengaruh terhadap performa dari baetrai tersebut, tetapi berfungsi jadi insulator agar baterai tidak contact selain di kutubnya. Rewrap baterai hanya dilakukan apabila wrap baterai awalnya sudah rusak. Dari pabrikannya sendiri baterai memang sudah diwrap.  

Kali ini Vapor Terbaik ingin membahas tentang hal itu untuk menambah wawasan anda. Walaupun hal ini kelihatan tidak penting sebenarnya ini sangat penting sekali demi keselamatan anda dalam penggunaan baterai dalam vaporizer.

Baterai yang digunakan untuk vaping diwajibkan menggunakan baterai yang sehat dan wrapnya tidak terkelupas. Apabila wrapnya terkelupas sangat-sangat disarankan sekali untuk segera menggatinya dengan wrap baru. Hal yang sepele tetapi sangat beresiko ketika pelindung plastik battery sudah mulai terkelupas, karena ini sangat tidak aman untuk vaping, malah sangat berbahaya sekali. Baterai yang tanpa wrap bisa contact di bodynya kapan aja dia kena metal dan menyebabkan konsleting dan meledak. 
Tentang Wrap Baterai 18650 Pada Vapor

Wrap battery ini dapat anda beli dengan mudah di took-toko online seperti tokopedia, bukalapak maupun toko online lainnya. Nah yang jadi permasalahannya adalah dengan mudahnya setiap orang mendapatkan wrap baterai ini menjadikan pihak tertentu untuk menyalahgunakannya. Permintaan baterai 18650 yang mempunyai spesifikasi high drain, ampere tinggi dan mah besar untuk vaping ini semakin meningkat, Pihak-pihak nakal tersebut melakukan rewrap pada baterai yang harganya murah (tentu saja tidak high drain, ampere kecil dan mah nya juga kecil) dengan merk terkenal yang direkomendasikan untuk vaping.
Baca juga: Baterai Vapor Yang Bagus Dan Terbaik
Jadi anda sebagai buyer harus berhati-hati dengan adanya baterai palsu ini yang hanya mengganti wrapnya saja. Beli baterai untuk vapor pada seller yang terpercaya, agar anda tidak tertipu seta menghindari penggunaan baterai yang tidak direkomendasikan untuk vapor ini.

Untuk mengetahui baterai asli atau aspal (hasil rewrap) dapat dilakukan dengan alat tertentu karena kalau Cuma melihat dari luarnya saja susah untuk membedakannya. Atau anda bisa menggunakan QR code yang terdapat pada baterai tersebut.

Semoga informasi tentang wrap baterai ini dapat memcahkan masalah ketika baterai vapor anda terkelupas dan menambah informasi tentang beredarnya baterai palsu hasil rewrap.
Read More

Sunday, October 23, 2016

Throat Hit Pada Vapor

Arti Throat Hit yang sebenarnya adalah rasa tidak nyaman di tenggorokan seperti rasa gatal saat menghisap uap dari vaporizer. Dari beberapa sumber yang saya baca Throat hit ini timbul akibat dari nikotin yang terkandung di dalam liquid atau e-juice. Nikotin memberikan efek iritasi kepada tenggorokan. Semakin tinggi kadar nikotinnya, maka rasa yang muncul ditenggorokan semakin kasar. Selain memberikan rasa throat hit, nicotine ini mempunyai efek ke saraf dan otak seperti kepuasan seperti sedang merokok ataupun ngopi. Apabila terlalu tinggi akan memberikan efek mual dan pusing.

Throat hit ini tidak akan anda dapatkan kalau liquid yang anda pakai kadar nikotinnya rendah atau sama sekali tidak mengandung nikotin. Sensasi troat hit antara liquid lokal (buatan indonesia) dengan liquid dari US sangatlah berbeda. Kemungkinan hal ini akibat dari bahan yang digunakan dalam pembuatan liquid. Dari beberapa liquid yang pernah saya coba memang liquid US Troat hit nya lebih nendang dari pada liquid lokal.
Throat Hit Pada Vapor
Review Throat Hit Versi Vapor Terbaik:
Liquid US = Keras dan kuat
Liquid Lokal = Pas
Liquid Malaysia = Lembut/ Soft
Catatan: Nikotin sama-sama 3mg

Sebagaian vapers begitu menikmati sensasi hantaman atau tendangan di tenggorokan saat menghisap vapor, adanya rasa nyengrak merupakan kenikmatan tersendiri. Tetapi ada juga sebagian vapers yang tidak begitu menyukai Throat Hit yang begitu keras. Sensasi Throat hit untuk setiap orang berbeda-beda, tergantung dari kesensitifan individu masing-masing.

Dari pengalaman saya sendiri, saat pertama kali menggunakan liquid US dengan kadar nikotin 3mg saja saya sudah begitu merasakan rasa gatal yang menurut saya pribadi tidak nyaman. Langsung saja saya menghentikan penggunaan liquid tersebut. Seminggu kemudian saya mencoba kembali liquid tadi dan hal yang berbeda terjadi. Saya tidak merasakan gatal lagi pada tenggorokan saya. Kemunginan saya sudah bisa beradaptasi dengan nikotin 3mg.

Itulah arti tentang throat hit dan sedikit reviewnya. Pilihan liquid dengan kandungan nikotin berapa yang ingin digunakan itu tergantunng dari anda sendiri. Setiap orang memiliki selera berbeda-beda.
Read More

Saturday, October 22, 2016

Cara Membuat Atau Melilit Coil Secara Sederhana

Kali ini Vapor Terbaik ingin memberikan cara membuat ataupun melilit coil vapor/ vape dengan mudah dan disertai video. Coil yang terdapat dapat atomizer vapor adalah elemen yang terbuat dari kawat yang nantinya akan dipanaskan untuk menguapkan liquid pada vapor anda. Coil ini sangat memngegaruhi tebal tipisnya uap yang dikeluarkan serta flavour yang didapatkan. Oleh karena itu dalam pembuatan coil sebaiknya dibuat serapi mungkin dan disesuaikan dengan device anda (seperti tesla, wismec, evic vtc / vtwo, istic pico maupun lainnya). 

Pembuatan coil ini sangat mudah sekali apabila anda rajin mencobanya. Memang saya dulu saat pertama kali mencobanya agak sulit, hasilnya tidak rapi dan menghabiskan waktu yang lumayan lama. Tetapi saya sekarang dapat mengatakan dalam pembuatan coil ini sangat mudah sekali. 5-10 menit saja sudah bisa recoil dan wicking (memasang kapas). 

Yang perlu diperhatikan dalam membuat coil adalah mengetahui tentang Ohm's Law (Hukum tentang ohm). Anda harus mengetahui kemampuan baterai dan device (mod) anda. Apakah untuk nilai ohm segitu mampu atau tidak. Lebih lengkapnya silahkan baca ini terlebih dahulu: 
Setelah anda sudah memahami tentang ohm law, sekarang lanjut ke tahap inti. Yaitu 2 cara membuat coil secara sederhana

1. Manual 
Membuat coil manual ini maksudnya alat bantu yang digunakan adalah obeng presisi yang mempunyai ukuran diameter. Sebagai contoh kali ini saya menggunakan obeng presisi dengan diameter 2,5mm. Alat dan bahan yang lain ada kawat khantal ukuran 24 AWG, pinset, tang/ pemotong kuku. 
Alat dan bahan membuat coil
Alat dan bahan membuat coil
Langkah yang pertama dilakukan adalah pegang obeng presisi dengan tangan kiri dan jempol menekan kawat. Lalu putar kawat searah jarum jam sambil agak ditarik. Pelan-pelan agar rapi sambil di putar terus sampai berapa lilitan (itu terserah anda) Kalau saya biasanya di 5-6 lilitan saja. Pada kaki kaki coil sebaiknya ditarik menggunakan tang agar kencang. setalah itu kawat yang sisa dapat di potong (sisakan panjang kaki-kaki coil 1-2 cm agar saat pemasangan coil ke atomizer lebih mudah). Coil sudah jadi tinggal di pasang di atomizer anda. 

2. Alat bantu coil master
Banyak sekali beredar di toko-toko online alat yang digunakan untuk membuat coil ini seperti merk Kuro Concepts Coiler, Jig Coil dan Coil Master. Konsepnya juga sama dengan membuat coil dengan obeng tadi tapi ini lebih praktis. Anda tinggal memutar-mutarnya saja. Kekurangan alat ini apabila untuk membuat coil yang renggang agak susah. 
Cara membuat coil dengan coil master
Cara membuat coil dengan coil master
Masukkan kawat ke dalam lubang kecil yang terdapat pada coil master, lalu pasang penutupnya (step 3). Tekan kawat dengan jempol lalu putar searah jarum jam. Anda tinggal menghitung barapa lilitan yang anda inginkan lalu copot penutupnya dan tarik kawat dengan obeng agar kencang. Copot coil dari coil master dan potong kaki-kaki kawat seperti yang saya jelaskan tadi. Coil siap digunakan. 

