Wednesday, March 29, 2017

Macam Macam Liquid Vape (Menurut Rasa Dan Negara Pembuatnya)

Kali ini saya berbagi pengetahuan tentang berbagai macam liquid vape, termasuk negara mana saja yang membuat liquid untuk negara kita ini serta rasa-rasanya. Untuk daftar harga liquid vape ini silahkan anda cek sendiri di instagram atau tokopedia ya. Soalnya untuk harganya tiap seller berdeba-beda dan harganya untuk waktu ini baru tidak stabil.

Liquid merupakan kebutuhan pokok para vapers, tidak punya liquid sama saja tidak bisa ngebul. Menurut saya pribadi harga liquid itu termasuk lumayan sekitar 100ribu sampai 200ribu walaupun bisa untuk semingguan, berbeda dengan rokok konvensional, kita cukup mengeluarkan uang 15ribu perhari, rasanya tidak terlalu berat untuk melepas uang segitu. Jadi sebelum membeli liquid jangan sampai salah, harus cocok dengan lidah kita.

Macam Macam Liquid Vape (Menurut Rasa Dan  Negara Pembuatnya)

Maka dari itu sebaiknya anda perlu mengenal berbagai macam liquid untuk vape ini. Liquid yang dijual di pasaran ada yang mengandung nikotin maupun tidak. Untuk anda yang seorang perokok dan mencoba untuk berhenti merokok dengan menggunakan vape, sebaiknya gunakan terlebih dahulu liquid yang mengandung nikotin dan nanti secara bertahap gunakan yang tidak mengandung nikotin. Hal ini dimaksudkan agar tidak nagih untuk menggunakan rokok lagi. Soalnya yang membuat nagih rokok itu karena kandungan nikotinnya. Tapi itu terserah anda, mau pakai yang ada nikotinnya ataupun tidak.


Baca juga: Kandungan dan Komposisi Liquid Pada Vape

Macam Liquid Vape Berdasarkan Negara Pembuat
1. Indonesia
Jangan salah, Negara tercinta kita ini sudah banyak brewer-brewer yang mampu membuat liquid yang tidak kalah dengan produk dari US ataupun malaysia lho. Liquid lokal karya anak bangsa yang terkenal antara lain: The Logos, Hero 57, Bananarilla, Susu Bro, Screaming, dan masih banyak lagi. Kalau saya sebutin semua bisa-bisa tangan saya buat ngetik bisa protol. hehe

2. US
US merupakan salah satu produsen liquid dengan harga yang paling mahal di indoneisa. Hal ini kemungkinan karena faktor jarak yang jauh dari negara kita. Jadi untuk biaya import ke negara indonesia cukup mahal. Liquid yang berasal dari US banyak sekali merknya, contoh liquid yang masuk ke indonesia antara lain: Naked, Golden Ticket, Cuttwood, Five Pawns dan masih banyak lagi.

3. Malaysia
Liquid yang bersal dari malaysia ini ada beberapa merk yang masuk ke indonesia. Diantaranya adalah: Hang out (HO), CLoud niners (CN), Nasty Juice, Fizzy cola, Musang King dan masih banyak lagi.

Macam Liquid Vape Berdasarkan Rasanya
1. Creamy
Rasa creamy ini memiliki banyak peminat karena memang rasanya enak, manis manis dengan varian rasa yang berbeda-beda, ada coklat, strawbery, susu, pisang ataupun perpaduan dari berbagai rasa. Yang jelas rasa liquid creamy ini untuk lidah indonesia memang sangat cocok.

2. Fruity
Liquid fruity dari artinya saja bisa ditebak, liquid ini rasanya buah-buahan seperti melon, mangga, stawbery dan lain sebagainya. Untuk harganya lebih murah daripada yang creamy, tetapi kalau Fruitynya milik US seperti naked ya lebih mahal ya. haha

3. Rasa Rokok
Dari namanya saja sudah jelas bahwa liquid ini rasanya seperti tembakau pada rokok. Saya sendiri belum pernah mencoba jenis liquid ini. Kata teman saya rasanya agak sedikit pahit. Kalau ada yang mau menambakan silahkan tulis pada kolom komentar.

Demikian artikel tentang Macam macam liquid vape berdasarkan negara pembuat dan rasanya.
Read More

Tuesday, March 28, 2017

Perbedaan Rda Goon Clone Dan Authentic

Perbedaan rda goon clone dan authentic (oten) dapat anda lihat dari material, finishing, detail, quality control. Walapun secara sekilas tampilannya sangat mirip, kalau tidak jeli bisa tertipu. Oh iya untuk perbedaan goon 22 dan 24 itu hanya terletak pada ukurannya. 22 itu maksudnya 22mm sedangkan 24 adalah 24mm.

Perbedaan rda goon clone dan oten itu juga bisa anda lihat dari harganya. Untuk harga goon authentic sekitaran 900’an ribu sedangkan yang clone harganya sekitar 150 sampai 250, soalnya ada clone yang cuma asal-asalan buat dan ada yang lumayan bagus.
Perbedaan Rda Goon Clone Dan Authentic
Perbedaan Rda Goon Clone Dan Authentic
Dari gambar di atas anda dapat mencermatinya, mana yang oten dan mana yang clone. Nah perbedaan antara rda goon clone dan authentic adalah:

1. Harga

Jelas sekali inilah yang membedakan antara goon oten dan clone. Harga yang oten bisa sampai 4x dari yang clone. Untuk anda yang baru dalam dunia pervapingan harap berhati-hati, soalnya ada juga seller nakal yang mengatakan bahwa rda clone dikatan oten dan dijual dengan harga yang tinggi.

