Sunday, February 12, 2017

Penyebab Lain Vape Sering Shorted atau Ohm Too Low

Dibandiing Mod mechanical, kelemahan dari MOD electrical adalah sering munculnya pemberitahuan-pemberitahuan dari tampilan screen. Seperti shorted ataupun ohm to low. Walaupun itu dapat dikatan kelemahan tapi di lain sisi sebenarnya chip yang terdapat di mod agan ini bermaksud melingdungi bahasa yang timbul dari kesalahan pemakaian.

Dalam artikel saya yang dulu membahas masing-masing dari penyebab vape yang short ataupun Ohm to low. Dari penjelasan itu saya mengatakan bahwa yang menyebabkan biasanya dari pemasangan ataupun penggunaan coil yang salah.
Baca juga : Penyebab dan cara mengatasi atomizer to low
Secara umum memang penyebabnya seperti itu dan mudah untuk memperbaikinya. Tetapi chip yang terdapat di mod anda tidak serta merta hanya memberitahukan karena kesalahan dari coil yang digunakan. Banyak yang sudah mengikuti panduan yang saya berikan untuk mengatasi hal tersebut tetapi masih saja masalahnya belum sembuh.
Baca juga: Cara Mengatasi atomizer short

Penyebab Lain Vape Sering Shorted/ Ohm Too Low
 
Berikut ini adalah penyebab sering munculnya masalah vape sering shorted ataupun ohm to low:
1. Atommizer Tidak Terpasang Sempurna
Anda sering tidak menyadari hal ini karena memang mod dari luar tampak baik baik saja. Tidak ada masalah apapun. Saat pasang copot rda atau rta ke MOD yang terlalu sering itu akan menimbulkan efek, seperti grat pada conektor menjadi aus sehingga pemasangannya pun menjadi tidak sempurna.

2. Konslet Pada Kabel
Selain berakibat ausnya grat pada conektor, Pemasangan (Pasang copot) atomizer yang terlalu sering juga akan membuat kabel yang di dalam mod menjadi konslet ataupun putus. Ada sebagaian jenis mod yang kabelnya gampang robek akibat tergesek conektor yang naik turun waktu lepas pasang atomizer. Selain itu ada juga baut connector ke kuningan yang menuju kabel ada semacam ring karet yang kalau udah meleleh malah menghalangi konektor ke kabel.

3. Chip Mod Rusak
Ini merupakan masalah terburuk apabila penyebab yang timbul bukan dari yang saya jelaskan beberapa waktu lalu ataupun karena hal di atas. Akibat pemakaian vape yang sudah terlalu lama ataupun penggunaan yang asal-asalan bisa menyebabkan hal seperti ini. Mod electrical merupakan barang elektronik seperti barang-barang elektronik lainnya yang sewaktu-waktu bisa mengalami kerusakan.
Penyebab Lain Vape Sering Shorted/ Ohm Too Low

Jadi untuk memperbaiki hal ini kembali lagi ke kuputusan anda. Berani membongkarnya atau tidak. Kalau tidak berani sebaiknya di bawa ke tempat yang sudah profional dalam bidang ini.

Ada beberapa mod yang memang sulit untuk kita bongkar, seperti pada finder karena baut bagian bawahnya terdapat lapisannya. Oleh karena itu kita harus merusaknya. Tetapi ada cara yang menurut saya lebih efektif agar lapisannya tidak rusak, yaitu dipanasi dengn heatgun.

Semoga artikel tentang penyebab lain vape yang sering timbul masalah short ataupun low ini dapat bermanfaat bagi dan mod anda dapat digunakan lagi.
Read More

Saturday, February 11, 2017

Cara Escribe Mod Dna Untuk Setting TC (Disertai Foto)

Apabila anda mempunyai mod dengan chip DNA dan ingin melakukan setting escribe bisa membacanya pada artikel berikut ini. Escribe pada mod DNA ini dapat digunakan untuk memaksimalkan performa dari mod. Settingan Escribe ini bisa digunakan untuk Therion 75, 133, 166, Finder 75, 133, 167, DNA 200 DNA 250 Ataupun yang lainnya. Saya sendiri tidak hafal secara keseluruhan. Yang penting si MOD memakai chip dari evolv seperti DNA 60, 75, 200 maupun 250.

Anda dapat mengaktifkan atau menggunakan Temperatur control (TC), mengedit profile ataupun mengubah tampilan screen dan lain sebagainya. Yang jelas setting escribe ini menurut saya memang perlu dilakukan karena bisa membuat firing mod menjadi lebih galak.

Yang perlu disiapkan dalam mensetting escribe adalah:
1. Laptop atau PC
2. Kabel USB
3. Mod yang pastinya dengan Chip DNA
4. Software atau aplikasi escribe
5. Kopi, kalau anda tidak suka kopi dapat digati dengan susu. haha

Langkah-langkah setting escribe pada Mod DNA:

  1. Nyalakan PC anda
  2. Download software atau aplikasi escirbe. Anda dapat mendowloadnya langsung di sini:
    Aplikasi Escribe 
  3. Lalu instal seperti aplikasi yang lain. Ini gratis, tidak perlu memasukan key. 
  4. Setelah selesai tancapkan mod anda dengan PC. Nanti otomatis mendeteksi chip yang agan gunakan. Nah disitu anda bisa mengotak atik sendiri apa yang perlu anda setting. 
  5. Seperti ganti tampilan screen tata letak, tampilan display seperti nilai ohm, volt, temperature, kecerahannya dan lain sebaganya. 
  6. Setelah selsai tinggal klik Upload Settings To Device

Cara setting TC Pada MOD DNA
  1. Build coil renggang menggunakan kawat yg support TC, seperti SS, NI200, dll, (tidak perlu di dry burn), pasang kapas dan pasang atomizer ke mod, kemudian basahkan dengan liquid.
    Apa build coilnya harus renggang? Tiak, rapat pun bisa tapi lebih rekomended build renggang, dengan alasan coil tidak cepat mencapai limit suhu dan suhu cepat turun, hasilnya pun akan lebih nikmat. 
  2. Jalankan escribe, colok mod ke pc/ laptop anda. Seperti langkah di atas. 
  3. Tentukan profil untuk atomizer yang terpasang, terserah profil berapa.
      