Langkah-langkah memasang coil ke atomizer (RDA) 
  1. Masukkan obeng yang diameternya sama ke dalam coil. Fungsinya obeng disini untuk menjaga bentuk coil tetap jadi lingkaran dan untuk mengatur posisi coil. 
  2. Kendurkan (dilepaskan juga bisa) sekrup pada kutub positif dan negatif atomizer (biasanya berupa tiang). 
  3. Masukkan kaki-kaki kawat ke kutub positif dan negatif atomizer. Perhatikan kawat jangan menyentuh bagian lain (dasar dan penutup) dari atomizer selain tiang kutub. Biarkan kawat masih dalam kondisi melilit obeng. Jika 3 tiang, masukkan ujung-ujung kawat ke tiang tengah dan pinggir (kiri / kanan sama saja). Jika 2 tiang, masukkan ujung-ujung kawat ke tiang kiri dan kanan. 
  4. Kencangkan sekrup pada tiang kutub positif & negatif atomizer. Apabila kaki-kaki kawat sisa (terlalu panjang) potong dengan potongan kuku atau tang. 
  5. Atur posisi coil agar diatas airflow atau disamping airflow (Tergantung atomizer yang digunakan, disesuaikan letak airflownya) yang penting udara yang masuk dari airflow nanti mengenai coil. 
  6. Lepaskan obeng tadi dari coil. 
  7. Tekan tombol firing (tombol untuk menyalakan device), sampai lilitan menyala merah, lalu lepaskan tombol firing. Lalu tekan perlahan ujung kiri kanan lilitan dengan tang / pinset, sehingga lilitan merapat dan rapi. 
  8. Tekan tombol firing lagi, Apabila anda menggunakan double coil, apakah coil dapat menyala dengan waktu bersamaan? Apabila belum anda dapat mengencangkan sekrup ataupun menggerakkan coil dengan pinset. 
  9. Ulangi langkah ini beberapa kali sampai lilitan rapi dan menyala dengan bersamaan. 
  10. Masukkan kapas organik, jangan terlalu padat, jangan terlalu longgar. 
  11. Teteskan liquid sampai menyerap merata di seluruh kapas organik. 
  12. Tekan tombol firing selama beberapa detik, cek apakah ada bagian kawat yang menyala selagi kapas organik masih basah. Jika ada bagian kawat yang menyala padahal kapas organik masih basah, uap yang kita hirup akan terasa panas & sangat tidak enak. Coba ganti kepadatan kapas (dilonggarkan / dipadatkan), rapikan bentuk lilitan, atau kalau masih tidak bisa, ulangi buat coil baru (kaskus) 

Agar anda lebih paham lagi saya sertakan video cara recoil yang saya ambil dari youtube. Mulai dari membuat coil sampai pemasangan kapas (wicking):


Demikian artikel tentang cara membuat atau melilit coil vapor dengan mudah. Semoga dapat membantu menghemat pengeluaran anda dalam hal recoil vaporizer.
Read More

Friday, October 21, 2016

10 Cara Merawat Vaporizer Agar Awet

Cara merawat vapor agar awet. Barang elektronik seperti Vapor atau vape yang kita gunakan ini mempunyai umur dan umurnya ditentukan dari perawatannya. Apabila perawatannya buruk, Cuma asal pakai saja ya dapat dipastikan vapor tersebut bisa cepat rusak. Oleh karena itu apabila anda memiliki vaporizer yang harganya mahal sebaiknya rawatlah vapor anda dengan benar.

Perawatan vapor dengan penuh cinta seperti merawat belahan hati anda akan membuat vapor anda tetap awet dan tampilannya masih bagus. Cara perawatan vapor ini cukup mudah dalam pelaksanaanya yang pneting Cuma kemauan saja.

10 Cara Merawat Vaporizer Agar Awet

Berikut ini Tips Perawatan vapor agar tetap awet
1. Pakai charger atau baterai original.

Dalam penggunaan vapor gunakanlah charger dan baterai standar yang telah direkomendasikan, karena charger atau baterai yang bagus biasanya memliki fitur cut yang dapat memproteksi jika terjadi korsleting. Ditakutkan apabila anda menggunakan charger dan baterai abal-abal akan merusak device dan membahayakan diri anda (meledak).
Baca juga: Macam baterai cocok untuk vapor
2. Daya baterai jangan sampai kosong
Saat menggunakan vapor untuk vaping jangan sampai daya baterai anda benar-benar kosong sampai tidak bisa menguapkan liquid. Hal ini dapat memperpendek umur baterai. Sebaiknya apabila sudah 15-20% segera charger baterai anda.

3. Gunakan charger eksternal
Sebenarnya anda dapat mencharge vapor langsung dari colokan usb, tetapi sebaiknya gunakanlah charger eksternal agar mod vapor anda tetap awet.

4. Jangan mencharge terlalu lama
Apabila terpaksa anda mencharge vapor lagsung dari mod jangan terlalu lama. Hal ini akan membuat baterai vaporizer cepat rusak atau ngedrop. Sebaiknya jika baterai anda sudah penuh segera copot chargenya.

5. Gunakanlah settingan yang pas
Saat anda membat coil, anda harus mempertimbangkan ohm dan voltase dari baterai. Sesuaikan nilai ohm yang anda buat dengan ketahanan mod dan baterai anda. Apabila nilai ohm terlalu kecil dan tidak sesuai dengan baterai atau mod akan membuat vapor anda cepat panas dan baterai cepat habis.
Baca juga: Cara setting ohm pada vapor
6. Jangan berlebihan
Jangan terlalu sering saat menggunakan vapor, Beri jeda beberapa menit saat vapor sudah terasa panas, karena penggunaan yang sangat ekstrim dapat merusak vapor anda.

7. Kunci atau matikan vapor
Jangan lupa mengunci tombol firing atau matikan vapor anda ketika akan di simpan dan di masukan ke dalam kantong atau saku, karena jika kita lupa mengunci tombol firing atau mematikannya bisa-bisa saat di simpan bisa kepencet.

8. Berhati-hati
Saat anda memegang atau menyimpan vapor harus hati-hati jangan sampai tertekan ataupun jatuh karena jika jatuh terutama jika anda menggunkan elektrikal mod bisa membuat chip yang ada di dalam vapor jadi rusak.

9. Bersihkan secara berkala
Agar vapor anda bisa tetap awet dan tahan lama jangan lupa merawatnya dengan cara membersihkanya dengan cara dilap dan untuk atomizernya setiap hari atau dua hari sekali kapas di ganti sekalian coilnya dibersihka (lebih bagus lagi kalau coilnya juga ikut diganti). Untuk deck ataupun driptip dapat dicuci dengan air hangat.

10. Jauhkan dari jangkauan anak-anak

Karena vapor ini adalah barang elektronik dan dapat meledak, sebaiknya dalam penyimpanannya jauhkan dari jangkauan anak-anak, agar tisak dibuat untuk mainan. Serta dalam penyimpanan liquid simpanlah yan tidak terjangkau oleh anak-anak. liquid ini terbuat dari bahan bahan kimia dan jika terminum bisa berbahaya.

Demikian ertikel tentang cara atau tips untuk merawat vaporizer agar awet dan tahan lama. Semoga dapat membantu anda.
Read More

Wednesday, October 19, 2016

Kapas Vapor Cepat Kering dan Putus

Penyebab Kapas Vapor Cepat Putus. Anda akan merasa kesal apabila Kapas (wick) pada atomizer anda sering putus. Mau tidak mau anda harus menggantinya dengan baru. Pada atomizer jenis RDA kapas sangat penting sekali keberadaanya, karena kapas ini berfungsi sebagai media untuk penampungan liquid. Artinya kapas yang sudah putus berarti daya tampung liquidnya sudah tidak optimal lagi dan menyebabkan bau gosong ketika di firing. 

Kapas Vapor Cepat Kering dan Putus
Kapas yang digunakan usahakan memiliki daya serap liquid yang bagus serta gunakanlah kapas organik. Penggunaan kapas organik lebih disarankan dari pada jenis kapas yang lain karena tidak mengandung zat pemutih serta flavor yang dihasilkan lebih nikmat. Untuk anda yang kapasnya sering putus jangan berputus asa. Berikut ini Penyebab Kapas Cepat Putus: 

1. Diameter Coil 
Ukuran diameter coil terlalu kecil, hal ini menyebabkan kapas yang masuk ke dalam coil cuma sedikit sehingga kapas menjadi tidak awet. 

2. Penggunaan Kapas 
Kapas yang digunakan terlalu padat atau tebal. Hal ini menyebabkan aliran liquid ke coil menjadi tidak lancar. Jadi saat pemasangan kapas jangan terlalu sesak atau longgar. 

3. Settingan Watt 
Settingan Watt yg terlalu tinggi yang menyebabkan coil menjadi terlalu panas dan menyebabkan kapas menjadi cepat kering dan putus. 

4. Settingan Airflow 
Pengaturan airflow yang agak tertutup menyebabkan sirkulasi udara pada atomizer yang kurang bagus sehingga udara yang masuk ke dalam atomizer sedikit. Hal ini menyebabkan ruangan didalam atomizer menjadi sangat panas dan membuat kapas capat kering dan putus. 

5. Berlebihan 
Berlebihan disini maksudnya ketika anda menginginkan uap yang dihasilkan vapor anda banyak, lalu anda menghisap atau menyedot vapornya terlalu lama. Hal ini dapat menyebabkan kapas cepat putus karena kapas menjadi cepat kering. 

6. Telat nge drip liquid
Ketika kapas yang anda gunakan sudah kering dan lupa mengecek atomizer. Anda asal menghisapnya, dapat dipastikan kapas anda akan putus bahkan bisa terbakar. 

7. Chain Vaping 
Penggunaan vapor yang dilakukan secara terus menerus akan membuat atomizer anda menjadi panas. Liquid yang ditengah-tengah coil menjadi cepat habis dan memicu putusnya kapas. 

8. Daya Serap Kapas 
Kapas yang daya serapnya kurang akan membuat aliran liquid dari bagian bawah menuju ketas menjadi tidak lancar. Hal ini membuat kapas yang ada di dalam coil lebih cepat kering dan putus. 

9. Panas coil 
Panas yang dihasilkan coil tidak merata atau tidak imbang (double coil) akan membuat kapas menjadi putus. Solusinya saat firing pertama sebelum memasang kapas dilakukan ppenyettingan. Usahakan panas coil merata di mulai dari tengah dahulu. Terlebih lagi saat menggunakan double coil usahakan panasnya bersamaan, jangan panas sebelah. 