2. Packaging

Packaging atau wadah saat pembelian goon yang oten cuma menggunakan kantong yang ada kolornya sedangkan Goon clone menggunakan box. Ini sebenarnya juga bukan patokan untuk membedakannya, soalnya saya juga memakai RDA ini tetapi yang clone dan wadahnya pun juga menggunakan kantong.

3. Material
Material atau bahan yang digunakan untuk membuat RDA ini jelas berbeda sekali dan ini merupakan patokan yang bisa dibilang akurat untuk membedakan mana yang oten dan clone. Saya kurang tahu nama bahannya apa, tapi apabila dipegang aja udah terasa mana yang oten dan tidak. Yang clone sangat ringan dan yang oten lebih berat, teksturnya yang clone ini agak kasar dan tipis.

4. Kode
Goon Authentic menyematkan serial kode unik di bawah dek, sedangkan Goon Clone tidak, walapun kadang ada juga clone yang memberi kode juga. Haha

5. Lubang Airflow
Lubang air flow pada RDA Goon Clone lebih besar daripada yang Goon authentic. Serta kadang utuk yang clone lubang airflownya itu gak pas antara. Misal 3 lubang dibuka semua, ada 1 yang gak full terbuka.

6. Finishing Dan Quality Control
Yang bisa dijanjikan dari authentic RDA adalah build dan quality yang pasti punya standart tersendiri, nah disini flavor yang bisa dibilang terjaga karena build nya punya standart. Lihat gambar di atas antara yang oten dan tidak, disitu dapat dilihat bahwa yang clone itu tidak rapi dalam pembuatannya terlihat cuma asal-asalan saja.

Ada yang bilang soal flavour antara yang oten dan clone adalah 11/ 12, hampir sama saja. Saya gak membantahnya, soalnya memang benar. Ada yang flavournya memang mirip, tapi lembali lagi ke point di atas soal finishing dan quality control. Dalam pembuatan Rda clone quality contronya tidak seketat yang oten, jadi bisa di bilang gambling gak pasti semua bagus.

Demikian artikel pembahasan tentang perbedaan antara RDA goon yang clone dan authentic. Semoga dapat bermanfaat.
Read More

Mengenal Bagian Komponen Dari Vape

Apa saja sih bagian bagian dari vape itu? Banyak, karena vape itu tersusun dari beberapa komponen dan apabila salah satu komponen itu tidak ada maka tidak bisa digunakan untuk vaping. Bagian komponen dari vape itu sendiri terdiri dari 3 bagian utama, yaitu atomizer mod, baetrai dan tentunyai liquid.

ATOMIZER
Atomizer merupakan bagian dari komponen vape yang digunakankan untuk mengasilkan vapor (uap). Atomizer merupakan tempat atau wadah dari liquid yang didalamnya terdapat coil dan wick (kapas). Coil merupakan gulungan kawat yang berfungsi untuk memanaskan liquid, sedangkan kapas merupakan tempat peresapan dari liquid.
Atomizer sendiri ada 3 jenis yaitu:
  1. RTA
    RTA merupakan singkatan dari rebuildable tank atomizer. Jadi jenis atomizer ini adalah atomizer yang memiliki tank. Umunya tank ini terbuat dari kaca, apabila kurang berhati-hati dapat pecah. Anda dapat menampung liquid yang lebih banyak dari pada menggunakan RDA. Tetapi kekurangan dari atomizer jenis ini secara umum cloud yang di hasilkan lebih sedikit daripada menggunakan RDA. 
  2. RDA
    RDA merupakan singakatan dari rebuildable dripping atomizer. Jadi untuk mengisi liquidnya anda perlu sering-sering untuk mendripping atau meneteskan liquid. Walaupun harus sering-sering ngedrip, kelebihan dari atomizer jenis ini adalah uap yang dihasilkan lebih banyak dari pada RTA. 
  3. RDTA
    Nah kalau atomizer yang ini merupakan gabungan dari si jenis RTA dan RDA. Apabila tank pada RDTA ini pecah masih bisa digunakan, tidak seperti RTA. Jadi nanti fungsinya nanti seperti RDA.
Gambar Jenis Atomizer

Note: Ini merupakan gambaran secara umum, untuk hasil cloud maupun flavor itu tergantung dari liquid yang anda pakai, wire(kawat), settingan, bahan atomizer dan performa dari device anda.

MOD
Mod adalah badan, bagian utama dari vape yang di dalamnnya terdapatkan baterai dan rangkaian listrik yang digunakan untuk menyalurkan arus lisrtik kedalam atomizer.
Gambar Mod Boxer
Mod vape pun juga terdapat 2 jenis, yaitu elecktrical dan mechanical. Untuk menegathui perbedaan lebih jauh tentang 2 mod ini silahkan baca pada link artikel berikut ini:
Perbedaan Mod Mechanical dan Electrical

BATERAI
Baterai merupakan sumber energi yang nantinya arus listrik akan disalurkan ke atomizer untuk memanaskan coil, sehingga liquid dapat berubah menjadi uap.
Sony VTC

Karena vape merupakan perangkat yang membutuhkan energi cukup besar, jadi baterai yang digunakannya pun bukan sembarangan baterai. Silahkan baca artikel dibawah ini untuk baterai yang aman digunakan untuk vape:
Baterai Yang Cocok Untuk Vape

LIQUID
Anda sudah punya mod, atomizer dan baterai. Tanpa punya liquid percuma saja, anda tidak bisa vaping. Soalnya liquid merupakan cairan khusus yang dibuat untuk vape untuk menghasilkan uap.
Liquid Vape Ultra

Banyak sekali jenis dan rasa dari liquid ini. Ada yang mengandung nikotin maupun tidak. Rasanyapun juga banyak sekali, seperti rasa susu coklat, strawbery, buah-buahan, ataupun rasa yang seperti rokok pada umumnya. Anda dapat membelinya sesuai selera lidah.