    Cara Escribe Mod Dna Untuk Setting TC (Disertai Foto)
    Cara Setting Escribe Pada Mod DNA
  4. Kasih nama di kolom nama atau bisa menggunakan custom screen, bikin custom screen menggunakan aplikasi berikut ini: Aplikasi Custom Screen
    Apabila anda males buat sendiri anda dapat mendownload custom screen yang yang dibuat oleh teman-teman kita di sini: Kumpulan Custom Screen Mod Dna
    Setelah itu klik uplod dan pilih image yang telah dibuat tadi. 
  5. Isikan angka power yang diinginkan di kolom power, klik thick box temperature dan isikan angka temperature yang diinginkan, ideal mulai 420F atau 220C (tergantung selera).
    Penjelasan:
    420F itu limit suhu maksimal coil, analoginya begini motor harus menempuh jarak 420 meter (suhu maksimal). Kecepatan motor = watt. Semakin besar buka gas semakin cepat sampai ke tujuan. Semakin pelan ya semakin lama sampainya.
    Misal: di settting 420F maka coil akan bertahan di suhu 420F mod akan menjaga suhu coil maksimal di 420F dengan cara menaik turunkan watt secara otomatis. Efeknya semakin tinggi suhu semakin panas uapnya. 
  6. Pilih coil material sesuai dengan jenis coil yang dipakai, isikan preheat power, preheat punch dan preheat time sesuai selera, untuk penjelasan preheat power, punch dan time dapat dilihat di sini: Pengertian Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time 
  7. Setelah selesai klik Uplod ke mod dengan cara klik "Uplod Setting To Device" 
  8. Sekarang bagian terpenting, biar tidak terjadi slow firing. klik tombol "atomizer analyzer", perhatikan angka resisten yg di bold. liat angka tertinggi yg ditampilkan.

    Cara Escribe Mod Dna Untuk Setting TC (Disertai Foto)
  9. Klik tombol "Override Ohms", klik "Yes" dan isikan angka resisten yg di bold tadi di kolom yg disediakan, klik ok , tidak perlu lagi klik upload, silahkan tes firing, setingan yag benar watt akan stabil di power yang kita setting sampai kapas mulai kering baru wattnya turun, jika coil dingin maka dia akan langsung ke watt preheat yang kita setting baru berangsur turun ke power yang kita setting.
  10. Selesai
Terus kalau pakai wire clapton perlu di escribe lagi gak?
Yang perlu di escribe itu adalah materialnya (ss/ni200/Nife dsb), bukan bentuk coilnya. mau single coil, dual, quad, octa, clapton, flat, yang dikenali adalah bahan/ material.

Agak rumit ya? Memang kalau baru pertama kali mencoba agak sedikit rumit, tapi klau anda sudah terbiasa dengan escribe ini akan terlihat mudah kok. Semoga tutorial cara setting escribe ini dapat bermanfaat bagi anda.
Read More

Friday, February 10, 2017

Yang Perlu Diketahui Saat Menggunakan Temperature Control (TC)

Anda menggunkan mod electrical yang terdapat fitur temperature control (TC) dan anda ingin menggunakan fitur tersebut? Ketika anda akan menggunakan temperatue control untuk mendapatkan hasil yang terbaik buat device, anda perlu memahami hal-hal berikut ini:

Coiling
Saat anda membuat coil buatlah coil yang renggang sebanyak mungkin yang muat di atomizer anda. Muat 8 lilit? Bikin lah 8 lilit. Muat 10? Bikinlah 10 lilit. Diameter coil muat 3mm? bikinlah 3mm. muat 4mm? bikinlah 4mm. Intinya gunakan wire sebanyak mungkin selama itu muat di atomizer anda.

Kenapa? Karena makin banyak wire yang digunakan, berarti makin banyak liquid yang dipanaskan jadi uap, flavor makin berasa. Keuntungan lainnya adalah resistensi (ohm) makin tinggi, jadi watt yang dibutuhkan makin kecil yang akan membuat baterai anda menjadi lebih irit.
Yang Perlu Diketahui Saat Menggunakan Temperature Control (TC)
Coil Renggang
Buat coil sedekat mungkin dengan airflow, sekitar 1-3 mm, dan coil harus berada di jalannya udara dari airflow ke driptip. Logikanya, semakin banyak airflow yg kena coil, semakin berasa flavornya. Misalnya airflow pada atomizernya berada samping, maka bikin coil posisinya sedikit diatas airflow, jangan sejajar. Karena udara jalannya dari airflow keatas kearah driptip.
Baca juga: Fungsi dan Cara Kerja Temperature control pada Vape

Wicking
Saat wicking pada coil usahakan sepadat mungkin, tetapi masih bisa ditarik ke kiri dan kanan kapasnya ketika dimasukkan kedalam coil. Karena kalau terlalu tipis liquidnya mudah habis dan apabila anda tisak segera mengetahuinya kapas tersebut menjadi patah. Untuk pengguna tank, suwir-suwir ujung kapas sebelum dimasukkan ke lubang juice flow, jangan terlalu padat. Silakan search youtube gimana wicking tank yang anda gunakan.