Semoga setelah anda membaca artikel tentang penyebab kapas vapor cepat putus ini. Anda dapat mengetahui cara-cara pencegahannya dan membuat kapas anda menjadi lebih awet.
Read More

Tuesday, October 18, 2016

Jenis kawat untuk coil pada vapor

Jenis kawat yang biasanya digunakan untuk membuat coil pada vapor. Penggunaan kawat untuk dibuat coil pada vapor perlu mendapatkan perhatian khusus karena kawat inilah yang akan memanaskaan liquid agar menghasilkan uap yang kita hisap. Kawat yang digunakan untuk coil ini akan mempengaruhi flavour yang dihasilkan serta apakah berbahaya bagi kesehatan atau tidak. Untuk itu anda perlu mengetahui jenis kawat yang digunakan untuk coil pada vapor. Pengganti kawat kanthal 

Kawat yang digunakan bukanlah kawat sembarangan yang biasanya digunakan untuk mengawati peralatan dirumah anda. Kawat yang biasanya diual di toko bangunan tersebut tidak cocok untuk dijadikan coil vapor karena kawat tersebut mudah meleleh dan ketika dipanaskan akan mengahasilkan zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan anda. Secara umum kawat yang digunakan untuk membuat coil adalah kawat khantal, tetapi banyak juga kawat pengganti kawat kanthal ini. 

Jenis kawat untuk coil pada vapor

Ukuran kawat dinyatakan dalam gauge, atau AWG (american wire gauge). Semakin kecil angka gauge nya, semakin tebal kawat nya. Semakin tebal kawat maka nilai ohmnya semakin kecil. Ukuran yang sering digunakan adalah 24, 26, 28 AWG. 

Berikut ini adalah jenis kawat yang digunakan untuk coil vapor: 

1. Kanthal 
Kanthal merupakan jenis kawat yang paling umum digunakan untuk membuat coil. Kanthal juaga ada tingkat-tingkatannya dan yang paling sering digunakan adalah khantal A-1. Khantal A-1 terbuat dari FeCrAl alloy (iron-chromium-aluminium alloy) yang terdiri dari Fe (Iron/besi), Cr (chrom) dan Al alloy (aluminium). Sebelum maraknya penggunaan kanthal dijadikan coil pada vapor, kawat ini biasanya digunakan untuk elemen pemanas listrik di tungku suhu tinggi sebagai perlakuan panas, keramik, kaca, baja, dan industri elektronik. 

Kanthal memiliki daya tahan paling bagus. Dapat digunakan pada suhu sampai 1400°C (2550°F) Tingkat leleh. Pemakain pada vapor bisa digunakan di mode power/ wattage. Kekurangan kawat kanthal adalah membutuhkan waktu yang lebih lama untuk panas saat kondisi dingin, setelah beberapa jam tidak digunakan sehingga akan membutuhkan waktu milisecond sebelum bisa melakukan puff. Serta kekurangan berikutnya adalah membutuhkan waktu beberapa detik untuk dingin saat kondisi panasa, sehingga liquid akan tetap menguap. 

2. Nickel 
Nickel memiliki titik leleh yang lebih rendah dibanding kanthal. Bila dipanaskan pada suhu tertentu akan mengeluarkan zat beracun dan carsinogen bernama Nickel oxide (NiO). NiO akan keluar ketika Nickel dipanaskan pada suhu 400oC atau sekitar 752oF  NiO ini dapat menyebabkan timbulnya penyakt kanker. Oleh karena itu Nickel hanya disarankan pada mod yang memiliki mode TC (temperature control) untuk menghindari panas berlebihan (tidak lebih dari 600oF . Kelebihan kawat nickel ini adalah waktu untuk memanaskan dan kembali dingin lebih cepat dibandingkan kanthal. Nah Jenis kawat yang digunakan pada vape menggunakan Ni200.

3. Titanium 
Titanium atau Ti. Sebenarnya sama seperti Nickel, kawat ini apabila dipanaskan pada suhu tertentu akan mengeluarkan zat bernama Titanium Dioxide atau Titania (TiO2) yang dapat menyebabkan kanker. Zat ini akan mucul saat titanium dipanaskan hingga 600oC atau 1112oF  Biasanya titanium tidak digunakan sendiri sebagai bahan utama coil. Melainkan sebagai bahan gabungan dari kawat lain. Sehingga dikenallah istilah coil twisted, clapton, alien clapton dan lain sebagainya. Titanium ini sebaiknya digunakan pada Mod yang memiliki mode Temp TI (temperature titanium). Keunggulan titanium adalah flavor yg dihasilkan adalah murni flavor dari liquid.

4. Nichrome
Kawat Nichrome (Ni80) adalah kawat yang terbuat dari campuran 80% nickel and 20% chromium. Sedangkan Ni200 adalah murni Nickel. Kelebihan nichrome dibandingkan kanthal adalah panas lebih konstan dan tidak mengandung besi sehingga tidak melekat dengan magnet.  Batas penggunaanya sampai suhu di bawah 1250C. Wire Ni80 bukan untuk TC seperti halnya khantal,  karena Kanthal dan ni80 memiliki nilai tahanan yang relative sama pada temperature yang berbeda

5. Stainless Steel (SS)
Kawat SS ini hampir sama dengan kanthal, Sayangnya stainless ini akan mempengaruhi flovor liquid. Serta ada kuga yang mengatakan bahwa kawat SS 316L/317L Wire mengandung Manganese yang bersifat racun untuk tubuh kita walaupun kandungannya hanya 1-2.5% (Benar tidaknya saya tidak tahu). Keunggulan stainless adalah lebih tahan lama di banding kanthal. Harga kawat stainless paling murah di bandingkan dengan jenis kawat-kawat yang lain jenis lain. 

Urutan Kawat dengan asumsi nilai AWG sama dari resistensi tertinggi ke rendah adalah Khantal --> Ni80 --> Titanium (Ti) --> Nickel (Ni200).

Semoga setelah anda membaca tentang jenis-jenis kawat yang digunakan untuk membuat coil vapor, anda dapat menentukan pilihan terbaik jenis kawat yang akan dipakai. Apabila dalam informasi ini ada kekurangan mohon di koreksi.
Read More

Monday, October 17, 2016

Cara Berhenti Merokok Dengan Vapor/ Vape

Cara berhenti merokok dengan vapor/ vape. Haha, lucu kali ya judul yang saya buat ini. Mungkin anda keheranan. Emang mungkin bisa berhenti merokok dengan vapor? Hal ini mungkin bisa terjadi. Banyak sekali teman-teman diluar sana bisa berhenti merokok dengan alternatif beralih ke vapor terlebih dahulu. 

Vapor memang dibuat untuk menggantikan rokok konvensional (tembakau). Alasan mengapa rokok konvensional perlu digantikan karena rokok ini mengandung banyak sekali bahan kimia yang dapat menimulkan beberapa penyakit seperti kanker, jantung maupun gangguan janin bagi perempuan yang sedang hamil. 
Cara Berhenti Merokok Dengan Vapor/ Vape

Walaupun tujuan vapor ini untuk menggantikan rokok konvensional agar perokok terhindar dari penyakit-penyakit tadi, namun belum ada penelitian lebih lanjut yang menyatakan bahwa vapor ini benar-benar aman. Tetapi apabila dilihat dari bahan-bahan liquid yang digunakan untuk vapor ini tidak ada kandungan TAR yang biasanya terdapat didalam rokok konvensional, serta kandungan nikotin yang digunakan bisa di pilih dari 0 mg, 3 mg, 6 mg 8 mg. Untuk kandungan liquid yang lain adalah PG dan VG yang tentunya sudah aman karena food grade dan biasanya juga digunakan untuk campuran makanan ataupun medis. Jadi anda bisa menyimpulkan sendiri bahaya Vapor atau Rokok konvensional? 
Baca juga: Kandungan dan Komposisi Liquid Vapor

Untuk anda ingin berhenti merokok dan beralih ke vapor terlebih dahulu sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu, karena vapor ini harganya juga lumayan mahal dibandingkan rokok konvensional. 

Tips Berhenti merokok dengan vapor 
  1. Untuk anda yang sudah sangat tergantungan dengan rokok sebaiknya memilih liquid yang kandungan nikotinnya 3-6 mg terlebih dahulu, agar kenikmatan seperti saat merokok juga di dapatkan. 
  2. Pilihlah liquid rasa creamy atau buahan-buahan. Jangan yang rasanya seperti rokok konvensional. 
  3. Setelah 1 mingguan dan liquid anda habis, beli liquid yang kadar nikotinnya lebih rendah lagi. Misalnya dari 6 Mg turun ke 3 Mg, minggu berikutnya jadi 0 Mg. 
  4. Walaupun pada hari-hari pertama masih ada ke inginan untuk merokok, coba kurangi jumlah rokok anda. Ganti menggunakan vapor. 
  5. Setelah terbebas dari rokok konvensional jangan mencoba-coba kembali merokok konvensional. 
  6. Kurangi nongkrong-nongkrong. Karena disini lah keinginan timbul untuk merokok. 
  7. Lama kelamaan anda akan bosen sendiri menggunakan vapor dan anda sekarang sudah tidak merokok lagi. 

Perbedaan Ketika Beralih ke Vapor dan berhenti merokok 
Setelah dapat beralih ke vapor anda akan merasakan badan anda lebih fresh dibandingkan saat anda menggunakan rokok konvensional. Ketika anda mencoba menghisap rokok konvensional rasanya jadi pahit (walaupun sebaiknya jangan dicoba). Gigi lebih bersih karena vapor tidak meninggalkan bekas pada gigi. 

Kalau anda belum percaya tentang ke efektifan vapor untuk menghentikan kebiasaan merokok ini silahkan cari review-reviewnya di kaskus, facebook mapuun youtube. Banyak sekali orang yang mengeshare pengalaman-pengalamannya di situ. 