Alat-Alat Tambahan

Dalam penggunaan vape perlu adanya alat-alat tambahan agar penggunaanya pun lebih mudah. Seperti Charger eksternal, Obeng dan Pinset. Obeng dan pinset ini digunakan untuk membuat coi. Apabila anda malas membuat sendiri dan pilih membawanyanya ke vape shop ya tidak perlu alat ini.

Demikian artikel tentang komponen komponen dari vape. Semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Read More

Thursday, March 2, 2017

Cara Mengatasi Vape Tongue

Vape Tongue adalah suatu kondisi dimana lidah tidak dapat merasakan ataupun menikmati flavour saat vaping. Tongue fatigue dalam bahasa Indonesia dapat di artikan kejenuhan pada lidah. Jadi apabila anda saat vaping bisa menimati liquid yang digunakan terus tiba-tiba dengan settingan yang sama flavournya terasa hambar dan sama sekali tidak nikmat, ini bukan device anda yang rusak. Tapi anda terkena vape tongue.

Walaupun ini tidak terlalu berbahaya tapi sangat mengganggu sekali, karena anda tidak bisa menikmati vaping. Kondisi ini akan terjadi selama beberapa waktu. Ada yang hitungan jam sudah sembuh ada juga yang sampai berhari-hari. Hal ini tergantung dari kondisi tubuh masing-masing individu.

Berikut ini adalah Tips atau cara menghindari atau mencegah vape tongue:


1. Jangan vaping dengan satu rasa liquid saja.
Ganti rasa liquid sesekali untuk melepaskan kebosanan. Misalnya anda suka dengan rasa coklat. Setelah vaping beberapa waktu (ibarat setengah hari). Rasa coklat itu akan mulai berkurang rasanya. Maka coba ganti dengan rasa liquid yang lain, tentunya juga yang ada sukai. Nanti bisa lagi ganti dengan rasa coklat dan terasa sangat nikmat seperti pertama kali. Intinya jangan itu-itu saja. Bosan.
Cara Mengatasi Vape Tongue
2. Jangan chain vaping (terus-menerus)
Hal ini memang tidak disarankan karena juga akan membuat device anda cepat panas. Lidah yang diberi rasa yang sangat kuat seperti pada liquid yang kita pakai ini akan membuat sensitifitas lidah menjadi berkurang. Di tambah lagi uap/ cloud yang dihasilkan saat vaping ini terasa hangat. Jadi tidak baik untuk lidah. Maka istirahatlah sejenak untuk mengembalikan kondisi lidah.

3. Minum air putih yang banyak
Yang dimaksud banyak ini bukan sampai perut anda menjadi kembung. Tapi secukupnya, jangan sampai kekurangan. Karena sifat liquid ini adalah mengikat air. Jadi apabila anda vaping dan anda kurang minum dapat membuat bibir, tenggorokan, mapun lindah anda terasa kering.

Cara Mengatasi Vape Tongue
Buat anda yang sudah terlanjur terkana vape tongue, tidak usah kawatir. Vapor terbaik sudah mengumpulkan caranya dari teman-teman vapers yang lain. Berikut ini adalah caranya:
1. Coba minum kopi pahit.
2. Taruh garam di pangkal lidah.
3. Minum air putih yang cukup.
4. Istirahat alias libur vaping dulu kira-kira 1-2 hari.

Demikian artikel tentang cara mengatasi vape tongue. Semoga dapat bermanfaat bagi anda. Jangan lupa minum air putih secukupnya ya.
Read More

Tuesday, February 21, 2017

Perbedaan Penggunaan Coil Rapat dan Renggang (Spacing)

Kali ini saya akan berbagi pendapat saya dalam menggunakan coil yang di buat rapat dan renggang pada vape. Dalam penggunaan vape, coil merupakan pemanas yang digunakan untuk menguapkan liquid. Dalam penggunaanya coil akan sangat mempengaruhui flavor dan cloud yang dihasilkan.

Dari waktu ke waktu penggunaan vape berkembang dengan sangat pesatnya. Sebagai manusia kita diberikan akal pikiran untuk berkembang. Ingin mencoba sesuatu hal yang baru, tidak itu-itu saja. Saat pertama kali saya memakai vape, saya hanya mengenal coil yang dibuat secara rapat, tetapi untuk sekarang saya juga mengetahui coil yang dibuat renggang. Berikut ini adalah Perbedaan Penggunaan Coil Rapat dan Renggang (Spacing)

Perbedaan Penggunaan Coil Rapat Dan Renggang
Tentang Volume

Coil yang dibuat renggang memiliki jarak optimal yang aka membuat liquid bisa tertampung banyak pada permukaan kapas. Cairan memiliki meniscus pada suatu objek padat bila meniscus antar kaat bertemu, kohesifitas cairan kan membuat volume liquid pada permukaan kapas menjadi lebih banyak dibandingkan volume yang terdapat pada celah coil yang rapat atau terlalu renggang. Hal ini dapat dibuktikan pada gambar di bawah ini.
Perbedaan Penggunaan Coil Rapat dan Renggang (Spacing)
Dari gambar di atas coil dibuat menjadi terlalu renggang, renggang (optimal) dan rapat. Nah yang ditandai tersebut merupakan coil yang dibuat renggang yang optimal. Anda dapat melihat bahwa liquid dapat tertampung banyak jika anda menggunakan coil yang dibuat renggang.
Baca juga: Cara Membersihkan Coil Yang Gosong Dan Berkerak
Tentang Flavour dan Cloud
Gambar di atas menjelaskan bahwa coil yang dibuat renggang akan menghasilkan flavor yang lebih nendang dibandingkan dengan coil yang rapat tetapi untuk cloud (Vapor) lebih sedikit. Hal ini karena coil yang di buat renggang, permukaan coil yang menyentuh kapas lebih sedikit.
Perbedaan Penggunaan Coil Rapat dan Renggang (Spacing)
Dari pengalaman yang sudah saya coba untuk coil renggang dengan ukuran 26 AWG dengan mode watt, flavour yang didapatkannya pun sama dengan yang dibuat rapat. Berbeda jika kita menggunakan kawat dengan ukuran yang lebih besar seperti 24 AWG dan mode yang digunakan Temperature Control (TC), Flavournya lebih nendang.

