Saturday, October 22, 2016

Cara Membuat Atau Melilit Coil Secara Sederhana

Kali ini Vapor Terbaik ingin memberikan cara membuat ataupun melilit coil vapor/ vape dengan mudah dan disertai video. Coil yang terdapat dapat atomizer vapor adalah elemen yang terbuat dari kawat yang nantinya akan dipanaskan untuk menguapkan liquid pada vapor anda. Coil ini sangat memngegaruhi tebal tipisnya uap yang dikeluarkan serta flavour yang didapatkan. Oleh karena itu dalam pembuatan coil sebaiknya dibuat serapi mungkin dan disesuaikan dengan device anda (seperti tesla, wismec, evic vtc / vtwo, istic pico maupun lainnya). 

Pembuatan coil ini sangat mudah sekali apabila anda rajin mencobanya. Memang saya dulu saat pertama kali mencobanya agak sulit, hasilnya tidak rapi dan menghabiskan waktu yang lumayan lama. Tetapi saya sekarang dapat mengatakan dalam pembuatan coil ini sangat mudah sekali. 5-10 menit saja sudah bisa recoil dan wicking (memasang kapas). 

Yang perlu diperhatikan dalam membuat coil adalah mengetahui tentang Ohm's Law (Hukum tentang ohm). Anda harus mengetahui kemampuan baterai dan device (mod) anda. Apakah untuk nilai ohm segitu mampu atau tidak. Lebih lengkapnya silahkan baca ini terlebih dahulu: 
Setelah anda sudah memahami tentang ohm law, sekarang lanjut ke tahap inti. Yaitu 2 cara membuat coil secara sederhana

1. Manual 
Membuat coil manual ini maksudnya alat bantu yang digunakan adalah obeng presisi yang mempunyai ukuran diameter. Sebagai contoh kali ini saya menggunakan obeng presisi dengan diameter 2,5mm. Alat dan bahan yang lain ada kawat khantal ukuran 24 AWG, pinset, tang/ pemotong kuku. 
Alat dan bahan membuat coil
Alat dan bahan membuat coil
Langkah yang pertama dilakukan adalah pegang obeng presisi dengan tangan kiri dan jempol menekan kawat. Lalu putar kawat searah jarum jam sambil agak ditarik. Pelan-pelan agar rapi sambil di putar terus sampai berapa lilitan (itu terserah anda) Kalau saya biasanya di 5-6 lilitan saja. Pada kaki kaki coil sebaiknya ditarik menggunakan tang agar kencang. setalah itu kawat yang sisa dapat di potong (sisakan panjang kaki-kaki coil 1-2 cm agar saat pemasangan coil ke atomizer lebih mudah). Coil sudah jadi tinggal di pasang di atomizer anda. 

2. Alat bantu coil master
Banyak sekali beredar di toko-toko online alat yang digunakan untuk membuat coil ini seperti merk Kuro Concepts Coiler, Jig Coil dan Coil Master. Konsepnya juga sama dengan membuat coil dengan obeng tadi tapi ini lebih praktis. Anda tinggal memutar-mutarnya saja. Kekurangan alat ini apabila untuk membuat coil yang renggang agak susah. 
Cara membuat coil dengan coil master
Cara membuat coil dengan coil master
Masukkan kawat ke dalam lubang kecil yang terdapat pada coil master, lalu pasang penutupnya (step 3). Tekan kawat dengan jempol lalu putar searah jarum jam. Anda tinggal menghitung barapa lilitan yang anda inginkan lalu copot penutupnya dan tarik kawat dengan obeng agar kencang. Copot coil dari coil master dan potong kaki-kaki kawat seperti yang saya jelaskan tadi. Coil siap digunakan. 

Langkah-langkah memasang coil ke atomizer (RDA) 
  1. Masukkan obeng yang diameternya sama ke dalam coil. Fungsinya obeng disini untuk menjaga bentuk coil tetap jadi lingkaran dan untuk mengatur posisi coil. 
  2. Kendurkan (dilepaskan juga bisa) sekrup pada kutub positif dan negatif atomizer (biasanya berupa tiang). 
  3. Masukkan kaki-kaki kawat ke kutub positif dan negatif atomizer. Perhatikan kawat jangan menyentuh bagian lain (dasar dan penutup) dari atomizer selain tiang kutub. Biarkan kawat masih dalam kondisi melilit obeng. Jika 3 tiang, masukkan ujung-ujung kawat ke tiang tengah dan pinggir (kiri / kanan sama saja). Jika 2 tiang, masukkan ujung-ujung kawat ke tiang kiri dan kanan. 
  4. Kencangkan sekrup pada tiang kutub positif & negatif atomizer. Apabila kaki-kaki kawat sisa (terlalu panjang) potong dengan potongan kuku atau tang. 
  5. Atur posisi coil agar diatas airflow atau disamping airflow (Tergantung atomizer yang digunakan, disesuaikan letak airflownya) yang penting udara yang masuk dari airflow nanti mengenai coil. 
  6. Lepaskan obeng tadi dari coil. 
  7. Tekan tombol firing (tombol untuk menyalakan device), sampai lilitan menyala merah, lalu lepaskan tombol firing. Lalu tekan perlahan ujung kiri kanan lilitan dengan tang / pinset, sehingga lilitan merapat dan rapi. 
  8. Tekan tombol firing lagi, Apabila anda menggunakan double coil, apakah coil dapat menyala dengan waktu bersamaan? Apabila belum anda dapat mengencangkan sekrup ataupun menggerakkan coil dengan pinset. 
  9. Ulangi langkah ini beberapa kali sampai lilitan rapi dan menyala dengan bersamaan. 
  10. Masukkan kapas organik, jangan terlalu padat, jangan terlalu longgar. 
  11. Teteskan liquid sampai menyerap merata di seluruh kapas organik. 
  12. Tekan tombol firing selama beberapa detik, cek apakah ada bagian kawat yang menyala selagi kapas organik masih basah. Jika ada bagian kawat yang menyala padahal kapas organik masih basah, uap yang kita hirup akan terasa panas & sangat tidak enak. Coba ganti kepadatan kapas (dilonggarkan / dipadatkan), rapikan bentuk lilitan, atau kalau masih tidak bisa, ulangi buat coil baru (kaskus) 

Agar anda lebih paham lagi saya sertakan video cara recoil yang saya ambil dari youtube. Mulai dari membuat coil sampai pemasangan kapas (wicking):


Demikian artikel tentang cara membuat atau melilit coil vapor dengan mudah. Semoga dapat membantu menghemat pengeluaran anda dalam hal recoil vaporizer.

9 comments

makasih info nya buat saya yg baru pake vape info nya sangat ber manfaat

info yang menarik untuk dibahas.. jgn lupa kunjungan di wikivapor

nice info suwun.
bahas perbedaan coil renggang sama yang rapat dong om, terimakasih.

Udah saya bahas gan, thank atas masukannya


EmoticonEmoticon