Semoga Berhasil Kawan. Doaku menyertaimu. . hehe
Read More

Sunday, October 16, 2016

Cara Setting Ohm Vapor

Cara Setting Ohm Vapor. Ohm biasa disingkat Ω adalah satuan hambatan listrik dalam sistem meter kilogram detik, dinamai untuk menghormati fisikawan Jerman abad ke-19 Georg Simon Ohm. Fungsi utama hukum Ohm adalah digunakan untuk mengetahui hubungan tegangan dan kuat arus serta dapat digunakan untuk menentukan suatu hambatan beban listrik tanpa menggunakan Ohm meter. Kesimpulan hukum Ohm adalah semakin besar sumber tegangan maka semakin besar arus yang dihasilkan. Kemudian konsep yang sering salah adalah hambatan listrik dipengaruhi oleh besar tegangan dan arus listrik. Konsep ini salah, besar kecilnya hambatan listrik tidak dipengaruhi oleh besar tegangan dan arus listrik tetapi dipengaruhi oleh panjang penampang, luas penampang dan jenis bahan yang digunakan. 

Dalam penggunaan vaporizer atau vapor, mengetahui nilai ohm sangat penting dilakukan. Nilai ohm yang didapatkan dari coil yang anda buat ini akan mempengaruhi panas yang dihasilkan atomizer anda. Panas yang dihasilkan akan mempengaruhi rasa (flavour) dari liquid, serta mempengaruhi tebal tipisnya uap yang di hasilkan. Apabila nilai ohm terlalu rendah dan device anda tidak mampu menahan panas yang dihasilkan juga dapat berbahaya. 
Cara Setting Ohm Vapor


Cara Setting Ohm Vapor: 

Mengetahui Kemampuan Device
Sebelum membuat coil yang nilai ohm nya sesuai yang anda inginkan, terlebih dahulu check ketahanan (resistensi) device anda. Jangan asal melilit atau menggulung kawat untuk dijadikan coil. Hal ini mencegah bahaya yang ditimbulkan karena apabila nilai ohm coil dibawah kemampuan device anda dapat menyebabkan kerusakan, bahkan terbakar. 
Cara Setting Ohm Vapor

Mengetahui Kemampuan Baterai 
Setelah anda mengetahui kemampuan device anda, sekarang mengecek kemampuan baterai yang anda gunakan. Jadi anda harus mengetahui spesifikasi dari baterai anda. Baterai anda memiliki Voltase dan Amp berapa. Setelah itu baru di hitung. 
Rumus : Angka Voltase : Angka Ampere = Resistensi Terendah (ohm) 
Apabila anda malas menghitungnya, Anda dapat menghitungnya pada website berikut ini: http://www.ohmslawcalculator.com/ohms-law-calculator 

Sebagai contoh Saya menggunakan baterai sony VTC5 yang memiliki arus konstan 30Amp dengan tegangan paling kecil 3.7volt (jika baterai masih sehat 4.2volt dalam keadaan baterai full recharge). Saya masukkan 2 nilai di bawah ini lalu otomatis aplikasi akan menghitung hambatan dan hasilnya adalah 0.1233
Cara Setting Ohm Vapor
Berarti besar resistance (hambatan) terendah yang boleh saya buat pada atomizer saya adalah 0.12 Ohm. Dibawah itu baterai bisa stres dan memungkinkan terjadi short circuit (konslet) bahkan bisa meledak. Ampere baterai jangan dibuat acuan membuat coil ohm, tapi sebagai batasan angka resistensi terendah pada coil, jika anda memakai baterai itu. Jadi anda harus membuat coil dengan nilai ohm di atas nilai itu. 
Baca juga: Baterai Vapor Yang Bagus

Membuat Coil Dengan Nilai di atas 0.12 Ohm 
Di sini saya akan membuat coil untuk RDA dengan menggunakan MOD dari wismec RX 2/3 yang memiliki ketahanan 0.1-3.5 ohm. Alat dan bahan yang dugunakan adalah Kawat khantal 24 AWG, Obeng ukuran 3 mm dan tang (pemotong kuku). 
Jumlah lilitan: 6 lilitan 
Diameter liilitan: 3 mm 
Hasil nilai Resistant: 0.25 ohm 
Jika terjadi pebedaan pada hambatan coil biasanya dipengaruhi Jarak pada kaki coil dengan post serta Tekanan baut/ skrup pada post RDA anda. Apabila anda menggunakan Mod Mechanical, untuk mengetahui nilai ohm nya dapat menggunakan ohm meter. Anda dapat membelinya di took-toko elektronik terdekat. 

Hasil Akhir
Ketahanan Mod RX 2/3 adalah 0.1-3.5 ohm, batas ketahanan baterai sony VTC 5 adalah 0.12 ohm dan resistensi coil 0.25 ohm maka dengan penggunaan tersebut dapat dikatakan sudah aman. Karena ketahan coil yang digunakan tidak berada dibawah MOD dan baterai.
Read More

Saturday, October 15, 2016

Penyebab Rda Cepat Panas

Penyebab Rda Cepat Panas. Kenapa Rda cepat panas? Itulah pertanyaan yang sering muncul pada vapers. RDA merupakan salah satu jenis atomizer dan merupakan singkatan dari Rebuildable Dripping Atomizer. Sebenarnya Panas yang timbul pada RDA ini merupakan hal biasa apalagi anda menggunakan RDA yang pendek, seperti goon atau magma. 

Pada RDA sebenarnya sudah di berikan Drip tip yang berfungsi untuk menciptakan jarak yang aman antara Anda dan panas yang dihasilkan oleh RDA. Tetapi apabila anda masih merasakan panas pada RDA, anda dapat menyimak penjelasan dari Vapor Terbaik berikut ini. 

Penyebab Rda Cepat Panas

Berikut ini Penyebab RDA cepat panas: 
  1. Karena ohm coil kekecilan. Solusinya anda perlu membuat coil baru dengan menambahkan jumlah lilitan coil dari jumlah sebelumnya. Hal ini dapat membuat nilai ohm nya menjadi naik dan otomatis panasnya berkurang. 
  2. Pemasangan coil terlalu dekat dengan dasar atau dinding rda nya 
  3. Dipakai chain (secara terus-menerus) vaping. 3 sampai 7 puff adalah batas yang dianjurkan, karena device anda terutama RDA menjadi terlalu panas, sesi pendinginan sangat diperlukan. 
  4. Pengaturan airflow yang terlalu tertutup juga membuat RDA menjadi cepat panas. Solusinya dengan membuka semua airflownya agar udara yang masuk ke dalam RDA menjadi lebih banyak. 
  5. RDA panas akibat panas dari MOD. Kalau mod panas berasal dari baterai mengalami kebocoran sebaiknya ganti baterai anda dengan yang baru. 
Baca juga: Baterai Vapor Yang Bagus Dan Terbaik
Walaupun penggunaan RDA yang panas merupakan hal biasa, tetapi anda perlu mengatasinya karena RDA yang panas ini dapat menyebaban rasa tidak nyaman pada bibir anda ketika anda menghisap vapor. Lebih parahnya RDA yang sangat panas juga dapat menyebabkan bibir anda menjadi terluka. 

Apabila solusi di atas sudah di terapkan tetapi RDA masih panas dan anda merasa tidak nyaman. Anda dapat membeli jenis RDA yang tinggi dan airflownya lebar. Semoga artikel tentang Penyebab RDA cepat panas ini dapat membantu anda dalam pemecahan masalah.
Read More

Baterai Vapor Yang Bagus Dan Terbaik

Macam baterai vapor yang terbaik dan bagus. Baterai merupakan komponen penyimpan energi listrik yang dapat menahan energi listrik sedemikian rupa melalui proses kimia sehingga energi listrik tersebut dapat digunakan di waktu yang lain. Penggunaan baterai sangatlah penting dalam penggunaan vapor, apabila tidak ada baterai maka vapor anda tidak dapat digunakan. 

Baterai terdiri dari dua jenis yaitu, baterai primer dan baterai sekunder. Baterai primer merupakan baterai yang hanya dapat dipergunakan sekali pemakaian saja dan tidak dapat diisi ulang. Hal ini terjadi karena reaksi kimia material aktifnya tidak dapat dikembalikan. Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang, karena material aktifnya didalam dapat diputar kembali. Kelebihan dari pada baterai sekunder adalah harganya lebih efisien untuk penggunaan jangka waktu yang panjang.
Baterai Vapor Yang Bagus Dan Terbaik
Sumber: indovapor.com

Penggunaan baterai pada vapor sebaiknya menggunakan baterai sekunder yang dapat di charge lagi karena dapa menghemat uang anda. Disamping itu, baterai yang digunakan untuk vapor menggunakan baterai yang High Power dan High Drain. Baterai yang saya maksud bagus disini adalah baterai yang bisa dipakai untuk pemakaian coil berhambatan rendah dan pastinya ini mengeluarkan daya yang besar. 
Baca juga: Macam Charger Baterai Untuk Vapor

Berikut ini adalah baterai ukuran 18650 yang umum digunakan untuk vapor: 
1. Sony VTC5 / US18650VTC5 2600mAh 30A 
2. Sony VTC4 / US18650VTC4 2100mAh 30A 
3. LG HD2 / LGDAHD21865 2000mAh 25A 
4. LG HE2 / LGDBHE21865 2500mAh 20A 
5. Samsung SDI INR18650-20R 2000mAh 22A 
6. Samsung SDI INR18650-25R 2500mAh 20A 
7. Efest Purple 2500mAh 35A 
8. Vappower IMR 18650 3000mAH 50A/30A 
9. MXJO 18650 2500mAH 35A 
10. MXJO 18650 3000mAH 20A 
11. AWT IMR 18650 3000mAh 40A 
12. VAMPED 18650 2300MAH 40A 

Setalah anda membeli baterai segera check ke asliannya di web resmi dengan memasukkan nomor yang terdapat dibaterai tersebut, apakah asli atau palsu. Soalnya sekarang banyak beredar baterai yang abal-abal. 
Baca juga: Pengaruh Dan Cara Setting Watt Pada Vapor
Secara singkat, mAh sendiri merupakan kepanjangan dari Milli Ampere per Hour, atau dalam Bahasa Indonesia berarti mili amper per jam. mAh adalah besarnya aliran arus listrik per 60 menit, atau setara dengan per jam. Pikirkan kapasitas (mAh) sebagai jumlah bahan bakar dalam tangki gas mobil Anda. Sebuah tangki kapasitas yang lebih tinggi akan menjalankan mobil Anda lebih lama. Baterai 2000 mAh akan berlangsung selama dua kali lebih lama dibanding baterai 1000 mAh. Sedangkan ampere dilambangkan dengan A, adalah satuan SI untuk arus listrik yang sering dipendekkan menjadi amp.
 Baca juga: Cara Cek Baterai Vapor Asli atau Palsu
Catatan: 
Tidak ada toleransi dalam keamanan baterai. Sebisa mungkin kita harus bermain dalam sisi aman penggunaannya. Disini kita membahas baterai yang cocok untuk Mod Vapor. Jangan memakai charger atau baterai yang abal abal, gunakan charger atau baterai standar yang telah di anjurkan. Keselamatan adalah hal utama yang harus dijaga.
Read More

Friday, October 14, 2016

Cara Menghisap Vapor Yang Benar

Cara menghisap vapor yang benar agar tidak batuk. Cara menghisap vapor berbeda dengan menghisap rokok konvensional (tembakau). Tentu saja karena bahan yang digunakan berbeda, Kalau vapor ini menggunakan liquid yang dipanaskan agar berubah menjadi uap, sedangkan rokok konvensional tembakau yang dibakar agar menghasilkan asap. 