Tentang Kapas (WICK)

Seumpama antara pengguna coil rapat dan renggang sama-sama terkena dryhit, kapas mana yang dapat putus terlebih dahulu? Kalau menurut saya yang putus duluan adalah coil rapat. Karena panas yang dihasilkan coil hanya terpusat pada satu titik saja, berbeda dengan coil yang dibuat renggang, panasnya tersebar rata.
Baca juga: Merk Kapas Organik Untuk Vape
Berapa jarak space yang paling optimal apabila ingin pakai coil renggang jika dihitung dalam milimeter? Saya tidak tahu pastinya, saya gak pernah ngukur pakai penggaris dan saya kalau membuat coil renggang cuma pakai insting saja. Jadi silahkan berkreasi sendiri. Hehe

Bagaimana kalau menurut anda? Ingin pakai coil yang rapat atau renggang?
Untuk selera kembali ke anda. Lebih mantap yang rapat atau renggang.
Read More

Sunday, February 12, 2017

Penyebab Lain Vape Sering Shorted atau Ohm Too Low

Dibandiing Mod mechanical, kelemahan dari MOD electrical adalah sering munculnya pemberitahuan-pemberitahuan dari tampilan screen. Seperti shorted ataupun ohm to low. Walaupun itu dapat dikatan kelemahan tapi di lain sisi sebenarnya chip yang terdapat di mod agan ini bermaksud melingdungi bahasa yang timbul dari kesalahan pemakaian.

Dalam artikel saya yang dulu membahas masing-masing dari penyebab vape yang short ataupun Ohm to low. Dari penjelasan itu saya mengatakan bahwa yang menyebabkan biasanya dari pemasangan ataupun penggunaan coil yang salah.
Baca juga : Penyebab dan cara mengatasi atomizer to low
Secara umum memang penyebabnya seperti itu dan mudah untuk memperbaikinya. Tetapi chip yang terdapat di mod anda tidak serta merta hanya memberitahukan karena kesalahan dari coil yang digunakan. Banyak yang sudah mengikuti panduan yang saya berikan untuk mengatasi hal tersebut tetapi masih saja masalahnya belum sembuh.
Baca juga: Cara Mengatasi atomizer short

Penyebab Lain Vape Sering Shorted/ Ohm Too Low
 
Berikut ini adalah penyebab sering munculnya masalah vape sering shorted ataupun ohm to low:
1. Atommizer Tidak Terpasang Sempurna
Anda sering tidak menyadari hal ini karena memang mod dari luar tampak baik baik saja. Tidak ada masalah apapun. Saat pasang copot rda atau rta ke MOD yang terlalu sering itu akan menimbulkan efek, seperti grat pada conektor menjadi aus sehingga pemasangannya pun menjadi tidak sempurna.

2. Konslet Pada Kabel
Selain berakibat ausnya grat pada conektor, Pemasangan (Pasang copot) atomizer yang terlalu sering juga akan membuat kabel yang di dalam mod menjadi konslet ataupun putus. Ada sebagaian jenis mod yang kabelnya gampang robek akibat tergesek conektor yang naik turun waktu lepas pasang atomizer. Selain itu ada juga baut connector ke kuningan yang menuju kabel ada semacam ring karet yang kalau udah meleleh malah menghalangi konektor ke kabel.

3. Chip Mod Rusak
Ini merupakan masalah terburuk apabila penyebab yang timbul bukan dari yang saya jelaskan beberapa waktu lalu ataupun karena hal di atas. Akibat pemakaian vape yang sudah terlalu lama ataupun penggunaan yang asal-asalan bisa menyebabkan hal seperti ini. Mod electrical merupakan barang elektronik seperti barang-barang elektronik lainnya yang sewaktu-waktu bisa mengalami kerusakan.
Penyebab Lain Vape Sering Shorted/ Ohm Too Low

Jadi untuk memperbaiki hal ini kembali lagi ke kuputusan anda. Berani membongkarnya atau tidak. Kalau tidak berani sebaiknya di bawa ke tempat yang sudah profional dalam bidang ini.

Ada beberapa mod yang memang sulit untuk kita bongkar, seperti pada finder karena baut bagian bawahnya terdapat lapisannya. Oleh karena itu kita harus merusaknya. Tetapi ada cara yang menurut saya lebih efektif agar lapisannya tidak rusak, yaitu dipanasi dengn heatgun.

Semoga artikel tentang penyebab lain vape yang sering timbul masalah short ataupun low ini dapat bermanfaat bagi dan mod anda dapat digunakan lagi.
Read More

Saturday, February 11, 2017

Cara Escribe Mod Dna Untuk Setting TC (Disertai Foto)

Apabila anda mempunyai mod dengan chip DNA dan ingin melakukan setting escribe bisa membacanya pada artikel berikut ini. Escribe pada mod DNA ini dapat digunakan untuk memaksimalkan performa dari mod. Settingan Escribe ini bisa digunakan untuk Therion 75, 133, 166, Finder 75, 133, 167, DNA 200 DNA 250 Ataupun yang lainnya. Saya sendiri tidak hafal secara keseluruhan. Yang penting si MOD memakai chip dari evolv seperti DNA 60, 75, 200 maupun 250.