Preheat Dan Power
Gunakan Ohm Law untuk menentukan berapa watt power yang digunakan.
P = V^2 / R
Contoh:
Setelah coiling ikuti cara diatas, resistance 0.4 ohm. Gunakan 4V sebagai patokan power.
Maka Power yang digunakan: P = 4^2/0.4 = 16/0.4 = 40 Watt (Power)
Gunakan 4.5V sebagai patokan preheat.
Maka preheat = (4.5)^2/0.4 = 50 Watt (Preheat)
Kalau dapetnya 0.25 ohm gimana? Hitung lagi pakai rumus diatas.

Temperature
Pastikan anda sudah masuk profile yang benar. Pakai wire SS316L, maka pakailah profile SS316L yang sudah download dari SteamEngine (Mod DNA). Pastikan jenis kawat yang digunakan merupakan kawat yang memang digunakan untuk TC.
Mulailah dengan setting temperature 380F atau 180C. Hisap dan rasakan flavornya.
Naikkan temperaturenya lagi ke 390F atau 190C. Hisap dan rasakan flavornya.
Lanjutkan terus dengan kenaikan 10 derajat sampai berasa sedikit gosong. Ingat, jangan sampai berasa gosong, hanya sedikit gosong.

Apabila Sudah dan sudah dapat, turunkan 10-20 derajat tergantung selera.
Contoh, berasa sedikit gosong pada suhu 440F, maka turunkan jadi 420F temperaturenya. Itu biasanya sweet spot suatu liquid. Silakan dirasa-rasakankan sendiri cocoknya di temperature berapa.
Saya sudah sampe 500F tapi uapnya kok dikit banget ya? Itu tandanya anda kena slow firing.
Silahkan Baca di sini: Cara Mengatasi Slow Firing Pada Mod DNA

Tuning
Jika semua langkah diatas sudah diikuti dan berhasil, saatnya anda tuning sesuai selera. Dimulai dari airflow, enaknya full open atau separuh misalnya. Lalu lilitan dikurangi 2 lilit misalnya. Coil dideketin jadi 1 mm dr airflow misalnya. Diameter coil dikecilin misalnya, atau Preheat dibesarkan lagi agar lebih joss. Nah ini seninya menggunakan mode TC. Anda perlu bereksperimen sendiri, karena setiap liquid ataupun atomizer memiliki sweet spot yang berbeda-beda.

Intinya anda sudah mengerti basic dari TC, sisanya anda berkreasi sendiri. Namanya juga Personal Vaporizer, anda lah yang menentukan. Setting teman anda yang katanya enak banget, belum tentu enak di lidah anda. Explore dan explore lagi untuk mendapatkan hasil maksimal dari kombinasi atomizer, coil, wicking, airflow, temperature, dan pastinya liquid.
Selamat mencoba. Kalau pake clapton, staggered, juggernaut, dan coil art lain butuh power lebih besar.

Sumber: Affani hakim
Read More

Thursday, February 9, 2017

Pengertian Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time Dalam Vape

Banyak sekali fitur-fitur yang terdapat dalam suatu mod electrical yang tentunya bagi orang awam atau yang baru menggunakan vape menjadi sedikit kebingungan. Banyak istilah-istilah baru yang muncul seperti Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time dan lain sebagainya. Oleh karena itu Vapor Terbaik mencoba membantu menjelaskan tentang pengertian istilah tersebut.

Preheat sendiri merupakan fitur yang menurut saya pribadi sangat bagus untuk anda coba. Kal ini karena akan membuat kinerja atau performa mod anda lebih nampol dari pada anda Cuma main standaran aja.

Banyak chip yang sudah menambahkan fitur ini ke dalam produknya seperti DNA, Yihi dan lai sebagainya. Tetapi untuk kali ini saya fokuskan terlebih dahulu tentang pengertian dari istilah Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time pada mod dengan chip DNA.


Pengertian Preheat Power, Preheat Punch, Punch Time Dalam Vape

Preheat Power adalah Power pertama saat mod ditekan, contoh : power di setting pada 50 watt, sedangkan preheat di setting pada 70 watt. Maka saat di firing pertama kali akan langsung ke 70 watt kemudian turun ke 50watt.

Preheat Punch adalah limit suhu coil yang akan dicapai saat proses preheat. Contoh: limit suhu di setting pada suhu 420F, preheat punch di setting 11, preheat di setting 70 watt, power di setting 50 watt. Maka saat firing pertama kali mod akan naik ke suhu 70 watt, sampai suhu coil mendekati 400F baru turun ke 50 watt.

Preheat Time adalah lama waktu preheat. Misalnya preheat di setting 2 detik, power di setting 50watt, preheat power di setting 70 watt, preheat punch di setting 11, suhu di setting 420F maka saat pertama firing mod akan ke suhu 70 watt selama 2 detik atau jika suhu sudah 400F baru turun ke 50 watt (tergantung mana yang dulu dicapai suhunya atau preheat time nya). Walaupun preheat anda setting tinggi misalnya 100 watt tapi saat firing suhu coil sudah 400F dia tidak akan sampai ke 100 watt, karena mod membaca suhu koil sudah optimal.

Baca juga: Kegunaan fitur preheat pada mod elektrical
Kesimpulan
Semakin tinggi preheat punch maka semakin dekat suhu coil ke limit yang di setting saat preheat. Semakin rendah maka semakin rendah pula suhu target nya, misalnya preheat punch di setting 5 maka saat firing pertama sebelum suhu mendekati 400F dia udah turun ke power yang kita setting. Inilah yang membedakan chip dna dengan chip lain. Preheat dll kita setting sesuai dengan selera masing-masing, sampai didapat flavor, cloud atau karakter vape yang diinginkan. Tujuan dari setting preheat adalah mod siap di gunakan saat pertama kali firing, tidak perlu lagi firing sambil ditiup baru diisap agar suhu coil panas. Maksudnya agar tidak delay.
Read More

Wednesday, February 8, 2017

Tips Cara Mengatasi Mod Dna Kena Temperatur Protect (Slow Firing)

Kali ini saya akan membagikan trik atau solusi untuk mod anda yang terkena Slow Firing atau temperatur protect. Cara ini saya dapat dari Agan Firdaus yang sudah malang melintang di dunia Vape. Yang pastinya dia sudah paham tentang seluk beluk mod yang ber chip DNA maupun Yihi termasuk masalah-maslah yang sering muncul seperti temp protect.