Cara menghisap vapor berbeda dengan rokok konvensional. Mereka yang baru pertama kali menghisap vapor kebanyakan akan mengalami batuk-batuk, hal ini terjadi karena kaget. Orang yang biasanya merokok dengan rokok konvensional asap yang dihasilkan sedikit. Berbeda dengan vapor, uap yang dihasilkan sangat banyak sehingga uap akan memenuhi rongga mulut.
Cara Menghisap Vapor Yang Benar

Ketika seseorang merokok, mereka akan menghisap rokoknya dengan sedotan yang agak kuat sehingga akan menghasilkan asap di dalam mulutnya, kemudian akan mengeluarkan asap tersebut sedikit dan kembali menghisap asap yang masih tertinggal di dalam mulut agar mendapatkan kenikmatan rokok (Tekhnik mouth to lung). Apabila anda baru pertama kali menghisap vapor dengan cara diatas kemungkinan akan mengalami batuk-batuk. Penyebab utamanya adalah vapor ini ketika di hisap sedikit saja sudah menghasilkan uap yang lumayan banyak. 
Baca juga: 10 Perbedaan rokok elektrik (vapor) dengan rokok konvensional

Berikut ini adalah cara menghisap vapor dengan benar: 
  1. Sebelum menghisap vapor coba hisap udara dari mulut anda secara pelan-pelan lalu keluarkan secara pelan-pelan juga. 
  2. Apabila sudah biasa melakukan hal tersebut coba hisap vapor seperti menghisap udara tadi. Sedikit-sedikit saja, jangan dipaksakan terlebih dahulu. 
  3. Hisap sedit-sedit lagi, kalau sudah terbiasa anda dapat menghisapnya agak kuat agar uap yang dihasilkan semakin banyak. 
  4. Yang perlu anda lakukan hanya membiasakan diri. Lama kelamaan anda akan merasakan kenikamatan seperti merokok pada umumnya. 

Catatan: 
Apabila belum terbiasa dengan vapor jangan mencoba tekhnik mouth to lung (Seperti menghisap rokok pada umumnya) karena kalau tidak kuat biasanya batuk, bisa coba setelah di hisap langsung di buang lewat hidung atau mulut (tanpa dihisap seperti rokok konvensional), nanti kalau sudah terbiasa anda dapat mencoba tekhnik mouth to lung.
Read More

Thursday, October 13, 2016

Cara Menggunakan Evod Rokok Elektrik

Rokok Electrik adalah sebuah alat elektronik yang berbentuk layaknya rokok konvensional pada umumnya, dan bila dihisap akan mengeluarkan uap dan sensasinya tidak berbeda jauh dengan merokok. Salah satu merk rokok elektrik yang cukup terkenal dengan harga terjangkau yaitu Rokok elektrik Evod 1100mah. Selain itu cara menggunakan rokok elektrik evod ini cukup mudah.

Banyak orang yang mengatakan Rokok elektrik ini lebih sehat dibandingkan dengan rokok konvensional (tembakau) karena tidak mengandung Tar maupun Zat-zat berbahaya lainnya yang biasanya terkandung dalam rokok konvensional. Rokok elektrik memiliki bau yang lebih nikmat, banyak sekali plihan rasanya, seperti coklat, susu, strawbery, Melon dan masih banyak lagi. 

Cara Menggunakan Evod Rokok Elektrik

Rokok elektrik merk evod 1100mah ini memiliki spesifikasi : 
* Baterai 1100mah. 
* Ketahanan baterai sampai 300kali cas. 
* Waktu mencharge 2-3 jam. 
* Jika baterai dalam kondisi full, bisa untuk kurang lebih 500 kali hisapan. 
*USB input : DC 4,5 - 6 500mah 
*USB Output : DC 4,2V 400maH 

Kelengkapan ketika membeli EVOD 1100mah : 
1 EVOD 1100mah 
1 charger usb 
1 botol refill / liquid (rasanya random) 

Harga rokok elektrik evod ini sekitar 100.000 ribuan. Cukup murah dibanding anda membeli rokok konvensional yang harganya sekarang naik terus. Dengan harga segitu bisa digunakan bertahun-tahun. Anda tingga membeli reffil atau liquidnya saja apabila habis dan membeli baterainya apabila baterainya sudah drop. Untuk membeli rokok ini ada dapat membelinya di toko-toko online atau vapor shop terdekat.

Cara Menggunakan Evod Rokok Elektrik ini adalah: 
  1. Cara menghidupkan evod adalah dengan menekan tombol power berulang-ulang (5 kali) sampai tombol kedap-kedip, cara untuk mematikannya juga sama.
  2. Cara pakai adalah tekan tombol power dan sambil dihisap rokok elektrik tersebut. 
  3. Ketika ditekan tombol power, indicator baterai kedap-kedip, itu artinya baterai habis. (Segera di cas/ charger). 
  4. Ketika dicharger indicator baterai akan kedap-kedip beberapa kali kemudian mati, dan indikator diadapter merah tanda sedang ngecas/ ngecharge. 
  5. Jika baterai sudah full, indikator diadapter akan berwarna hijau. 
Baca juga: Cara Memperbanyak asap (uap) rokok elektrik

Untuk isi ulang refill atau liquidnya silahkan lihat pada video dibawah ini: 

Demikian artikel tentang Cara menggunakan evod 1100mah yang disertai cara mencharge dan isi ulang liquid. Semoga dapat menambah informasi buat anda.
Read More

Wednesday, October 12, 2016

Penyebab Rokok Elektrik (Vaporizer) Meledak

Akhir-akhir ini kita sering mendengar berita yang kurang baik, yaitu kasus meledaknya personal vaporizer atau biasa disebut dengan vapor / vape. Vaporizer merupakan benda elektronik yang ketika di hisap akan mengeluarkan uap. Sensasinya seperti sedang merokok pada umumnya. Yang namanya benda elektronik apabila pemakainnya tidak benar dan tidak sesuai dengan aturan penggunaanya akan menyebabkan benda tersebut menjadi rusak. Jangan kan vapor, handphone, power bank maupun benda elektronik yang lain bisa meledak kok. Intinya dalam pennggunaan benda elektronik itu diperlukan perawatan ekstra. Apabila baterai vaporizer bocor ya segera diganti jangan di paksakan untuk dipakai. Sekarang tinggal bagaimana cara merawatnya barang tersebut biar awet dan tidak cepat rusak.

Penyebab vaporizer meledak biasanya adalah kesalahan dari sang pengguna (vapers) tetapi tidak jarang juga penyebabnya bisa dari Vaporizer yang dibuat sendiri (DIY). Ledakan yang di timbulkan vaporizer sangat berbahaya dan dapat melukai seseorang. Maka dari itu vaporizer ini hanya diperuntukan buat orang yang sudah berusia 18+ tahun dan mempunyai tanggung jawab. 
Penyebab Rokok Elektrik (Vaporizer) Meledak
Sumber gambar: www.dailymail.co.uk

Berikut ini adalah penyebab vaporizer meledak:

1. Kurangnya Pengetahuan
Sebelum menggunakan vapor diwajibkan memahami dulu cara penggunaannya, mulai dari device, atomizer (RDA, RTA atau RDTA), baterai bahkan sampe ke liquid yang digunakan. Setiap device mempunyai ketahan (ohm) yang berbeda-beda serta baterai yang digunakan harus yang di rekomendasi untuk vaporizer, jangan asal pakai saja.