Anda dapat mengaktifkan atau menggunakan Temperatur control (TC), mengedit profile ataupun mengubah tampilan screen dan lain sebagainya. Yang jelas setting escribe ini menurut saya memang perlu dilakukan karena bisa membuat firing mod menjadi lebih galak.

Yang perlu disiapkan dalam mensetting escribe adalah:
1. Laptop atau PC
2. Kabel USB
3. Mod yang pastinya dengan Chip DNA
4. Software atau aplikasi escribe
5. Kopi, kalau anda tidak suka kopi dapat digati dengan susu. haha

Langkah-langkah setting escribe pada Mod DNA:

  1. Nyalakan PC anda
  2. Download software atau aplikasi escirbe. Anda dapat mendowloadnya langsung di sini:
    Aplikasi Escribe 
  3. Lalu instal seperti aplikasi yang lain. Ini gratis, tidak perlu memasukan key. 
  4. Setelah selesai tancapkan mod anda dengan PC. Nanti otomatis mendeteksi chip yang agan gunakan. Nah disitu anda bisa mengotak atik sendiri apa yang perlu anda setting. 
  5. Seperti ganti tampilan screen tata letak, tampilan display seperti nilai ohm, volt, temperature, kecerahannya dan lain sebaganya. 
  6. Setelah selsai tinggal klik Upload Settings To Device

Cara setting TC Pada MOD DNA
  1. Build coil renggang menggunakan kawat yg support TC, seperti SS, NI200, dll, (tidak perlu di dry burn), pasang kapas dan pasang atomizer ke mod, kemudian basahkan dengan liquid.
    Apa build coilnya harus renggang? Tiak, rapat pun bisa tapi lebih rekomended build renggang, dengan alasan coil tidak cepat mencapai limit suhu dan suhu cepat turun, hasilnya pun akan lebih nikmat. 
  2. Jalankan escribe, colok mod ke pc/ laptop anda. Seperti langkah di atas. 
  3. Tentukan profil untuk atomizer yang terpasang, terserah profil berapa.
      
    Cara Escribe Mod Dna Untuk Setting TC (Disertai Foto)
    Cara Setting Escribe Pada Mod DNA
  4. Kasih nama di kolom nama atau bisa menggunakan custom screen, bikin custom screen menggunakan aplikasi berikut ini: Aplikasi Custom Screen
    Apabila anda males buat sendiri anda dapat mendownload custom screen yang yang dibuat oleh teman-teman kita di sini: Kumpulan Custom Screen Mod Dna
    Setelah itu klik uplod dan pilih image yang telah dibuat tadi. 
  5. Isikan angka power yang diinginkan di kolom power, klik thick box temperature dan isikan angka temperature yang diinginkan, ideal mulai 420F atau 220C (tergantung selera).
    Penjelasan:
    420F itu limit suhu maksimal coil, analoginya begini motor harus menempuh jarak 420 meter (suhu maksimal). Kecepatan motor = watt. Semakin besar buka gas semakin cepat sampai ke tujuan. Semakin pelan ya semakin lama sampainya.
    Misal: di settting 420F maka coil akan bertahan di suhu 420F mod akan menjaga suhu coil maksimal di 420F dengan cara menaik turunkan watt secara otomatis. Efeknya semakin tinggi suhu semakin panas uapnya. 
  6. Pilih coil material sesuai dengan jenis coil yang dipakai, isikan preheat power, preheat punch dan preheat time sesuai selera, untuk penjelasan preheat power, punch dan time dapat dilihat di sini: Pengertian Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time 
  7. Setelah selesai klik Uplod ke mod dengan cara klik "Uplod Setting To Device" 
  8. Sekarang bagian terpenting, biar tidak terjadi slow firing. klik tombol "atomizer analyzer", perhatikan angka resisten yg di bold. liat angka tertinggi yg ditampilkan.

    Cara Escribe Mod Dna Untuk Setting TC (Disertai Foto)
  9. Klik tombol "Override Ohms", klik "Yes" dan isikan angka resisten yg di bold tadi di kolom yg disediakan, klik ok , tidak perlu lagi klik upload, silahkan tes firing, setingan yag benar watt akan stabil di power yang kita setting sampai kapas mulai kering baru wattnya turun, jika coil dingin maka dia akan langsung ke watt preheat yang kita setting baru berangsur turun ke power yang kita setting.
  10. Selesai
Terus kalau pakai wire clapton perlu di escribe lagi gak?
Yang perlu di escribe itu adalah materialnya (ss/ni200/Nife dsb), bukan bentuk coilnya. mau single coil, dual, quad, octa, clapton, flat, yang dikenali adalah bahan/ material.

Agak rumit ya? Memang kalau baru pertama kali mencoba agak sedikit rumit, tapi klau anda sudah terbiasa dengan escribe ini akan terlihat mudah kok. Semoga tutorial cara setting escribe ini dapat bermanfaat bagi anda.
Read More

Friday, February 10, 2017

Yang Perlu Diketahui Saat Menggunakan Temperature Control (TC)

Anda menggunkan mod electrical yang terdapat fitur temperature control (TC) dan anda ingin menggunakan fitur tersebut? Ketika anda akan menggunakan temperatue control untuk mendapatkan hasil yang terbaik buat device, anda perlu memahami hal-hal berikut ini:

Coiling
Saat anda membuat coil buatlah coil yang renggang sebanyak mungkin yang muat di atomizer anda. Muat 8 lilit? Bikin lah 8 lilit. Muat 10? Bikinlah 10 lilit. Diameter coil muat 3mm? bikinlah 3mm. muat 4mm? bikinlah 4mm. Intinya gunakan wire sebanyak mungkin selama itu muat di atomizer anda.