Memang penggunaan vape dengan mod DNA ini cukup ribet, anda perlu melakukan escribe dengaan bantuan komputer apabila menginginkan permorfa si mod DNA menjadi lebih garang lagi.  Berbeda dengan mod-mod yang lain. Ya, ini merupakan salah satu seni. Tetapi apabila anda tidak mau ribet-ribet ya gak usah di escribe aja juga gak pa2. haha
Tips Cara Mengatasi Mod Dna Kena Temperatur Protect (Slow Firing)
Ketika anda ngevape kadang mengalami masalah temperature protect yang tentunya membuat anda menjadi risau, gundah, galau maupun apalah namanya. Hahaha Tetapi gak usah kawatir. Anda dapat mengatasinya dengan 2 cara yaitu perlu masuk escribe maupun tanpa masuk escribe. 

Mengatasi Slow Firing/ Temperature Protect Dengan Escribe
Langkah-langkah yang dilakukan adalah:
1.      Silahkan anda buat coil baru
2.      Kemudian Jalankan escribe, klik atomizer analyzer, Silahkan liat angka ohm yg ditampilkan (angka yg hurufnya paling besar).
3.      Klik overide ohm, Kemudian isikan angka yang ditampilkan di analyzer tersebut.
4.      Klik oke, Nilai resistensi di mod otomatis terkunci tidak perlu upload lagi.
Tambahan, kalau mau permanen (setiap colok ke escribe resistensi yang di settting tetap) yaitu dengan langkah:
1.      Klik atomizer analyzer.
2.      Lihat angka yang tertera, kemduian tutup.
3.      Klik tab profile.
4.      Klik lock ohm (dibawah tulisan power).
5.      Isikan angka resisten yg tertera di atomizer analyzer tadi.
6.      Kemudian klik Upload. (Dijamin tidak bakal slow firing lagi)

 Mengatasi Slow Firing/ Temperature Protect Tanpa Escribe
Apabila anda tidak mau memakai escribe bisa juga, saat low firing atau sering temp. Protect lakukan ini:
1.      Unlock dulu ohm nya di mod, (locked mod, tekan dan tahan tombol power + up
2.      Firing sepersekian detik
3.      Kemudian lepas atomizer anda.
4.      Setelah itu pasang kembali atomizer anda.
5.      Kemudian lakukan firing lagi dan pilih yes saat ditanya New coil.
6.      Tinggal locked kembali ohm nya.

Kelemahan metode ini adalah nilai resistensi kurang akurat. Misal: Harusnya 0.3 ohm bisa saja terbaca 0.4 oh. Hal ini karena coil lagi hangat, kalau dibiarkan dingin bisa saja kebaca 0.2 makanya slow firing. Kalau resistensi lebih tinggi dari seharusnya dia tidak Slow firing, tapi akan kerasa dry hit apabila kapas kering. Kalau resistensi terlalu jauh dari aslinya saat di lock maka 100% akan dry hit.

Hal ini terjadi bukan hanya di mod dna saja, di evic vtc mini juga sering, solusinya juga sama, unlock, firing, lepas atomizer, pasang lagi, pilih New coil dan lock lagi.

Sumber: Firdaus Kusuma
Read More

Friday, February 3, 2017

Cara Membuat Coil Clapton serta Kelebihan dan Kekurangannya

Kali ini Vapor Terbaik Ingin berbagi tentang cara membuat coil clapton serta kelebihan dan kekurangannya. Ngomong-ngomong anda sudah mulai menikmati vape? Atau malah memang sudah enjoy dan jadi habit? Welcome to the club folks! Berarti anda sudah mencoba berapa lilitan yang enak, berapa watt yang cocok, enaknya ngulik coil dan setting, dan masih banyak lagi. Sekarang kita berbicara tentang coil. Sudah coba dong bagaimana bedanya flavor coil yang dibuat dari bare wire dibandingkan dengan twisted wire dan parallel wire. Semua itu bisa dibuat sendiri dengan mudah. Bagaimana dengan clapton coil? Apa sih Clapton coil?

Clapton coil adalah vape wire yang terdiri dari core (inti) dibungkus dengan wire lain yang lebih kecil ukurannya. Contohnya Clapton 26x36, artinya Clapton tersebut mempunyai core 26 awg dibungkus dengan 36 awg. Dibungkus gimana? Tau dong gimana bentuknya senar gitar? Nah seperti itulah Clapton coil. Sebelum mencoba, mari kita bahas kelebihan dan kekurangannya. Sudah tentu, akan dibahas juga bagaimana mengatasi kekurangan Clapton. 
Cara Membuat Coil Clapton serta Kelebihan dan Kekurangannya
Kelebihan Coil Clapton:
1. Uap lebih banyak
Teman-teman yang sudah coba Clapton, katanya lebih ngebul. Realita atau hanya perasaan saja? Jadi begini penjelasannya. Clapton itu core dibungkus dengan wire lain, otomatis luas permukaan jadi lebih banyak dibanding bare wire (hanya satu wire). Luas permukaan lebih banyak, berarti lebih banyak liquid yang dipanaskan menjadi uap.