2. Jenis Mod Vaporizer
Vaporizer terdiri dari 2 jenis, yaitu Mechanical Mod dan Electric Mod.biasanya ledakan vaporizer lebih cenderung terjadi pada jenis Mechanical Mod. Dari segi harga memang Mechanical Mod lebih murah dibandingkan dengan Electric Mod. Mechanical mod ini masih kurang aman bagi pemula karena hanya terdiri dari baterai, atomizer serta coil. Jenis ini tidak memiliki indikator (LCD) jika vaporizer yang digunakan lowbatt mapun ketahanan terlalu extreme hingga device menjadi kepanasan. Karenanya dalam penggunaan untuk jenis mechanical dibutuhkan keterampilan khusus bagi para vaper. 
3. Settingan Vaporizer Yang Terlalu Extreme
Sebagian vapers ingin mendapatkan uap yang dihasilkan vaporizernya lebih banyak lagi, Mereka menggunkan gulungan kawat (coil) yang sedikit agar menghasilkan power yang lebih dalam pembakaran dan menghasilkan uap yang lebih banyak. Hal ini rentan mengakibatkan ledakan bila mod atau baterainya tidak mendukung, apalagi dilakukan oleh pemula. 
Baca juga: 5 cara memperbanyak uap vapor

4. Terlalu lama Mencharge
Jangan mencharge atau mengisi ulang personal vaporizer anda terlalu lama, karena jika anda menchargenya terlalu lama bisa bisa vaporizer anda meledak atau setidaknya baterai vaporizer anda akan ngedrop atau akan menjadi cepat habis saat digunakan. Sebaiknya jika baterai anda sudah penuh anda seharusnya mencabut baterai dari chargenya dan biasanya semua jenis vaporizer mempunyai indicator lampu ataupun tanda jika baterai anda telah penuh saat di charge. Lebih baik lagi gunakanlah charge eksternal walaupun biasanya setiap device terdapat lubang chargenya. Hal ini lebih aman dan dapat membuat chip yang terdapat pada device (Mod electrical) tidak cepat rusak. 
Baca juga: Macam-macam charge baterai untuk vapor

5. Baterai yang Tidak Direkomendasikan
Jenis baterai yang ada didunia ini banyak, sebai contoh jenis ICR dan IMR. ICR adalah Lithium Cobalt Oxide yang artinya jenis baterai ICR menggunakan oksidasi ion cobalt untuk menyimpan ion Listrk. Bahan Cobalt memerlukan rangkaian proteksi karna cobalt mempunyai batas toleransi stress yang lebih rendah dari IMR, jika batre jenis ICR ini dipaksa diberi beban Ohm yg sangat kecil makanya rangkaian proteksinya akan rusak dan ion cobalt yngg tersimpan di dalam baterai akan keluar atau bahkan meledak. Sedangkan IMR adalah Lithium Manganese Oxide artinya jenis baterai IMR menggunakan oksidasi ion Mangan untuk menyimpan ion listrik. Bahan mangan tidak memerlukan proteksi karna mangan mempunyai batas toleransi yang lebih tinggi dan setabil dibanding ICR. Jadi dalam penggunaan vaporizer tidak disarankan menggunakan batre jenis ICR, melainkan baterai jenis IMR lah yang disarankan digunakan karna memiliki kestabilan dan batas toleransi yang lebih tinggi. Jangan juga menggunakan baterai hasil copotan dari laptop karena tidak di rekomendasikan juga.

6. Vaping saat Di charge
Walaupun melakukan vaping sambil dicharge dapat dilakukan tetapi hal ini merupakan sebuah kesalahan. Jika hal tersebut dilakukan dalam waktu yang cukup lama, maka akan membuat baterai menjadi tidak stabil , panas dan menjadi bocor. Baterai yang bocor ini akan menjadi sangat berbahaya dan bisa meledak.

Karena kurang pengetahuan tentang vaporizer (rokok elektrik) atau mencoba setingan yang extreme inilah penyebab utama vaporizer meledak. Ibarat motor, kalau sembarang dalam pemaikaian part, dan kurang pengetahuan dalam mengendarai, bisa mencelakai pengendara. Begitu juga personal vaporizer. Butuh pengetahuan untuk menyettingnya sendiri. Gunakan Mod yang sudah terbukti aman, Gunakan settingan yang standard. Yang pasti, barang apapun yg kita gunakan sebaiknya kita pahami dan pelajari dulu penggunaannya.
Read More

Monday, October 10, 2016

Jenis Jenis Vaporizer Dan Harganya

Jenis Jenis Vaporizer Dan Harganya. Vaporizer atau yang disebut dengan vapor maupun vape adalah alat yang digunakan untuk mengeluarkan uap, Sensasi menghisap uap dari vapor ini seperti menghisap rokok konvensioanal. Bagi anda yang merupakan seorang perokok konvensional dan ingin berpindah menggunkan vaporizer, anda perlu mengenal terlebih dahulu jenis-jenis vaporizer serta kisaran harganya. Hal ini agar anda tidak salah memilih, percuma bila anda telah membelinya tetapi tidak cocok dengan anda.

Vaporizer ini terbagi menjadi 3 bagian, yaitu Atomizer, Mod dan Baterai. Atomizer ini adalah alat pemanas yang digunakan untuk penampungan liquid serta tempat berubahnya liquid menjadi uap. Atomizer ini terbagi lagi menjadi 3 jenis yaitu RTA, RDA dan RDTA. RTA (Rebuildable Tank atomizer) adalah atomizer yang mempunyai tangki untuk cairan, sedangkan RDA (Rebuildable Dripping Atomizer) adalah atomizer untuk cairan yang di teteskan, Untuk penjelasan lebih lanjut tentang ini silahkan baca di link di bawah ini ya.
Perbedaan RDA dan RTA Vapor
Sedangkan untuk mod adalah tempat baterai yang terdapat rangkaian listrik untuk mengalirkan energy listrik ke atomizer yang akan berubah menjadi energy panas untuk memanaskan liquid. Nha untuk membedakan jenis vaporizer ini terletak pada Mod yang digunakan, apakah menggunakan Mod Elektrical atau Mechanical.

Berkuit ini Berbagai Macam Jenis Jenis Vaporizer

Vaporizer Electrical
Disebut elektrikal karena mod jenis ini mempunyai chip yang dapat mengatur besaran listrik yang dibutuhkan. Chip ini juga dapat memproteksi dari bahaya apabila coil yang digunakan terjadi korslet atau yang lainnya, jadi bisa dibilang aman. Terdapat LCD untuk melihat settingan kita. Harganya mulai Rp 500.000 sampai Puluhan juta.
Vaporizer Electrical
Sumber gambar: Lost Vape

Vaporizer Mechanical
Vaporizer jenis ini tidak terdapat LCD dan Chip. Jadi dalam mensettingnya perlu alat bantu lagi untuk mengetahui berapa ketahanan (ohm) dari coil yang digunakan. Uap yang dihasilkan tergantung langsung dari baterai dan coil yang digunakan karena listrik yang digunakan adalah murni dari baterai. Tidak bisa sesuka hati menyettingnya seperti pada jenis electrical. Bisa dibilang vaporizer jenis mechanical ini untuk yang sudah mahir. Untuk harganya mulai Rp 300.000 sampai puluhan juta.
Vaporizer Mechanical
Vaporizer Stater Kit
Starter kit ini sebenarnya termasuk ke dalam mechanical tetapi ukurannya lebih kecil seperti rokok konvensional. Jenis vaporizer ini sangat cocok buat pemula. Untuk harganya yang paling murah sekitar Rp 100.000 dan yang mahal sampai Rp 500.000. Uap yang dihasilkan tergolong sedikit dibanding dengan jenis electrical dan mechanical. Starter Kits ini adalah vaporizer yang bersifat paket, jadi anda tinggal membeli liquidnya saja, tetapi ada juga produk yang sudah menyertakan liquidnya.
Vaporizer Stater Kit


Sekedar saran, apabila anda ingin beralih dari perokok konvensional ke vaporizer dengan alasan ingin berhenti merokok, sebaiknya anda membeli jenis starter kit saja karena harganya murah jadi anda tidak perlu mengeluarkan uap lebih, tetapi apabila anda suka dengan vaporizer sebaiknya anda mending langsung beli jenis electrical atau mechanical mod. Starter kit itu bisa di bilang nanggung. 
Untuk jenis electrical anda bisa mengatur watt, voltase, temperature control, ohm, kapasitas baterai dll. Kalau mechanical anda akan mengetahui cara kerja vaporizer lebih dalam lagi karena tidak adanya Lcd dan chip.
Read More

Sunday, October 9, 2016

Kandungan dan Komposisi Liquid Vapor

Kandungan dan komposisi liquid vapor. Liquid atau biasa disebut juga E-juice merupakan sebuah cairan yang digunakan pada vapor (rokok elektrik) yang di ubah menjadi uap ketika di firing. Rasa dari liquid ini sangat bermacam-macam. Jadi anda tinggal memilih rasa yang anda suka. Seperti strawbery, mangga, nanas, susu, jeruk, apel, pisang, coklat, kopi, honetdew, maupun dari perpaduan rasa-rasa tadi.

Dalam artikel ini Vapor Terbaik tidak akan membahas tentang resep liquid premium, cara membuat liquid, takaran membuat liquid itu berapa? karena saya bukanlah brewer. Saya disini hanya membagikan secara umum saja tentang kandungan-kandungan yang terdapat di dalam liquid tersebut.
 
Kandungan dan Komposisi Liquid Vapor

Liquid yang umum digunakan biasanya mempunyai komposisi VG 60% dan PG 40% atau VG 70% dan PG 30%. Semakin banyak kandungan VG nya maka uap yang dihasilkan semakin banyak. Untuk kadar nikotinnya itu berbeda-beda. Ada yang 0 nikotin, 3 MG bahkan 6 MG. Secara umum kandungan liquid terdiri dari 4 bahan utama, yaitu:

1. PG : Propylene Glycol
Propilen Glikol adalah salah satu senyawa turunan dari propilen yang mempunyai rumus kimia C3H8O2 dan mempunyai nama komersial Propylene Glycol Industrial (PGI) dan Propylene Glycol USP (PG USP), sedangkan nama IUPAC dari senyawa ini adalah 1,2-Propanediol. Senyawa ini mempunyai sifat jernih, cair, kental, sedikit berbau, sedikit pahit, dan memiliki tekanan uap rendah (Kirk Othmer, 2004). Propilen Glikol dapat digunakan sebagai bahan baku resin poliester tak jenuh, pelarut dalam industri makanan, bahan pelembab pada industri kosmetik, campuran obat, serta sebagai plastisizer dan antifreeze. Artinya PG sendiri pun aman untuk di-inhale. Rasio PG juga memberikan sensasi sedikit Throat Hit. Sangat disarankan menggunakan pharmaceutical grade.