Kenapa? Karena makin banyak wire yang digunakan, berarti makin banyak liquid yang dipanaskan jadi uap, flavor makin berasa. Keuntungan lainnya adalah resistensi (ohm) makin tinggi, jadi watt yang dibutuhkan makin kecil yang akan membuat baterai anda menjadi lebih irit.
Yang Perlu Diketahui Saat Menggunakan Temperature Control (TC)
Coil Renggang
Buat coil sedekat mungkin dengan airflow, sekitar 1-3 mm, dan coil harus berada di jalannya udara dari airflow ke driptip. Logikanya, semakin banyak airflow yg kena coil, semakin berasa flavornya. Misalnya airflow pada atomizernya berada samping, maka bikin coil posisinya sedikit diatas airflow, jangan sejajar. Karena udara jalannya dari airflow keatas kearah driptip.
Baca juga: Fungsi dan Cara Kerja Temperature control pada Vape

Wicking
Saat wicking pada coil usahakan sepadat mungkin, tetapi masih bisa ditarik ke kiri dan kanan kapasnya ketika dimasukkan kedalam coil. Karena kalau terlalu tipis liquidnya mudah habis dan apabila anda tisak segera mengetahuinya kapas tersebut menjadi patah. Untuk pengguna tank, suwir-suwir ujung kapas sebelum dimasukkan ke lubang juice flow, jangan terlalu padat. Silakan search youtube gimana wicking tank yang anda gunakan.

Preheat Dan Power
Gunakan Ohm Law untuk menentukan berapa watt power yang digunakan.
P = V^2 / R
Contoh:
Setelah coiling ikuti cara diatas, resistance 0.4 ohm. Gunakan 4V sebagai patokan power.
Maka Power yang digunakan: P = 4^2/0.4 = 16/0.4 = 40 Watt (Power)
Gunakan 4.5V sebagai patokan preheat.
Maka preheat = (4.5)^2/0.4 = 50 Watt (Preheat)
Kalau dapetnya 0.25 ohm gimana? Hitung lagi pakai rumus diatas.

Temperature
Pastikan anda sudah masuk profile yang benar. Pakai wire SS316L, maka pakailah profile SS316L yang sudah download dari SteamEngine (Mod DNA). Pastikan jenis kawat yang digunakan merupakan kawat yang memang digunakan untuk TC.
Mulailah dengan setting temperature 380F atau 180C. Hisap dan rasakan flavornya.
Naikkan temperaturenya lagi ke 390F atau 190C. Hisap dan rasakan flavornya.
Lanjutkan terus dengan kenaikan 10 derajat sampai berasa sedikit gosong. Ingat, jangan sampai berasa gosong, hanya sedikit gosong.

Apabila Sudah dan sudah dapat, turunkan 10-20 derajat tergantung selera.
Contoh, berasa sedikit gosong pada suhu 440F, maka turunkan jadi 420F temperaturenya. Itu biasanya sweet spot suatu liquid. Silakan dirasa-rasakankan sendiri cocoknya di temperature berapa.
Saya sudah sampe 500F tapi uapnya kok dikit banget ya? Itu tandanya anda kena slow firing.
Silahkan Baca di sini: Cara Mengatasi Slow Firing Pada Mod DNA

Tuning
Jika semua langkah diatas sudah diikuti dan berhasil, saatnya anda tuning sesuai selera. Dimulai dari airflow, enaknya full open atau separuh misalnya. Lalu lilitan dikurangi 2 lilit misalnya. Coil dideketin jadi 1 mm dr airflow misalnya. Diameter coil dikecilin misalnya, atau Preheat dibesarkan lagi agar lebih joss. Nah ini seninya menggunakan mode TC. Anda perlu bereksperimen sendiri, karena setiap liquid ataupun atomizer memiliki sweet spot yang berbeda-beda.

Intinya anda sudah mengerti basic dari TC, sisanya anda berkreasi sendiri. Namanya juga Personal Vaporizer, anda lah yang menentukan. Setting teman anda yang katanya enak banget, belum tentu enak di lidah anda. Explore dan explore lagi untuk mendapatkan hasil maksimal dari kombinasi atomizer, coil, wicking, airflow, temperature, dan pastinya liquid.
Selamat mencoba. Kalau pake clapton, staggered, juggernaut, dan coil art lain butuh power lebih besar.

Sumber: Affani hakim
Read More

Thursday, February 9, 2017

Pengertian Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time Dalam Vape

Banyak sekali fitur-fitur yang terdapat dalam suatu mod electrical yang tentunya bagi orang awam atau yang baru menggunakan vape menjadi sedikit kebingungan. Banyak istilah-istilah baru yang muncul seperti Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time dan lain sebagainya. Oleh karena itu Vapor Terbaik mencoba membantu menjelaskan tentang pengertian istilah tersebut.

Preheat sendiri merupakan fitur yang menurut saya pribadi sangat bagus untuk anda coba. Kal ini karena akan membuat kinerja atau performa mod anda lebih nampol dari pada anda Cuma main standaran aja.

Banyak chip yang sudah menambahkan fitur ini ke dalam produknya seperti DNA, Yihi dan lai sebagainya. Tetapi untuk kali ini saya fokuskan terlebih dahulu tentang pengertian dari istilah Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time pada mod dengan chip DNA.


Pengertian Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time Dalam Vape

Preheat Power adalah Power pertama saat mod ditekan, contoh : power di setting pada 50 watt, sedangkan preheat di setting pada 70 watt. Maka saat di firing pertama kali akan langsung ke 70 watt kemudian turun ke 50watt.

Preheat Punch adalah limit suhu coil yang akan dicapai saat proses preheat. Contoh: limit suhu di setting pada suhu 420F, preheat punch di setting 11, preheat di setting 70 watt, power di setting 50 watt. Maka saat firing pertama kali mod akan naik ke suhu 70 watt, sampai suhu coil mendekati 400F baru turun ke 50 watt.