2. Flavor lebih berasa

Uap lebih banyak, berarti flavor lebih bold (tebal), karena makin banyak uap yang mampir di reseptor lidah kita

3. Layer per layer liquid lebih terasa
Clapton itu terdiri dari 2 wire yang berbeda ukuran, jelas berbeda resistansinya. Core akan lebih panas duluan dibanding lapisan luar (wrap). Maka uap dari hasil pemanasan liquid oleh Clapton terdiri dari uap hasil pemanasan suhu tinggi oleh core dan uap hasil pemanasan suhu lebih rendah oleh wrap. Karena hasil pemanasan yang berbeda dalam sekali jalan itulah, maka layer liquid akan lebih terasa

4. Bisa temperature control
Jangan khawatir, Clapton tetap bisa dipakai TC mode. Justru merupakan keuntungan karena temperature bisa kita atur agar tidak terlalu panas. Jelas, wire yang digunakan untuk core & wrap harus wire TC. Umumnya yang banyak di pasaran pakai SS. Sudah cukup kok, gunakan saja TCR SS atau CSV SS yang biasa digunakan coil biasa dengan material sama. Contohnya Clapton SS316L, gunakan TCR 0.00092 atau CSV SS316L dari steamengine

5. Looks cool
Kalau kelebihan ini adalah bonus. Kalau top cap atty anda dibuka, dan teman melihat anda pake coil Clapton, lebih keren kan? #wink

Kekurangan Coil Clapton:
1. Watt lebih besar
Clapton dibuat dari 2 wire, jadi resistansi (ohm) akan lebih kecil, sehingga dibutuhkan watt yang lebih besar. Bahkan lebih besar dari coil biasa yang dengan ohm sama.

2. Ramp up time yang lebih lama

Ketika kita firing Clapton coil, ada waktu tunggu sampai uap bisa keluar. Hal ini karena dibutuhkan energi lebih besar untuk memanaskan 2 wire dalam Clapton. Solusinya, naikkan voltase hingga sekitar 4.5V. Berapa watt tuh? Gunakanlah ohm law untuk mendapatkan watt yang dibutuhkan dari ohm coil dan 4.5V

3. Atty lebih panas

Sesuai prinsip energi, dibutuhkan energi yang banyak untuk memanaskan Clapton, maka mendinginkan juga butuh waktu lebih lama. Maklumi saja jika atty anda lebih panas. Solusinya, buka airflow lebih besar. Solusi lain adalah tetap main di 3.6V-4V, tetapi setiap coil dingin anda harus sabar menunggu coil panas.

4. Liquid berubah rasa
Anda sehari-hari menggunakan coil biasa, lalu memakai Clapton berasa tidak enak liquidnya? Ada beberapa sebab. Pertama karena layer liquid, belum tentu gabungan layer tersebut enak di lidah anda. Kedua karena terlalu panas, jadi liquid kehilangan citarasa. Solusinya, trial error. Coba-cobalah rubah watt naik atau turun, hisap & rasakan, rubah temperature jika anda menggunakan TC, hisap & rasakan, jumlah lilitan, dll. Jangan takut mengkombinasi semuanya untuk mendapatkan flavor yang paling pas

5. Lebih boros liquid
Hal ini jelas, karena uap lebih banyak, maka liquid akan lebih boros

6. Susah dibuat sendiri
Clapton harus dibuat dengan alat semacam bor listrik agar wire luar bisa rapi membungkus core. Tidak usah repot-repot, sekarang Clapton gulungan maupun Clapton coil siap pakai banyak di pasaran. Tapi kalau anda punya modal dan bertekad untuk membuatnya sendiri silahkan tonton video cara membuat wire/ kawat claptop berikut ini:

Setelah lihat kelebihan dan kekurangan, apakah Clapton coil layak dipakai?
Layak dicoba untuk mendapatkan sensasi yang beda. Pamakaian jangka panjang, kembali lagi ke anda, cocok atau tidak. Its Personal Vaporizer, so… make it personal
Read More

Tuesday, January 31, 2017

Cara Mengatasi Check Atomizer Pada Vape

Device anda kadang mengalami warning “check atomizer” atau “short”? ada yang bilang ketumpahan liquid, ada yang bilang karena pake atomizer clone, dll. Sebenarnya kenapa sih? Masalah ini sering muncul dan pastinya membuat anda jengkel karena gak bisa lagi vaping.