2. VG : Vegetable Glycerin
VG ini sifatnya kental, Manis, tidak bau dan bersifat non-toxin. VG (Vegetable Glycerin/ gliserin nabati) sama halnya dengan PG. VG sudah dinyatakan aman. Rasio dari ukuran VG berpengaruh pada rasa manis dan ketebalan uap air, dan kekentalan liquid. VG dapat menyerap air sehingga membuat tenggorokan cepat kering. Apabila liquid ditaruh tempat lembap dan dalam keadaan terekspos bisa jadi menyerap air dan memicu pertumbuhan bakteri sehingga membuat apek. Sangat disarankan menggunakan pharmaceutical grade

3. Perasa

Bahan yang ketiga adalah perasa. Perasa sendiri kategorinya ada essence dan flavoring. Sebagian ada concentrate ada yang bukan concentrate. Concentrate menurut saya pemakaiannya mulai dari 0.5% sampai dengan maksimal 3 % .
  •  Essence :
Essence ini hanya menimbulkan bau bukan rasa. untuk penggunaan essence dalam liquid sebenarnya bisa dibilang masih kurang efektif. Bahkan essence memiliki aftertase pahit. Jadi dalam membuat liquid yang enak menggunakan essence masih diperlukan pemanis, modifier rasa, dan lain sebagainya. Memang, essence lebih murah. Tapi kalo belanjanya banyak kan sama aja mahal jatuhnya. Blm lagi kudu ngilangin rasa pahitnya dengan tutup sana sini pake ini itu. Bisa dibilang essence tidak cocok untuk membuat liquid. Contoh essence : DIVA, Toffieco, koepoe-koepoe, Scentium (Bahan LIQUA), Jouest made, KH Roberts, dll. Bisa dibilang keberhasilan membuat liquid enak menggunakan essence hanya 20%. 
  • Flavoring :
Berbeda dengan essense, flavoring ini dia sudah ada rasanya. Bahkan dari beberapa pabrik sudah ditambahkan hint rasa tertentu. Contohnya TFA Fruity Loops sudah ditambahkan hint lemon. Contoh flavoring : TFA (Sebagian concentrate, Flavour Art (Concentrate), Capella (Sebagian Concentrate), INAWERA (Concentrate), Flavor West, THINK flavoring (Concentrate) dll.
Baca juga: Cara memperbanyak uap vapor

4. Nicotine
Nikotin(C10H14N2) merupakan senyawa organic alkaloid, yang umumnya terdiri dari Karbon, Hydrogen, Nitrogen dan terkadang juga Oksigen. Senyawa kimia alkaloid ini memiliki efek kuat dan bersifat stimulant terhadap tubuh manusia. Contoh lain dari senyawa alkaloid ini misalnya, Kafein. Bagi pencinta kopi, tentu bisa merasakan efek stimulant dari kafein ini ketika meminum kopi.

Untuk anda yang ingin mencoba membuat liquid sendiri, anda bisa melihat resep-resepnya di www.e-liquid-recipes.com . Di website tersebut banyak sekali resep-resep liquid premium yang enak.

Sumber: E-book FROM ZERO TO HERO karya haekal abdullah alchatib dengan editing seperlunya.
Read More

Thursday, October 6, 2016

Mengenal 4 Bahaya Dan Efek Samping Vapor Bagi Kesehatan

Pada kesempatan kali ini Vapor Terbaik ingin membahas tentang bahaya vapor atau rokok elektrik bagi kesehatan yang sedang marak-maraknya dipertanyakan oleh para perokok ataupun orang yang bukan perokok. Vapor sendiri merupakan alat yang digunakan untuk mengubah liquid atau E-juice menjadi uap. Alat ini pertama kali diciptakan oleh Hon Lik, warga Tiongkok tahun 2003, selanjutnya dipatenkan tahun 2004 dan mulai menyebar ke seluruh dunia pada tahun 2006-2007 dengan berbagai merek.

Vapor diciptakan dengan tujuan untuk menggantikan rokok konvensional (tembakau) yang tentunya tujuan ini berdasarkan beberapa alasan. Alasan yang utama tentu anda sudah tahu yaitu bahwa rokok konvensioanal itu sangat berbahaya bagi kesehatan. Didalam rokok konvensioanl terdapat lebih dari 4000 zat dan 2000 diantaranya zat tersebut merupakan zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan. 
Mengenal 4 Bahaya Dan Efek Samping Vapor Bagi Kesehatan

Tar, karbon monoksida dan nikotin adalah zat yang paling berbahaya dan memiliki pengaruh/ dampak negatif bagi kesehatan. TAR memiliki kandungan sekitar 43 bahan yang menjadi pemicu terjadinya kanker atau yang disebut karsinogen. Nikotin memiliki zat yang membuat ketagihan atau kecanduan, nikotin inilah yang membuat seseorang sulit sekali berhenti merokok.

Baca juga: Manfaat Rokok Elektrik (Vapor) Bagi Kesehatan
Walaupun tujuan diciptakannya vapor ini sangat baik yaitu agar para perokok beralih ke vapor untuk menghindari bahaya rokok konvensional, tetapi masih sedikit penelitian yang menyatakan bahwa vapor ini aman digunakan. Berikut ini adalah bahaya dan efek samping vapor atau rokok elektrik bagi kesehatan:

1. Menjadi Ketergantungan
Kandungan E-juice/ liquid berbeda-beda, namun pada umumnya berupa Propylene Glycol (PG), Vegetable Glicerin (VG), Essence Flavour dan nikotin. E-juice ini dipasaran terdapat berbagai macam pilihan rasa dan ada yang mengandung nikotin ataupun tidak. Namun seringkali kadar nikotin yang tertera di label tidak sesuai dan berbeda signifikan dari kadar yang diukur sebenarnya. Nikotin sendiri adalah zat yang sangat adiktif yang dapat merangsang sistem saraf, meningkatkan denyut jantung dan yang paling terkenal bahwa nikotin ini mempunyai efek candu yang sangat kuat.

Pada dasarnya semua zat yang masuk ke dalam tubuh punya ambang batas tertentu, termasuk nikotin sebagai sebuah zat adiktif. Namun meskipun digunakan di bawah ambang batas, jika penggunaan tersebut dilakukan secara berkepanjangan, tentu akan memberikan akibat yang buruk bagi tubuh. Nikotin sendiri memiliki efek sistemik pada tubuh, khususnya pada bagian saraf otak. Hal ini terbukti dari efek rasa tenang yang dirasakan oleh pengguna nikotin

2. Rasa Gatal Ditenggorokan
Kandungan nikotin yang terlalu tinggi di dalam liquid dapat menyebabkan tenggorokan orang yang sensitif berasa tidak nyaman dan gatal (Throat hit).

3. Meledak
Vapor ini terdapat 2 jenis, yaitu jenis mechanical dan electrical yang keduanya ini mempunyai perbedaan pada chip. Untuk yang jenis mechanical ini tidak terdapat chip yang berfungsi untuk sistem keamanan, jadi apabila penggunaan vapor mechanical tidak hati-hati dan baterai yang digunakan tidak sesuai standar untuk vapor, dapat berakibat meledak.

Baca juga: Perbedaan Mechanical dan Electrical Pada Vapor
4. Penyalahgunaan
Belum adanya undang-undang yang mengatur vapor di indonesia menyebabkan terjadinya penjualan secara bebas dan beredarnya liquid-liquid home industri secara bebas tanpa adanya aturan. Kita tidak tahu yang sebenarnya di dalam liquid tersebut mengandung zat berbahaya atau tidak. Apakah poses pembuatannya dilakukan secara benar apa Cuma asal-asalan. Apabila Vapor ini digunakan oleh orang yang tidak benar dapat digunakan untuk yang tidak-tidak.

Baca juga: Tips Memilih dan Membeli Vapor Yang Tepat
Saya sendiri adalah pengguna vapor dan artikel ini saya buat bukan untuk menyudutkan salah satu pihak. Saya bermaksud dengan adanya ulasan bahaya tersebut, pemerintah segera membuat aturan tentang peredaran vaporizer di indonesia. Agar bahaya-bahaya tersebut dapat di minimalisir atau bahkan dapat dihindari.
Read More

Sunday, October 2, 2016

Penyebab Dan Cara Mengatasi Atomizer Low Vapor

Penyebab dan cara mengatasi Atomizer Low Pada Vapor. Pengertian Atomizer low adalah bahwa resistance coil pada atomizer terlalu rendah. Artinya nilai ohm yang didapatkan dari coil yang anda buat telalu rendah. Ini kadang terjadi ketika anda menekan tombol fire yang keluar bukan uap malah tulisan Atomizer low. Anda tidak perlu bingung apabila terjadi masalah seperti ini. Inilah perbedaan antara Mod electrical dan mechanical, chip yang terdapat di dalam mod electrical memang berfungsi seperti ini yaitu membuat proteksi agar keamanan bagi penggunanya.
 
Penyebab Dan Cara Mengatasi Atomizer Low Vapor
 
Atomizer low sering terjadi setelah vapers mengganti coil maupun kapas mereka. Masalah ini cuma di coilnya saja jadi tidak perlu khawatir. Tidak tepatnya pemakaian coil ataupun ukuran kawat adalah penyebab utamanya. Mod Evic Vtc mini, Vtwo, Istick Pico, Wismec, Therion, Finder maupun Mod lain mempunyai nilai resistensinya berbeda-beda. Jadi ketika anda akan melakukan penggantian coil sebaiknya dibaca terlebih dahulu ketahanan resistensinya. Apakah sudah sesuai apa belum.
Baca juga: Cara Mengatasi Atomizer Short Pada Vapor
Berikut ini adalah penyebab atomizer low:
1. Ukuran AWG kawat yang digunakan untuk coil tidak sesuai, terlalu kekecilan.
2. Jumlah lilitan kurang.
3. Coil putus.
4. Pemasangan Coil yang kurang kencang.
5. Atomizer kotor.
6. Mod tidak mendukung nilai resistensi tersebut.