Preheat Time adalah lama waktu preheat. Misalnya preheat di setting 2 detik, power di setting 50watt, preheat power di setting 70 watt, preheat punch di setting 11, suhu di setting 420F maka saat pertama firing mod akan ke suhu 70 watt selama 2 detik atau jika suhu sudah 400F baru turun ke 50 watt (tergantung mana yang dulu dicapai suhunya atau preheat time nya). Walaupun preheat anda setting tinggi misalnya 100 watt tapi saat firing suhu coil sudah 400F dia tidak akan sampai ke 100 watt, karena mod membaca suhu koil sudah optimal.

Baca juga: Kegunaan fitur preheat pada mod elektrical
Kesimpulan
Semakin tinggi preheat punch maka semakin dekat suhu coil ke limit yang di setting saat preheat. Semakin rendah maka semakin rendah pula suhu target nya, misalnya preheat punch di setting 5 maka saat firing pertama sebelum suhu mendekati 400F dia udah turun ke power yang kita setting. Inilah yang membedakan chip dna dengan chip lain. Preheat dll kita setting sesuai dengan selera masing-masing, sampai didapat flavor, cloud atau karakter vape yang diinginkan. Tujuan dari setting preheat adalah mod siap di gunakan saat pertama kali firing, tidak perlu lagi firing sambil ditiup baru diisap agar suhu coil panas. Maksudnya agar tidak delay.
Read More

Wednesday, February 8, 2017

Tips Cara Mengatasi Mod Dna Kena Temperatur Protect (Slow Firing)

Kali ini saya akan membagikan trik atau solusi untuk mod anda yang terkena Slow Firing atau temperatur protect. Cara ini saya dapat dari Agan Firdaus yang sudah malang melintang di dunia Vape. Yang pastinya dia sudah paham tentang seluk beluk mod yang ber chip DNA maupun Yihi termasuk masalah-maslah yang sering muncul seperti temp protect.

Memang penggunaan vape dengan mod DNA ini cukup ribet, anda perlu melakukan escribe dengaan bantuan komputer apabila menginginkan permorfa si mod DNA menjadi lebih garang lagi.  Berbeda dengan mod-mod yang lain. Ya, ini merupakan salah satu seni. Tetapi apabila anda tidak mau ribet-ribet ya gak usah di escribe aja juga gak pa2. haha
Tips Cara Mengatasi Mod Dna Kena Temperatur Protect (Slow Firing)
Ketika anda ngevape kadang mengalami masalah temperature protect yang tentunya membuat anda menjadi risau, gundah, galau maupun apalah namanya. Temperature protected bisa terjadi karena banyak faktor. Bisa karena lilitan rapat sementara limit temperature di setting rendah,  Preheat terlalu tinggi sementara temperatur di set terlalu rendah atau juga ya memang karena slow firing. Tetapi gak usah kawatir. Anda dapat mengatasinya dengan 2 cara yaitu perlu masuk escribe maupun tanpa masuk escribe. 

Mengatasi Slow Firing/ Temperature Protect Dengan Escribe
Langkah-langkah yang dilakukan adalah:
1.      Silahkan anda buat coil baru
2.      Kemudian Jalankan escribe, klik atomizer analyzer, Silahkan liat angka ohm yg ditampilkan (angka yg hurufnya paling besar).
3.      Klik overide ohm, Kemudian isikan angka yang ditampilkan di analyzer tersebut.
4.      Klik oke, Nilai resistensi di mod otomatis terkunci tidak perlu upload lagi.
Tambahan, kalau mau permanen (setiap colok ke escribe resistensi yang di settting tetap) yaitu dengan langkah:
1.      Klik atomizer analyzer.
2.      Lihat angka yang tertera, kemduian tutup.
3.      Klik tab profile.
4.      Klik lock ohm (dibawah tulisan power).
5.      Isikan angka resisten yg tertera di atomizer analyzer tadi.
6.      Kemudian klik Upload. (Dijamin tidak bakal slow firing lagi)

Mengatasi Slow Firing/ Temperature Protect Tanpa Escribe
Apabila anda tidak mau memakai escribe bisa juga, saat low firing atau sering temp. Protect lakukan ini:
1.      Unlock dulu ohm nya di mod, (locked mod, tekan dan tahan tombol power + up
2.      Firing sepersekian detik
3.      Kemudian lepas atomizer anda.
4.      Setelah itu pasang kembali atomizer anda.
5.      Kemudian lakukan firing lagi dan pilih yes saat ditanya New coil.
6.      Tinggal locked kembali ohm nya.

Kelemahan metode ini adalah nilai resistensi kurang akurat. Misal: Harusnya 0.32 ohm bisa saja terbaca 0.34 ohm. Hal ini karena coil lagi hangat, kalau dibiarkan dingin bisa saja kebaca 0.2 makanya slow firing. Kalau resistensi lebih tinggi dari seharusnya dia tidak Slow firing, tapi akan kerasa dry hit apabila kapas kering. Kalau resistensi terlalu jauh dari aslinya saat di lock maka 100% akan dry hit.

Suhu wajar DNA itu dari 370 sampai kurang lebih 430 atau 450F. Itu sudah panas sekali. Kalau anda memiliki setup sampai 500F ke atas artinya anda mengalami slow firing.
Hal ini terjadi bukan hanya di mod dna saja, di evic vtc mini juga sering, solusinya juga sama, unlock, firing, lepas atomizer, pasang lagi, pilih New coil dan lock lagi.