Selanjutnya anda pasti bertanya-tanya kenapa vape saya muncul check atomizer terus. Sebelum mencari solusi, kita cari dahulu bukan hanya penyebab, tetapi apa arti dan root cause (sebab utama) check atomizer. Check atomizer terjadi karena mod tidak mendetect atomizer. Kok tidak detect? Kan sudah dipasang rda/ rtanya? Mari kita bahas satu persatu permasalahannya:
  1. Yang pertama biasakan baca manual book. Kalau tidak ada, buka web resmi mod anda untuk melihat spesifikasinya. Tidak ada juga? Googling untuk memastikan spec nya dengan membuka beberapa web luar yang memberikan spesifikasi mod. Gunanya untuk apa? Lihat minimum resistance, apakah coil buid anda masuk range? Siapa tau ohm nya kerendahan. Mod 2016 keatas biasanya minimum resistance harus diatas 0,15 ohm.  
    Cara Mengatasi Check Atomizer Pada Vape
  2. Pastikan coil build anda sudah benar. Baut wire sudah kencang, coil tidak menyentuh dinding atau lantai atomizer, positive pin 510 atomizer kencang. Jika anda punya ohm meter, anda bisa memastikan no 1 dan 2 diatas, kalau ohm terbaca dengan benar maka atomizer anda sudah ok. 
  3. Pastikan atomizer sudah kencang ke mod. Kalau kendor kadang positive pin 510 tidak sampai ke mod. 
  4. Pin 510 mod basah oleh liquid. Karena basah, maka negative dan positif mod bersatu. Gunakan tisu untuk membersihkan dan memastikan kalau memang ada liquid, bisa terlihat dari basah tidaknya tissue untuk memastikan 510 mod benar-benar kering. 
  5. Positive pin 510 mod masuk kedalam, atau istilahnya “mblesek”. Hal ini ada beberapa sebab. Bisa karena liquid menyebabkan lengket dan pin tidak mau balik sehabis ditekan, bisa karena memang build quality mod yang jelek, per yang lemah, dll. Solusinya coba tekan-tekan positif pin mod dengan obeng kecil untuk mengembalikan keposisinya. 
  6. Kasus khusus, untuk beberapa mod, positive pin 510 yang terlalu menonjol juga bisa menyebabkan no atomizer. Jika memang 510 pin atomizer sudah maksimal dikencangkan tetapi masih sangat menonjol, coba kencangkan atomizer, lalu putar balik kendorkan sedikit. Seberapa kendor, tergantung jenis mod nya. Ada yang ¼ putaran sudah detect, ada yang ½ putaran baru detect. Cara yang paling baik, ketika mengendorkan sambil dipencet firing. Begitu atomizer mengeluarkan uap atau ada bunyi firing di atomizer (bunyi liquid terbakar), berarti sudah tidak check atomizer lagi. 
  7. Terakhir, coba ganti dengan atomizer lain. Apakah semua atomizer mengalami check atomizer? Jika iya, maka memang koneksi 510 mod bermasalah. Penyebabnya bisa karena 510 sudah short (positif dan negatifnya bersentuhan), bisa karena salah satu kabel penghubung kebaterai dan atau chip putus, dan hal-hal semacam itu. Bisa juga ternyata karena memang chip nya error. Untuk no 7 ini, sebaiknya anda bawa ke orang yang berkompeten untuk service mod. Jika ingin coba-coba, silahkan buka mod, dan perhatikan apakah ada kabel yang putus atau koneksi 510 yang bermasalah. Cukup sampai disitu saja. Jika anda ingin utak-atik chip, diperlukan keahlian khusus. Kecuali anda sudah tau resiko chip bakal rusak total jika salah-salah. Silahkan dicoba.
Itu tadi artikel tentang cara mengatasi masalah dari vape anda yang muncul check atomizer. semoga dapat membantu anda.
Read More

Saturday, January 28, 2017

Fungsi Dan Cara Kerja Temperature Control (TC) Pada Vape

Vaping dengan menggunakan fitur temperature control (TC) adalah terobosan terbaru di dunia vaping. Fetur Temperature Control adalah kemampuan dari chipset yang terdapat pada MOD untuk mendeteksi suhu/ temperature yang ada di coil secara realtime. Dalam penerapan TC ini membuat vape beranjak ke era yang lebih bagus untuk para user.

Fungsi Temperature Control Pada Vape

Penambahan Fitur TC ini berfungsi untuk mengurangi dampak buruk akibat dari kapas yang sering kering dan mengakibatkan gosong (Dry hit). Fitur ini akan membatasi temperatur coil yang terlalu tinggi agar terhindar dari dry hit tadi (karena dengan suhu yang terlalu tinggi akan menyebabkan rasa gosong pada uapnya atau dengan kata lain menjaga coil supaya tidak menjadi semakin panas).
Fungsi Dan Cara Kerja Temperature Control  (TC) Pada Vape

Anda diberikan pilihan yang baru dalam kebebasan untuk memilih besaran output yang di inginkan di device anda (Walaupun bebas tapi harus safety ya, ketahui tentang hukum ohm dan jenis kawat yang digunakan). Ketika chipset bisa memberikan nilai temperature secara realtime maka anda juga dengan mudah bisa menentukan berapa limit temperature yang di inginkan pada coil anda. Berikut ini adalah beberapa keuntungan pengguna dari penerapan Fiur TC:
  1. Tidak mengalami namanya dryhit
  2. Tidak mengalami cutton/ wick terbakar 
  3. Membuat coil dan wick lebih awet
Cara Kerja Temparature Control Pada Vape
Dalam melakukan fungsinya temperature control mengontrol suhu coil tanpa keterlibatan user yang luas anda tinggal menyetting saja pada MOD anda sesuai keinginan. Untuk dapat menggunakan TC maka anda harus menggunakan kawat yang memang dikhususkan buat TC. Dalam Mode TC ini anda dapat menggunakan Ni200, Titanium maupun Stainless Steel (SS). Mengapa harus memakai jenis kawat tersebut? Kok gak pakai kawat Kanthal atau Nichrome N60/80. Karena dua kawat ini bukan merupakan TC wire karena nilai hambatan pada kawat kanthal dan Nichrome pada suhu ruangan maupun ketika dipanaskan pada suhu 400F nilai hambatannya tidak berubah drastis, alias berubah terlalu kecil untuk dibaca secara presisi oleh Mod (ohm nya tetap stabil).

Penggunaan kawat pada TC harus menggunakan Ni200, Titanium atau SS, karena cara bekerja TC adalah dengan menghitung secara terus menerus perubahan resistance di coil secara detail. Nah jenis kawat tersebut mempunyai perbandingan resistance terhadap suhu secara linear dan ko-efisien yang besar, atau dengan kata lain naiknya resistance di kawat akan membuat naik pula suhu pada materi kawat. Selain itu chipset akan menghitung resistance di coil secara realtime per satuan waktu. Dalam penyetingannya chipset ini juga harus menyimpan nilai patokan dasar saat coil pertama kali di pasang ke connector dan suhu coil harus sama pada suhu ruangan saat pertama kali di pasang. Hal ini sangat penting agar temperature sensing bisa berjalan dengan baik dan akurat.