Berikut ini adalah beberapa cara Fix Atomizer low pada mod:  
  1. Copot Atomizer dari mod, buka lalu dibersihkan dan pasang lagi. Apabila masih belum bisa dan keluar tulisan atomizer low lakukan langkah ke 2.
  2. Kencangkan Coil pada dudukannya dan cek apakah coilnya putus atau tidak. Apabila masih belum berhasil coba langkah yang ke 3. 
  3. Buat coil baru dengan menambahkan jumlah lilitannya, karena dengan menambahkan jumlah lilitan maka resistensi (nilai ohm) menjadi naik. 
  4. Apabila langkah-langkah diatas belum berhasil coba pasang atoomizer anda dengan Mod yang lain. Apakah berfungsi dengan normal atau tidak. Apabila masih keluar tulisan seperti itu, kemungkinan RDA anda rusak.
Baca juga: Cara Memperbanyak Uap Pada Vapor
Catatan:
Ketika anda membuat coil coba hitung nilai ohmnya, sesuaikan dengan mod anda. atomizer low berarti memang terlalu rendah nilai ohmnya, masing-masing mod ada minimum resistance, misalnya cuboid minimumnya 0.1, apabila dibawah itu gak bisa firing dan keluar tulisan atomizer low.

Demikian Artikel tentang penyebab serta cara mengatasi atomizer short yang sering tejadi pada vaporizer, apabila ada pertanyaan silahkan ditambahkan pada kolom komentar.
Read More

Kegunaan Fitur Preheat Pada Mod Electrical

Kegunaan Fitur Preheat Pada Mod Electrical. Banyak pabrikan mod eletrical yang sekarang mengupgrade firmwarenya dengan menambahkan fitur terbaru yang sangat disukai para vapers. Fitur tersebut adalah Preheat Power Adjustment yang fungsi fitur ini adalah untuk memanaskan coil yang sudah dingin agar lebih cepat panas yang bisa dikatakan tanpa delay.

Fitur Preheat ini dapat ditemukan pada Reuleaux RX2/3, Reuleaux RX200S, Reuleaux RX200, Reuleaux RX75, Evict Vtwo mini, Triade ataupun Mod lain yang menggunakan chip DNA, Joyetech dan lainnya. Untuk mod yang tidak saya sebutkan bisa anda cek langsung pada website resminya Mod anda, apakah sudah terdapat fitur prehaet apa belum. 
 
Kegunaan Fitur Preheat Pada Mod Electrical
 
Ketika anda vaping, biasanya setelah coil anda dingin ketika di firing akan butuh waktu jeda terlebih dahulu sekitar 1 dekit ataupun 2 detik (Tergantung jenis kawat dan ukuram yang digunakan untuk membuat coil serta Device yang anda gunakan). Dengan adanya fitur preheat ini anda bisa setting Preheat di watt yang lebih tinggi dari settingan normal selama sekian detik. Jadi ketika tombol firing ditekan, watt akan naik ke angka tinggi (yang anda tentukan) itu selama sekian detik lalu balik lagi turun ke settingan watt normal yang anda gunakan. Sehingga uap yang anda dapatkan bisa hangat. Tidak ada jeda kosong tanpa flavor apalagi uap.

Apabila anda masih bingung dan belum memahami penjelasan saya di atas tadi. Coba fikirkan mod anda sebagai motor, suhu yang anda setting adalah batas maksimum kecepatannya. Anggap saja 120KM/jam. Time adalah waktu yang anda tentukan sampai berapa lama anda mendapatkan kecepatkan tersebut. Anggap saja kita setting 5 detik. Kemudian kecepatan normal yang enak dikendarai adalah 80KM/jam. Jadi ketika anda meng Gas motor anda, anda langsung mendapatkan kecepatan 120/KM/jam selama 5 detik. Setelah itu turun normal menjadi 80Km/jam. Cepat sekali bukan? Tanpa adanya waktu jeda terlebih dahulu. 
 
Cara mengaktifkan fitur preheat pada Mod electrical

Untuk mengaktifkan fitur preheat ini cukup mudah yaitu dengan menekan tombol Fire dan Tombo kecil disebelah kanan (+) secara bersamaan. Lalu anda cari pada menu tersebut, coba tekan lagi tombol kecil bagian kanan. Kalau sudah ketemu tinggal anda setting sesuai selera anda. Fitur ini sebenarnya digunakan untuk memantangkan terlebih dahulu liquid agar flavor ataupun uap yang dihasilkan lebih optimal.

Demikian artikel tentang Kegunaan fitur pre heat pada Personal Vaporizer jenis elektrical. Semoga anda dapat dengan menggunakan fitur ini dengan benar dan mendapatkan Flavor yang mantap.
Read More

Saturday, October 1, 2016

5 Cara Memperbanyak Asap (Uap) Vapor

Sebenarnya bukan memperbanyak asap vapor, melainkan uap vapor. Vaporizer berbeda dengan rokok konvesional yang terbuat dari tembakau. Vaporizer merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengubah E-juice (orang indonesia menyebutnya dengan liquid) menjadi uap yang seakan-akan seperti orang sedang merokok pada umumnya. Banyak cara dalam memperbanyak uap vapor yaitu salah satunya dengan menggunakan kawat yang AWG nya kecil ataupun dengan menggunakan liquid yang kandungan VG nya banyak.

Berikut ini Vaportebaik.com akan memberikan cara untuk memperbanyak uap vapor dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi banyaknya uap pada vapor. Berikut ini adalah faktor-faktornya:

1. Kandungan Liquid
Kandungan liquid pada umunya terdiri dari PG, VG, Essense dan ada yang mengandung nikotin ataupun tidak. PG (Propylene Glycol) adalah bahan dasar untuk membuat liquid, PG biasanya digunakan untuk penguat essence, flavour carrier dan bahan pelarut sweetener, mentol dll. Tidak berbau dan berasa sedikit manis sedangkan VG (Vegetable Glyserin) adalah bahan baku liquid, perannya adalah membantu proses vaporasi dari cairan (liquid) menjadi gas (asap). VG adalah bahan kimia tanpa warna, tanpa bau, yang banyak digunakan di bidang farmasi. Bahan ini berbentuk cairan agak kental dan berasa manis.

Semakin banyak kandungan VG dalam liquid maka uap yang dihasilkan semakin banyak. Kandungan VG yang banyak biasana digunakan untuk pertandingan saja, karena flavornya kurang berasa, bahkan hanya hambar. 
  
Cara Memperbanyak Asap (Uap) Vapor

2. Coil
Coil adalah lilitan yang dibuat dari sebuah kawat [khantal, Ni (Nickel), Ti (Titanium), SS] yang digunakan untuk memanaskan liquid yanng sebelumnya sudah dipasangi wick (kapas). Dalam pembuatan coil ini yang perlu diperhatikan adalah Panjang kawat, diameter, banyak lilitan, jenis kawat yang digunakan serta ukuran AWG nya.

Ukuran kawat yang digunakan untuk coil pada vapor dinyatakan dalam gauge, atau AWG (american wire gauge). Semakin kecil gauge nya, semakin tebal kawat nya. Semakin tebal kawat maka semakin kecil ohm nya.

Semakin besar diameter dalam coil maka semakin luas permukaan kapas (wick) yang dapat menyentuh coil, sehingga panas yang dihasilkan lebih merata. Hal ini akan membuat uap yang dihasilkan menjadi banyak. Jadi jika anda membuat coil dengan diameter 4mm, hasilnya akan jauh lebih banyak uapnya di banding dengan coil yang diameternya 1mm.

Jangan lupa bahwa besarnya diameter coil juga berpengaruh terhadap jumlah lilitan dan watt yang akan digunakan. Dengan jumlah lilitan yg sama, tapi diameter berbeda akan menghasilkan jumlah resistansi (tahanan / ohm) yang berbedapula. Semakin kecil resistensi (angka ohm) maka membutuhkan watt lebih besar. Uap yang dihasilkan semakin banyak

3. Pengaturan Voltase/ Watt
Pengaturan voltase atau watt pada personal vaporizer digunakan untuk mengatur energi panas yang dikeluarkan oleh vaporizer. Dengan menaikkan watt pada vaporizerakan diikuti dengan naiknya voltase. Watt adalah tenaga yang dihasilkan oleh personal vaporizer. Semakin besar wattnya maka semakin besar tenaga yang dihasilkan. Semakin besar tenaga yang dihasilkan akan semakin banyak pula uap yang dihasilkan oleh vaporizer. 
Baca juga: Pengaruh dan cara setting watt pada vapor

4. Tekhnik Menghisap
Maksud dari tekhnik menghisap bukan suatu trik, tetapi cara menghisap vapor. Semakin lama waktu yang diperlukan untuk menghisap maka semakin banyak pula uap yang dihasilkan. Tetapi hal ini tidak disarankan karena dapat berbahaya bagi kesehatan anda. Hisaplah seperti biasa saja.

5. Pengaturan Airflow Atomizer
Pengaturan airflow berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya aliran udara masuk kedalam atomizer. Besar atau kecilnya lubang udara pada atomizer belum tentu uap yang dihasilkan banyak. Anda memerlukan aliran udara yang tepat jika menginginkan uap lebih banyak. Terlalu sedikit aliran udara atau terlalu banyak dapat mengakibatkan asap menjadi tidak maksimal. Hal ini dipengaruhi oleh bentuk dan bahan yang digunakan untuk membuat atomizer tersebut.

CATATAN:
Perlu diperhatikan, bahwa dalam memperbanyak uap vapor juga harus memperhatikan soal keamanan. Jangan asal-asalan dalam menyetting vaporizer anda, karena semakin besar energi yang dikeluarkan maka semakin panas yang dapat menyebabkan lidah anda mati rasa. Selain itu pertimbangkan juga kemampuan MOD, battery serta kawat yang dipakai.

Demikian artikel tentang Cara memperbanyak uap vapor. Apabila terdapat kekurangan, anda dapat menambahkannya di kolom komentar.
Read More