Sumber: Firdaus Kusuma
Read More

Friday, February 3, 2017

Cara Membuat Coil Clapton serta Kelebihan dan Kekurangannya

Kali ini Vapor Terbaik Ingin berbagi tentang cara membuat coil clapton serta kelebihan dan kekurangannya. Ngomong-ngomong anda sudah mulai menikmati vape? Atau malah memang sudah enjoy dan jadi habit? Welcome to the club folks! Berarti anda sudah mencoba berapa lilitan yang enak, berapa watt yang cocok, enaknya ngulik coil dan setting, dan masih banyak lagi. Sekarang kita berbicara tentang coil. Sudah coba dong bagaimana bedanya flavor coil yang dibuat dari bare wire dibandingkan dengan twisted wire dan parallel wire. Semua itu bisa dibuat sendiri dengan mudah. Bagaimana dengan clapton coil? Apa sih Clapton coil?

Clapton coil adalah vape wire yang terdiri dari core (inti) dibungkus dengan wire lain yang lebih kecil ukurannya. Contohnya Clapton 26x36, artinya Clapton tersebut mempunyai core 26 awg dibungkus dengan 36 awg. Dibungkus gimana? Tau dong gimana bentuknya senar gitar? Nah seperti itulah Clapton coil. Sebelum mencoba, mari kita bahas kelebihan dan kekurangannya. Sudah tentu, akan dibahas juga bagaimana mengatasi kekurangan Clapton. 
Cara Membuat Coil Clapton serta Kelebihan dan Kekurangannya
Kelebihan Coil Clapton:
1. Uap lebih banyak
Teman-teman yang sudah coba Clapton, katanya lebih ngebul. Realita atau hanya perasaan saja? Jadi begini penjelasannya. Clapton itu core dibungkus dengan wire lain, otomatis luas permukaan jadi lebih banyak dibanding bare wire (hanya satu wire). Luas permukaan lebih banyak, berarti lebih banyak liquid yang dipanaskan menjadi uap.

2. Flavor lebih berasa

Uap lebih banyak, berarti flavor lebih bold (tebal), karena makin banyak uap yang mampir di reseptor lidah kita

3. Layer per layer liquid lebih terasa
Clapton itu terdiri dari 2 wire yang berbeda ukuran, jelas berbeda resistansinya. Core akan lebih panas duluan dibanding lapisan luar (wrap). Maka uap dari hasil pemanasan liquid oleh Clapton terdiri dari uap hasil pemanasan suhu tinggi oleh core dan uap hasil pemanasan suhu lebih rendah oleh wrap. Karena hasil pemanasan yang berbeda dalam sekali jalan itulah, maka layer liquid akan lebih terasa

4. Bisa temperature control
Jangan khawatir, Clapton tetap bisa dipakai TC mode. Justru merupakan keuntungan karena temperature bisa kita atur agar tidak terlalu panas. Jelas, wire yang digunakan untuk core & wrap harus wire TC. Umumnya yang banyak di pasaran pakai SS. Sudah cukup kok, gunakan saja TCR SS atau CSV SS yang biasa digunakan coil biasa dengan material sama. Contohnya Clapton SS316L, gunakan TCR 0.00092 atau CSV SS316L dari steamengine

5. Looks cool
Kalau kelebihan ini adalah bonus. Kalau top cap atty anda dibuka, dan teman melihat anda pake coil Clapton, lebih keren kan? #wink

Kekurangan Coil Clapton:
1. Watt lebih besar
Clapton dibuat dari 2 wire, jadi resistansi (ohm) akan lebih kecil, sehingga dibutuhkan watt yang lebih besar. Bahkan lebih besar dari coil biasa yang dengan ohm sama.

2. Ramp up time yang lebih lama

Ketika kita firing Clapton coil, ada waktu tunggu sampai uap bisa keluar. Hal ini karena dibutuhkan energi lebih besar untuk memanaskan 2 wire dalam Clapton. Solusinya, naikkan voltase hingga sekitar 4.5V. Berapa watt tuh? Gunakanlah ohm law untuk mendapatkan watt yang dibutuhkan dari ohm coil dan 4.5V

3. Atty lebih panas

Sesuai prinsip energi, dibutuhkan energi yang banyak untuk memanaskan Clapton, maka mendinginkan juga butuh waktu lebih lama. Maklumi saja jika atty anda lebih panas. Solusinya, buka airflow lebih besar. Solusi lain adalah tetap main di 3.6V-4V, tetapi setiap coil dingin anda harus sabar menunggu coil panas.

4. Liquid berubah rasa
Anda sehari-hari menggunakan coil biasa, lalu memakai Clapton berasa tidak enak liquidnya? Ada beberapa sebab. Pertama karena layer liquid, belum tentu gabungan layer tersebut enak di lidah anda. Kedua karena terlalu panas, jadi liquid kehilangan citarasa. Solusinya, trial error. Coba-cobalah rubah watt naik atau turun, hisap & rasakan, rubah temperature jika anda menggunakan TC, hisap & rasakan, jumlah lilitan, dll. Jangan takut mengkombinasi semuanya untuk mendapatkan flavor yang paling pas

5. Lebih boros liquid
Hal ini jelas, karena uap lebih banyak, maka liquid akan lebih boros

6. Susah dibuat sendiri
Clapton harus dibuat dengan alat semacam bor listrik agar wire luar bisa rapi membungkus core. Tidak usah repot-repot, sekarang Clapton gulungan maupun Clapton coil siap pakai banyak di pasaran. Tapi kalau anda punya modal dan bertekad untuk membuatnya sendiri silahkan tonton video cara membuat wire/ kawat claptop berikut ini:

Setelah lihat kelebihan dan kekurangan, apakah Clapton coil layak dipakai?
Layak dicoba untuk mendapatkan sensasi yang beda. Pamakaian jangka panjang, kembali lagi ke anda, cocok atau tidak. Its Personal Vaporizer, so… make it personal
Read More