Catatan:
Menurut sumber yang saya baca dan dari beberapa pengalaman dari temen temen yang lain bukan cuma modnya yang diperhatikan , tetapi juga liquid dan atomizer yang pakai, Airhole berperanan sangat penting.
Read More

Friday, January 27, 2017

Cara Mengatur Temperature Control (TC) Pada MOD Chip Yihi SX

Bagi anda yang baru memakai Mod dengan Cip Yihi SX dan merasa bingung tentang cara mengatur dan menggunakan fitur Temperature Control (TC) dapat menyimak pada artikel ini. Fitur ini sangat cocok sekali bila anda sering mengalami yang namanya Dryhit karena pada fitur ini memang di khususkan agar anda tidak mengalaminya.

Ketika anda sedang vaping dan sering mengalami dryhit, anda akan merasa tidak nyaman karena timbul rasa gosong dan ini sebenarnya berbahaya juga terhadap kesehatan. Bau gosong timbul karena anda tidak tahu bahwa kapas ada ternyata kering dan malah anda pencet tombol firing. Ya, itulah yang umum terjadi pada dunia pervapingan.


Cara Mengatur Temperature Control (TC) Pada  MOD Chip Yihi SX

Untuk mengatasi hal tersebut beberapa mod menambahkan fitur TC, khusunya pada MOD dengan chip Yihi SX. Berikut ini adalah Cara Mengatur dan menggunakan Temperature Control Pada MOD dengan Chip Yihi SX:
  1. Pastikan coil terpasang dan ada kapasnya.
  2. Teteskan kapas degan liquid dan diamkan kurang lebuh 1 menit hingga liquid merata sempurna.
  3. Lakukan Lock OHM (Tekan +/- bersamaan selama 3 detik) pastikan ini di lakukan saat kondisi coil  dingin/ sama dengan suhu ruangan (bukan saat panas). 
  4. Click 5x dan tekan tombol Firing hingga masuk ke menu pilihan Power/ Joule. Pilih menu Joule 
  5. Setting nilai Joule sesuaikan degan keinginan. Naikkan dan turunkan sampai mendapat posisi yang nyaman untuk vaping. 
  6. Settting Temperature (Karena kita tinggal di Indonesia lebih nyaman menghitung degan Celcius daripada Fahrenheit).
  7. Pilih Temperature Unit C/F (Pilih C) 
  8. Coil Select. Disitu ada beberapa pilihan
    Ni200 (Nickel 200 ---> Bukan Untuk Nichrime atau N80)
    Ti01 - Titanium Wire
    SS304 - Stainless Steel 304
    SXPure -SX pure coil contoh saat menggunakan SXpure X2 RTA
    TCR Manual


    TCR Manual di gunakan apabila TC wire yg kita pakai tidak termasuk list wire yg sudah di sediakan oleh Yihi chip. Kita bisa mengisikan Nilai TCR sesuai standard SteamEngine Wire.
    Berikut Standard TCR yang sudah ada:
    Pure Nickel / Ni200 : 0.0052
    Titanium Grade 1 / T1: 0.0035
    Dicodes Resistherm NiFe30 : 0.0032
    Stainless Steel / SS 304 : 0.00105
    Begal Wire/ SS304: 0.00105
    Stainless Steel / SS 316L : 0.00092
    Stainless Steel / SS 316 : 0.000915
    Stainless Steel / SS 317L : 0.00088
    Stainless Steel / SS 317 : 0.000875
    Stainless Steel / SS 410 : 0.00155
    Stainless Steel / SS 430 : 0.00138
    NiFe30 : 0.00320
    Tungsten : 0.00450
    Platinum : 0.00392
    Nichrome : 0.00040
    Gold : 0.00340
    Iron : 0.00500
    Jangan gunakan Joule Mode /TC untuk coil dgn wire Kanthal atau Nichrome N60/80. Karena dua wire ini bukan merupakan TC wire a.k.a ohm nya akan stabil di suhu panas berapapun. 
  9. Tentukan Compensate Temperature (Perkiraan suhu ruangan)
    Ini di lakukan sebagai penentu titik "0" (nol) ibarat sebuah timbangan. Kita perlu mengatur Compensate Temperature (Suhu Ruangan). Perlunya apa? fungsinya agar supaya chip membaca nilai ohm coil yg kita pakai lebih akurat. Saat kita menggunakan TC wire, coil yang kita pakai akan sangat sensitive terhadap perubahan suhu ruangan. Dan dapat berubah-ubah mengikuti perubahan temperatur suhu. Sehingga perlu kita settting besaran suhu temperature ruangan dan melakukan lock ohm saat kondisi ohm/ coil dingin (baru selesai kita buat) 
  10. Exit 
  11. Vape On

Catatan:

Settingan TC Benar apabila:
MOD tidak akan bisa di firing dan memberikan display "No Liquid" pada screen saat kapas kondisi kering. Ini menandakan temperature setting protection sudah benar. Karena TC mode akan memberikan kenyamanan lebih pada Vaper untuk tidak mengalami dry hit (Rasa Kapas Gosong saat liquid di kapas sudah kering).

Sumber: Agan Eko Purwanto
Read More

Thursday, January 26, 2017

Cara Cek Baterai Asli atau Palsu Untuk Vapor

Kali ini Vapoerterbaik ingin berbagi cara untuk mengetahui atau cek keaslian baterai yang umum digunakan pada vapor seperti baterai tipe 18650 mxjo, awt, sony, Samsung, LG taupun yang lainnya. Hal ini sangat penting sekali dilakukan mengingat penggunaan baterai pada vapor berpengaruh terhadap performa serta keamanan dalam vaping karena baterai yang tidak high drain akan berbahaya dapat meledak.

