Wednesday, October 19, 2016

Kapas Vapor Cepat Kering dan Putus

Penyebab Kapas Vapor Cepat Putus. Anda akan merasa kesal apabila Kapas (wick) pada atomizer anda sering putus. Mau tidak mau anda harus menggantinya dengan baru. Pada atomizer jenis RDA kapas sangat penting sekali keberadaanya, karena kapas ini berfungsi sebagai media untuk penampungan liquid. Artinya kapas yang sudah putus berarti daya tampung liquidnya sudah tidak optimal lagi dan menyebabkan bau gosong ketika di firing. 

Kapas Vapor Cepat Kering dan Putus
Kapas yang digunakan usahakan memiliki daya serap liquid yang bagus serta gunakanlah kapas organik. Penggunaan kapas organik lebih disarankan dari pada jenis kapas yang lain karena tidak mengandung zat pemutih serta flavor yang dihasilkan lebih nikmat. Untuk anda yang kapasnya sering putus jangan berputus asa. Berikut ini Penyebab Kapas Cepat Putus: 

1. Diameter Coil 
Ukuran diameter coil terlalu kecil, hal ini menyebabkan kapas yang masuk ke dalam coil cuma sedikit sehingga kapas menjadi tidak awet. 

2. Penggunaan Kapas 
Kapas yang digunakan terlalu padat atau tebal. Hal ini menyebabkan aliran liquid ke coil menjadi tidak lancar. Jadi saat pemasangan kapas jangan terlalu sesak atau longgar. 

3. Settingan Watt 
Settingan Watt yg terlalu tinggi yang menyebabkan coil menjadi terlalu panas dan menyebabkan kapas menjadi cepat kering dan putus. 

4. Settingan Airflow 
Pengaturan airflow yang agak tertutup menyebabkan sirkulasi udara pada atomizer yang kurang bagus sehingga udara yang masuk ke dalam atomizer sedikit. Hal ini menyebabkan ruangan didalam atomizer menjadi sangat panas dan membuat kapas capat kering dan putus. 

5. Berlebihan 
Berlebihan disini maksudnya ketika anda menginginkan uap yang dihasilkan vapor anda banyak, lalu anda menghisap atau menyedot vapornya terlalu lama. Hal ini dapat menyebabkan kapas cepat putus karena kapas menjadi cepat kering. 

6. Telat nge drip liquid
Ketika kapas yang anda gunakan sudah kering dan lupa mengecek atomizer. Anda asal menghisapnya, dapat dipastikan kapas anda akan putus bahkan bisa terbakar. 

7. Chain Vaping 
Penggunaan vapor yang dilakukan secara terus menerus akan membuat atomizer anda menjadi panas. Liquid yang ditengah-tengah coil menjadi cepat habis dan memicu putusnya kapas. 

8. Daya Serap Kapas 
Kapas yang daya serapnya kurang akan membuat aliran liquid dari bagian bawah menuju ketas menjadi tidak lancar. Hal ini membuat kapas yang ada di dalam coil lebih cepat kering dan putus. 

9. Panas coil 
Panas yang dihasilkan coil tidak merata atau tidak imbang (double coil) akan membuat kapas menjadi putus. Solusinya saat firing pertama sebelum memasang kapas dilakukan ppenyettingan. Usahakan panas coil merata di mulai dari tengah dahulu. Terlebih lagi saat menggunakan double coil usahakan panasnya bersamaan, jangan panas sebelah. 

Semoga setelah anda membaca artikel tentang penyebab kapas vapor cepat putus ini. Anda dapat mengetahui cara-cara pencegahannya dan membuat kapas anda menjadi lebih awet.

8 comments

Thanks bro sangat bermanfaat buat pemula spt ane.��

gan vape ane ko keluar api ya? 50 watt dipencet bentar udah merah coilnya. waktu pake watt 62 ga begini biasanya. mohon pencerahannya gan.

gan gini saya kan maen pake tesla ohm nya 0.57-0.6 lah,nah volt nya level 4 (5.85 volt) nah watt yang di hasilkan sekitar 72 watt, dan apakah itu aman??saya pake single coil 11 lilitan

Ha? cilnya ada kapas serta liquidnya gak itu gan? kok malah debus. haha
yang dipakai ukuran itu bukan wattnya gan, tapi voltasenya. setting voltnya pada 3,5 sampai 4,2. cari yang cocok. wattnya akan ngikut sendiri

Apa gak panas itu gan?
sebaiknya diturunin aja gan.

Untuk yg pake tesla aman atau enggak bisa di cek dengan volt dan ohm segitu dapat berapa ampere, kalo masih di bawah batas ampere baterainya sih ya aman2 aja. Tp saran sih main di 0,24-0,35 ohm dan main di 4,2 volt buat flavour lebih berasa. Just info


EmoticonEmoticon