Baterai original atau oten memiliki daya volt dan tingkat daya tahan jauh lebih baik di banding dengan baterai palsu atau KW. Kelebihan baterai original dibandingkan dengan baterai KW untuk vapor adalah baterai original sangat baik di gunakan oleh device anda karena daya volt dan ampere di baterai sangat stabil dan tidak mudah rusak.

Perlu diketahui bahwa baterai yang digunakan untuk vapor ini dalam pengecekan keasliannya berbeda-beda, ada yang menggunakan kode yang dimasukkan ke web resminya atau cuma melihat secara fisiknya saja.
Baca juga: Baterai Vapor Yang Bagus Dan Terbaik
Cara Cek Baterai Asli atau Palsu Untuk Vapor

Untuk baterai MXJO, Efest dan AWT dapat memasukkan kode yang terdapat pada baterai anda lalu masukkan pada link web di bawah ini:

Baterai MXJO 
Untuk baterai MXJO dapat di cek di sini = MXJO

Baterai Efest 
Untuk baterai Efest dapat dicek disini = EFEST

Baterai AWT
Di bagian wrapnya terdapat link webnya www.aweitebattery.com untuk mengecek keaslian baterai ini, tetapi link tersebut tidak bisa dibuka. Entah lah apa yang terjadi, mungkin gosip yang beredar memang benar. Walaupun begitu anda dapat membaca tentang baterai AWT ini di sini = AWT

Sedangkan untu baterai Sony VTC dan LG dapat di amati fisiknya, terdapat beberapa perbedaan antara baterai yang asli dan palsu. Cara untuk membedakannya dapat di lihat pada link web di bawah ini:

Baterai Sony VTC 

Untuk baterai Sony VTC dapat dicek disini = Sony VTC

Baterai LG HG2 
Untuk baterai LG dapat di cek di sini = LG HG2

Walaupun secara fisik atau kode tersebut terlihat seperti asli, masih ada saja oknum-oknum tertentu yang bisa memalsukannya. Contohnyya seperti baterai yang hanya 10 ampere di rewrap menjadi 20 ampere. Oleh sebab itu langkah terakhir untuk mengetahui baterai tersebut asli atau palsu dapat menggunakan alat mulitester.

Sangat tidak disarankan untuk membeli baterai kw karena baterai ini umumnya memiliki kapasitas yang jauh dibawah baterai original dan terkadang tidak disertai ic protector. Saya menyarankan Anda untuk membeli baterai yang memiliki bermerk. Baterai bermerk lebih terjamin kualitasnya bila dibandingkan dengan baterai kw. Bagaimanapun sang pemilik merk baterai berkualitas akan menjaga nama dan kualitas baterai mereka.

Apabila dalam artikel ini ada kesalahan ataupun kekurangan mohon di koreksi, karena belum tentu yang saya tulis disini benar semua. Share pengalaman baterai anda di kolom komentar.
Read More

Friday, October 28, 2016

Cara Mengatasi Check Battery Mod Vapor

Masalah check battery sering ditemui para vaper ketika tombol firing ditekan. Tentu saja hal ini akan membuat anda merasa bingung terlebih lagi anda tidak bisa vaping. Secara normal tulisan check battery terjadi karena chip yang didalam mod ini menndeteksi bahwa baterai yang dipasang tidak normal, sehingga anda disuruh untuk mengeceknya. Tetapi kadang masalah ini juga muncul karena modnya yang rusak.

Anda yang mengalami masalah seperti tidak perlu khawatir, saya akan mencoba memberikan solusi untuk memperbaikinya, tetapi apabila solusinya yang saya berikan ini tetap saja tidak bisa anda perlu untuk bingung HAHA. Masalah-masalah yang terjadi pada mod electrical seperti wismec Rx 2/3, Rx 200, Rx 200S, Finder, Therion, Istic Pico, Evic VTC maupun Vtwo masih banyak yang menjadi misteri (belum terpecahkan). 
Cara Mengatasi Check Battery Mod Vapor

Berikut ini adalah solusi ketika mod muncul tulisan check battery :
  1. Check baterai anda apakah daya nya habis. Kalau habis segera di charger dulu.
  2. Pastikan semua daya baterai anda karena ada kasus seperti ini yang ternyata cuma gara-gara daya salah satu baterainya habis. 
  3. Pastikan posisi baterai benar (positif negatifnya). 
  4. Coba copot baterai anda dan tukar-tukar posisi baterai (bukan positif negatifnya yg ditukar). 
  5. Untuk mod yang menggunakan 2 atau 3 baterai apakah merk dan umurnya sama? Baterai yang digunakan untuk vapor usahakan menggunakan merk dan umur yang sama. 
  6. Coba menggunakan baterai teman anda terlebih dahulu. Untuk memastikan apakah yang error baterai atau mod anda.

Apabila solusi di atas ternyata tidak berhasil, kemungkinan yang rusak adalah mod anda. Dalam kasus ini Wismec rx2/3 maupun yang 200S sering mengalami masalah tersebut dan ketika di bongkar mod nya ditemukan masalah kabel yang putus ataupun soldirannya yang lepas. Tentu saja kabel tersebut harus disambung lagi agar mod anda kembali normal. 
Cara Mengatasi Check Battery Mod Vapor
Jadi ini keputusan anda sendiri, apakah anda berani membongkarnya untuk mengecek keadaan dalaman mod atau tidak. Kalau tidak berani saya sarankan untuk meminta bantuan yang ahli dalam bidang elektronik paling tidak yang tahu tentang soldir menyoldir.

Berikut ini adalah video panduan memperbaiki mod yang keluar tulisan check battery 

Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda memperbaiki mod error keluar tulisan check battery. Apabila ada solusi lain taupun pertanyaan silahkan masukkan di kolom komentar.
Read More